Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
Episode pengajuan


__ADS_3

Sesuai apa yang di sepakati pagi ini Febri dan Fahri akan pengajuan mereka akan menghadap komandan di mana tempat Fahri bertugas. Hal ini membuat Febri cemas dan khawatir karena iya sangat takut, akan tetapi ia mencoba menepis segala yang dikhawatirkan dan dia berharap semoga berjalan dengan lancar.


"huff kok gue deg-degan ya, semoga semua nya lancar ya Allah, semoga niat kami di luruskan dan di beri kelancaran" doa Febri dalam hatinya demi kelancaran pengajuan dan untuk menunaikan Sunnah Rasulullah.


Tidak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah dan ternyata Fahri sudah datang dengan menggunakan seragam kebanggaan nya dan membawa perlengkapan yang di perlukan untuk calon Persit nya.


Tok.... tok... suara pintu di ketuk.


Febri yang mengetahui kedatangan Fahri sangat grogi dan deg-degan, akhirnya Febri membuka pintu dan mempersilahkan Fahri masuk.


"bang udah datang" tanya febri kepada Fahri.


"iya yankk, ini ganti baju nya setelah ini kita langsung menghadap komandan" jawab Fahri dengan perintah.


"oke ,Hem abg mau aku buat kan kopi dulu nggak" tanya febri basa basi.


"oke deh boleh yankk, abg kan belum pernah minum kopi buatan kamu" kata Fahri menyetujui usulan sang kekasih.


Sesuai keinginan Fahri akhirnya Febri membuatkan kopi dan menyerah kan kepada Fahri.


"ini bang kopinya" kata Febri menyerahkan secangkir kopi kepada Fahri.


"makasih ya sayang udah sana kamu siap-siap gih nanti keburu siang, dandan yang cantik ya" kata Fahri mengedipkan mata nya dengan menggoda Febri.


mendapat godaan dari Fahri, membuat wajah febri panas dan merona dengan segara dia meninggalkan Fahri dan masuk kek dalam kamar untuk berganti pakaian.


"is bang Fahri apa-apaan sih kek gitu buat aku malu aja, kok jadi grogi ya dekat sama bang Fahri padahal dulu nggak ke gini sih ,is kesel gue" kata Febri frustasi.


sementara Fahri yang melihat Febri meninggalkan nya tertawa terbahak-bahak dan hal itu membuat Febri semakin malu.


"ya ampun sayang kok kamu gemesin sih , aduh kok gue bucin ya sama dia, padahal dulu gue ketus sama dia , dan bahkan risih sekarang malah gue yang rada kecentilan sama dia , hemm ternyata gini ya rasanya jatuh cinta sama orang yang tepat, aku janji akan selalu bahagiain kamu yankk" kata Fahri berjanji pada diri sendiri dan terkekeh melihat kelakuan nya sendiri.


setelah dirinya siap Febri memperhatikan diri nya yang saat ini menggunakan pakaian kebanggaan nya karena dia sebentar lagi akan resmi menjadi Persit dari seorang Fahri.

__ADS_1


"ya ampun gini cantik juga gue ya, Makai baju ini hehe" kata febri melihat cermin dan terkekeh lucu.


Akhirnya semua telah selesai Febri keluar dan segera menemui Fahri , sedangkan Fahri yang melihat kedatangan sang kekasih langsung kaget ternyata Febri sangat cantik menggunakan seragam yang di berikan kannya. melihat fahri terbengong febri menjadi salting, dan dia segera menyadarkan Fahri dari lamunannya.


"bang kenapa kok lihat nya gitu, aku jelek ya" kata Febri pesimis. mendengar suara wanita nya terdengar tidak percaya diri Fahri segera tersadar dari lamunannya terpesona nya.


"nggak yank, kamu cantik cocok banget sama kamu pakai" kata Fahri meyakinkan kekasihnya.


"terus kenapa abg ngelihatin aku tadi kayak gitu". tanya febri cemberut.


"Ya Allah sayang tadi itu aku terpesona sama kamu, ternyata kamu itu cantik juga ,nggak salah pilih aku untuk menjadikan kamu istri aku" jawab Fahri yang sukses membuat Febri malu dan merona.


setelah banyak drama yang mereka ciptakan akhirnya mereka berangkat untuk menghadap komandan Kodam yang ada di sana , selama perjalanan Febri hanya diam dan gelisah, hal itu tidak luput dari pandangan Fahri.


"kamu kenapa yankk" tanya Fahri kepada sang calon istri.


"aku grogi bang kok jadi minder ya" jawab Febri pelan .


"udah kamu yakin aja semua pasti berjalan lancar" jawab Fahri sambil mengusap kepala sang kekasih untuk menenangkan nya.


"apakah kamu siap menjadi istri prajurit"


"apakah kamu siap untuk di tinggal tugas berbulan bulan bahkan bertahun-tahun".


"apakah kamu siap untuk melahirkan di asrama tanpa di dampingi sang suami"


"apakah kamu siap menjadi seorang janda ,jika sewaktu-waktu suami kamu pergi tugas dan pulang tinggal nama" kata komandan memberikan pertanyaan kepada Febri, sementara Febri yang mendapatkan pertanyaan ini menjawab dengan yakin dan penuh percaya diri dan berwibawa.


sementara Fahri yang mendengar jawaban dari calon istri nya sangat bahagia dan akhirnya pengajuan telah selesai dan mereka akan segera menikah dalam waktu 3 bulan lagi.


setelah selesai menghadap mereka kembali dan sebelum kembali Fahri membawa Febri untuk makan siang di cafe tempat biasa mereka, sesampainya di cafe banyak pasangan mata uang menatap kagum pada mereka, sementara Febri merasa sangat risih , mengetahui hal itu Fahri segera merangkul bahu kekasih nya dan perlakuan Fahri membuat anak-anak muda di sana manjadi iri.


" ya ampun romantis banget ya pak tentara ini" kata si A

__ADS_1


"iya gue pengen deh di perlakukan kek gitu sama kek mbak-mbak nya" timpal si B.


Fahri mendengar orang-orang membicarakan nya dia hanya diam saja , dan segera duduk di tempat pinggir jendela, sengaja Fahri memilih tempat sudut supaya keromantisan nya tidak di ganggu oleh orang lain. ketika sudah duduk Fahri memanggil pelayan dan segera memesan Makanan untuk mereka.


"mbak" panggil Fahri.


"iya mau pesan apa mas mbk" tanya sang pelayan.


"jus jeruk sama jus mangga ,makanya ayam geprek aja deh" kata Fahri .


"baik di tunggu ya mas" jawab sang pelayan dan segera berlalu.


setelah kepergian pelayanan Febri bertanya kepada Fahri .


"kok abg tahu kesukaan aku" tanya febri penasaran.


"ya tau dong, abg berusah cari tahu semua tentang kamu" jawab Fahri apa adanya.


"ha sejak kapan" tanya febri kepo.


"sejak abg mulai mencintai kamu, dan sejak itu abg berusah untuk mencari tahu semua kesukaan kamu" jelas Fahri dan pesanan mereka datang , mere akhirnya makan bersama.


saat sedang asik makan Febri tidak sadar jika Fahri memperhatikan nya bahkan dia tidak sadar jika bibir nya berlepotan dan Melihat itu Fahri Segera membersihkan sudut bibir Febri dengan ibu jarinya.


mendapat perlakuan dari Fahri ,Febri menegang dan tertegun, dia kaget Fahri melakukan itu semua dengan lembut dan membuat dia salting.


"makasih bang " kata febri malu.


"iya ,kamu kalo depan cowok lain awas aja makan sampai belepotan kek gini" tegas Fahri.


"ha kenapa bang" tanya Febri.


"ya nggak boleh lah cukup aku aja yang bersihkan sisa Makanan di bibir kamu nggak boleh cowok lain" jawab Fahri tegas.

__ADS_1


mendengar alasan Fahri, Febri hanya tertawa saja ,ya jelas tidak mungkin lah dia mengizinkan laki-laki lain yang bukan suaminya membersihkan bibirnya ada-ada saja Fahri ini .


setelah makan siang mereka pun kembali, dan Fahri mengatakan jika selama belum nikah mereka jarang bertemu dan Fahri sibuk menyelesaikan tugas nya terlebih dahulu, mengetahui alasan sang calon suami febri pun hanya mengiyakan dan akan sabar menunggu 3 bulan lagi.


__ADS_2