Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
Episode 24


__ADS_3

Sesudah menemani Doni dan putri nya Febri akhirnya pulang dan langsung istirahat, hari ini lumayan melelahkan bagi nya dan itu cukup membuat tubuh nya serasa remuk.


flasback


ketika mereka sampai di mall mereka menemani Luna untuk bermain, sambil menunggu Luna mereka duduk di tempat menunggu yang di sediakan di Tempat tersebut. Akan tetapi di saat Febri memperhatikan Luna tiba-tiba Doni memegang tangan nya dan itu membuat Febri kaget bukan main dan tanpa sadar dia melepaskan genggaman tangan itu dan membuat Doni malu sekali.


"maaf mas" kata Febri refleks Manarik tangan nya.


"Hem nggak apa-apa kok , maaf aku lancang" kata Doni malu.


"iya nggak apa-apa mas" kata Febri gugup.


"feb kamu mau nggak jadi istri aku" kata Doni tiba-tiba dan membuat Febri kaget.


"maksudnya kamu apa mas" kata Febri lagi.


"iya aku suka sama kamu" kata Doni lagi dan itu membuat Febri tertawa lucu.


"aku srius feb" kata doni untuk meyakinkan Febri.


Akan tetapi Febri tidak yakin dan akhirnya mereka pulang.


back on


Febri yang masih berguling di ranjang nya mengingat kata-kata Doni yang menyatakan perasaan nya kepada febri.


sebenarnya Febri sudah tahu arah pembicaraan Doni tapi karena dia tidak mau laki-laki itu mengharapkan kan nya maka dia sengaja mengalihkan pembicaraan, bukan karena apa dia bersikap seperti itu, karena dia masih menjaga prasaan Fahri dan di hatinya masih ada Fahri sampai saat ini.


"Bang kamu apa kabar bang? aku rindu sama kamu , aku nggak bisa lupakan kamu bang, aku juga nggak bisa buka hati aku buat cowok lain hiks....hiks...hiks...aku masih cinta sama kamu bang" kata Febri sedih mengeluarkan uneg-uneg nya .


sementara Fahri sudah uring-uringan ternyata setelah rasa penasaran nya terhadap perempuan yang di temunya di taman Waktu itu dia terus mencari dan ternyata filing nya benar dan sudah seminggu ini dia mengikuti Febri tanpa di ketahui Febri , bahkan dia melihat Febri jalan bersama Doni dan luna dan itu membuat dia sakit hati dan cemburu, niat hati ingin memberikan kejutan kepada sang kekasih ternyata dirinya yang memperoleh kejutan.

__ADS_1


Akan tetapi dia tidak bisa menyalakan wanita itu, wanita itu tidak salah yang salah adalah dirinya yang tidak memberikan kepastian dan selalu ketus pada wanita itu sehingga membuat wanita itu pergi meninggalkan dirinya selama 2 tahun ini.


"Dek abg kangen kamu, apa kamu nggak kangen sama abg Sayang, abg melihat kamu sama lelaki itu Juju abg Nggak terima besok abg akan datang buat nemuin kamu abg janji" kata Fahri bertekad kuat.


Pagi bari sesuai janji nya Febri mengantarkan Luna dan Doni ke bandara. selama perjalanan Luna Sangat cerewet menanyakan kenapa febri tidak ikut mereka.


"ibu kenapa nggak mau ikut kita sih" kata Luna sedih.


"maaf ya sayang ibu lagi sibuk soal nya banyak pekerjaan yang harus ibu kerjakan" kata Febri lagi.


"kenapa sih harus kerja , coba aja ibu jadi istri papa nggak perlu lagi kerja kan udah ada papa" kata Luna dan itu sukses membuat Febri dan Doni sama-sama bungkam.


Akhirnya mereka sampai di bandara sebelum pertanyaan Luna di jawab dan akhirnya Luna dan Doni pamit kepada febri.


"feb kami pergi dulu ya kamu hati-hati dan pulang bareng pak Ali ya" kata Doni seakan berat berpisah.


"iya mas" jawab Febri.


"Ayo mbak kita pulang" kata pak Ali.


" baik pak" jawab Febri sopan.


Akhirnya mobil yang di kendarai pak Ali bergerak meluncur meninggal kawasan bandara, mereka pulang lewat jalur yang berbeda dan itu membuat febri bertanya tanya.


"pak kenapa kita lewat sini" kata Febri.


"iya mbk jalan biar nggak macet ini nanti tembus lewat asrama tentara" jawab pak Ali lagi.


ntah kenapa mendengar nama pak tentara Febri ingin segera turun di sini dan dia ingin mencari seseorang dan ternyata mereka bertemu, dan di sini lah tangis kebahagiaan mereka.


"pak saya turun di sini aja" kata Febri tiba-tiba.

__ADS_1


"loh kenapa mbak tapi masih jauh " jawab pak Ali penasaran.


"saya mau ketemu teman saya pak" jawab Febri meyakinkan pak Ali. Akhirnya dengan berat hati pak Ali menurunkan Febri tidak jauh dari asrama tersebut.


"ya udah mbak hati-hati ya kata pak Ali sebelum berpisah dan dijawab anggukan oleh Febri.


setelah kepergian pak Ali Febri jalan kaki sekitar 15 meter dari sana , dan akhirnya dia sampai di dpn gerbang asrama disana ada penjaga, nth kenapa dia sangat ingin masuk kesana seolah ada sosok pujaan hati nya disana , ketika asik melihat kesana tiba-tiba pandangan Febri tertuju kepada sosok anak kecil yang ingin mengambil bola di tengah jalan, karena tidak melihat ada mobil yang kecepat tinggi ingin menabrak sang anak , melihat itu Febri langsung berlari dan menghampiri anak tersebut dan mereka jatuh ke jalan pinggir got.


"Awas dek" kata Febri berlari menarik sang anak.


brak...


"akh" teriak Febri tersungkur dan itu membuat kaki nya terkilir dan luka.


"kamu nggak apa-apa dek" kata Febri khawatir dan di jawab gelengan sama anak tersebut.


melihat kejadian tersebut para anggota TNI yang berkumpul di dpn gerbang menghampiri mereka dan memastikan keadaan mereka, melihat itu Fahri bertanya kepada salah satu bawahannya.


"Ada apa ini"kata fahri tegas.


"izin ndan ada kecelakaan di depan sana seorang wanita dan anak kecil" kata sang prajurit.


mendengar hal itu kenapa Fahri Sangat khawatir, mungkin ini yang di namakan jodoh, melihat itu Fahri segera menghampiri mereka dan alangkah terkejutnya dia melihat wanita yang selama ini dia cinta dan di cari ada di depan mata dan itu membuat ia bahagia dan sedih.


"minggir saya lihat dulu" kata Fahri tegas mengusir orang-orang yang tidak membantu.


"kalian tidak apa-apa" kata Fahri lagi


"tidak apa-ap..." kalimat tersebut terputus ketika febri mendongkak kepalanya menghadap lawan bicara. Dan alangkah terkejutnya Fahri melihat wanita di depan mata nya wanita yang sudah 2 tahun ini menghilangkan dari nya dan kini ada di hadapannya, hal ini membuat Fahri bahagia sekaligus haru.


"Bang Fahri" panggil Febri dalam hati.

__ADS_1


melihat sang kekasih hanya terbengong akhirnya Fahri memanggil salah satu anggota nya untuk membawa anak kecil tersebut dan memastikan keadaan nya, setelah itu Fahri membubarkan orang-orang Yang ada di sana.


__ADS_2