
Satu bulan kemudian
Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan untuk Fahri dan febri, hari ini merupakan hari pernikahan mereka, setelah akad nikah dan kata sah terucap dilanjutkan dengan resepsi. Kegiatan prosesi pernikahan kali ini di lakukan dengan pedang pora banyak pasukan TNI yang menggunakan seragam kebanggaan mereka di hari spesial ini termasuk Riri dan angga mereka berdua telah hadir.
Banyak tamu undangan yang datang dan memberikan selamat kepada mereka,dan acara selesai hingga sore hari.
"huf capek banget gue " kata Febri lirih dan ternyata dia berdua dengan Riri saja di kamar hotel sementara Fahri masih di luar bersama teman nya .
"Haha gue nggak nyangka Lo akhirnya nikah juga sama Incara Lo" kata Riri tertawa sambil mengejek.
"is apaaan sih Lo gue aja nggak nyangka bisa nikah sama dia ,gue kira nggak bakal jadi" jawab Febri terkekeh geli.
Menjelang hari sudah setengah 8 malam Fahri pamit ke dalam kamar untuk istirahat.
"gue istirahat dulu ya capek" pamit Fahri pada Angga dan kawan-kawan.
"alah bilang aja Lo mau cem ceman sama istri Lo kan" timpal Angga dan di balas sama yang lain.
"ye sirirk aja Lo" timpal Fahri dan mereka semua terkekeh.
sementara Febri dan Riri masih mengobrol seru tanpa ingat Waktu bahkan Febri lupa untuk membersihkan diri.
"cieee malam ini loh bakal di bobol sama bang fahri haha" kata Riri sambil tertawa.
"paan sih Lo gue capek pura-pura ngorok aja gue" jawab Febri sambil nyengir.
"yakin Lo" Riri balik menggoda.
"au ah sebel gue" dan mereka tertawa bersama.
Ternyata tanpa mereka sadari Fahri mendengar obrolan absrul mereka bahkan Fahri terkekeh sendiri mengingat ucapan istrinya. "kamu nggak kan selama sayang malam ini" gumam Fahri menahan gairah nya.
Tok tok tok
fahri mengetuk pintu.
"siapa" tanya Febri sama Riri
"nggak tahu coba gue buka" timpal Riri . setelah pintu di bukak Riri melihat Fahri dan dia paham akhirnya dia segera pergi.
__ADS_1
"eh bang Fahri, masuk" kata Riri canggung.
"Hem" deheman Fahri
"beb gue keluar ya ni laki loh udah balik" timpal Riri.
"oke" jawab Febri sambil mengacungkan jempol nya.
Selepas kepergian Riri, fahri masuk ke dalam kamar mereka, dia melihat sang istri yang masih mengenakan pakaian pernikahan mereka.
"eh abg ,adek mandi dulu ya" kata febri ngibrit langsung ke kamar mandi demi menghindari Fahri.
Sedangkan Fahri yang mengetahui sang istri mengetahui kabur ke kamar mandi hanya bisa terkekeh geli.
"haha kamu nggak akan bisa ngindar sayang, karena malam ini aku akan menjadi kamu menjadi milikku seutuhnya" kata Fahri tersenyum smirk.
sementara febri merasa deg-degan selesai mandi wanita itu lupa membawa hijab nya dan hal itu membuat dia gelisah.
"aduh gimana ini masa aku keluar kek gini bisa bahaya entar" kata febri gelisah.
sementara Fahri masih menunggu sang istri yang belum keluar menjadi panik.
Tok tok tok
"maaf bang aku nggak Bawak hijab tadi" kata Febri sambil menunduk. Fahri yang melihat sang istri untuk pertama kali tanpa hijab hanya bengong dan terpesona, Dia tidak percaya bahwa sang istri sangat cantik dan berbeda dengan mantan kekasih nya yang selalu tampil seksi. Febri yang melihat sang suami bengong menjadi salah tingkah dan dan ia mengadakan suami nya dari lamunannya.
"bang kamu kenapa" panggil febri kepada sang suami.
"sayang ini beneran kamu? aku nggak nyangka ternyata kamu cantik Sayang" jawab Fahri kagum. Mendengar jawaban sang suami febri hanya menunduk malu. Fahri yang melihat sang istri tertuduk malu hanya tersenyum saja dan dia mengangkat dagu sang istri untuk menghadap dirinya.
"sayang kamu kenapa Hem" tanya Fahri setengah menggoda.
"is abg jangan gitu aku malu* jawab Febri kemudian.
"ngapain sih malu kan aku udah jadi suami kamu" kata fahri tersenyum.
"abg mandi sana ,aku udah laper" jawab febri cemberut.
"oke abg mandi dulu setelah itu baru kita makan" kata Fahri sambil mencium kening sang istri dan berlalu ke kanan mandi.
__ADS_1
Setelah kepergian Fahri febri langsung mengambil pakaian ganti nya dan ketika ia membuka koper pakaian nya alangkah terkejutnya dirinya melihat semua pakaian dinas malam dan wajib di pakai dan ternyata itu ulah sang sahabat gersek nya.
gue mau Lo Makai baju ini di depan bang Fahri nggak ada kata nolak. itu pesan di tulis Riri dalan sebuah kertas.
mendapat pesan itu Febri sangat kesal dengan tingkah sang sahabat.
"brengsek bener lu ye awas besok gue buat perhitungan sama Lo" sungut Febri dengan dendam membara.
sementara Riri wanita itu tertawa terbahak-bahak mengingat tingkah usil nya kepada sang sahabat dan malam ini dia yakin sahabat nya itu malu setengah mati.
"hahah kapok lu feb" kata riri tekekeh. sementara Angga heran melihat kelakuan sang istri kenapa tertawa sendiri dan akhirnya ia pun bertanya.
"sayang kamu kenapa kok tertawa apa yang lucu" tanya angga heran .
"haha ada dong mas" jawab Riri sambil tersenyum.
"Apaan sih kasih tahu dong yankkk" kaya Angga penasaran. Dan akhirnya Riri menceritakan semua ulah nya pada sang suami dan angga turut tertawa dengan ulah sang istri.
"hahah pasti kesel dia besok sama kamu yankk" kata angga tertawa.
"iya mas hahaha dia bakal ngomel ke kereta api" jawab Riri menimpali dan mereka tertawa bersama malam ini.
Sedangkan Febri wanita itu frustasi melihat semua pakaian nya dan mau tidak mau akhirnya dia menggunakan pakaian yang berwarna hitam dan itu agak tertutup sedikit. selesai berpakaian febri duduk di atas ranjang dengan prasaan yang tidak menentu, setelah 15 menit mandi Fahri keluar kamar mandi dan alangkah terkejutnya dia mendapat kan sang istri berpenampilan menggoda malam ini.
"say....yang" panggil Fahri terputus.
"iya bang napa" jawab febri Canggung.
Febri yang tidak mendapatkan respon fahri segera menyadarkan lamunannya suami nya itu.
"kenapa bang" ulang febri. Fahri yang tersadar dari lamunannya segera menggoda sang istri.
"kamu kok Makai baju dinas yankk kamu mau goda aku ya" kata fahri sambil menaik turun kan alisnya.
"apaan sih bang, pakaian aku kek gini semua ini karena Riri" jawab febri cemberut.
"nggak apa-apa kok aku seneng lihat kamu kek gini , nggak sabar mau makan kamu sekarang" jawab Fahri dengan berbisik di telinga sang istri dan menggigit kecil daun telinga nya. Mendapat perlakuan sang suami febri hanya bisa menggigit bibirnya dan memejamkan mata nya , Fahri yang melihat respon sang istri sangat tergoda, dan ia memajukan kepalanya untuk segera menerkam sang istri, sebelum dia berhasil ternyata bunyi sesuatu yang membuat mereka berhenti.
kruyukkkk
__ADS_1
suara perut Febri berbunyi, Fahri yang mendengar hanya tersenyum dan sang korban malah malu semakin jadi.
"laper" tanya Fahri. Dan di jawab anggukan kepala oleh febri, akhirnya Fahri memesankan makanan nya , setelah 15 menit pesanan mereka sampai dan mereka melahap dengan khidmat.