Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
Lamaran Doni


__ADS_3

setelah kepergian Fahri, Febri langsung beristirahat dan segera mandi karena saat ini badan nya sangat lengket dan panas . setelah selesai mandi Febri berbaring di atas ranjang dan mengambil ponsel , tiba-tiba ada panggilan masuk dari Riri dan akhirnya mereka bercerita.


(Assalamualaikum)


(waalaikumsalam)


(gimana lancar pengajuan hari ini)


(lancar RI , ya tapi gue deg-degan banyak banget pertanyaan)


(ya gitu gue aja dulu gitu, Hem gue nggak nyangka Lo bakal jadi sama bang fahri haha dulu pamit pergi eh akhirnya ketemu)


(is jangan di ingetin lagi napa sih RI, gue aja juga nggak nyangka akhirnya jodoh sama bang fahri)


(cieee yang bakal jadi ibu Persit hehe)


(is lo jangan kek gitu malu lah gue)


(haha sory eh Lo mau tahu nggak kelakuan bang Fahri selama Lo pergi)


(emang kenapa, bukan nya dia baik-baik aja)


(nggak dia jadi jutek habis malah dia jadi dingin banget ke kulkas 10 pintu terus kerjaan nya marah-marah Mulu kadang aja mas Angga kena semprot)


(haha masa sih gitu)


(iya maklum kehilangan calon persitnya haha)


Akhirnya setelah mengobrol dan bercerita mereka menyudahi obrolan mereka, mengingat hari sudah malam dan waktunya untuk beristirahat, ketika sedang beristirahat tiba-tiba ponsel Febri berbunyi dan itu pesan dari Doni.


(Assalamualaikum dek mas udah pulang ke indo besok mas mau ketemu sama kamu ada hal penting yang mau mas sampaikan)


mendapat pesan dari Doni membuat febri bertanya-tanya akan apa yang ingin di sampaikan kepadanya.


( oke mas insyaallah besok bisa Mungkin sekitar jam 10 aku bisa)


setelah mengirim kan pesan Febri kembali heran kenapa tiba-tiba Doni mengajak dia untuk bertemu.


"kenapa mas Doni mau ngajakin aku ketemuan ya, Hem penasaran aku ,ya udah besok aku temuin aja deh dia , Hem aku nggak nyangka bang Fahri sayang sama aku ,bahkan setelah kepergian aku dia malah dingin hehe,Makin sayang deh aku sama bang fahri" batin febri, setelah bergelut dengan fikiran nya akhirnya febri pun tertidur menjemput mimpi.


Di sebuah rumah seorang duda yang berprofesi sebagai dosen setelah mendapat kan balasan pesan dari sang pujaan hati, ia menjadi semangat untuk bertemu perempuan itu dan ingin segera untuk melamar nya.


"mas harap kamu besok mau nerima lamaran mas dek , mas sangat menginginkan kamu menjadi pendamping hidup mas" harapan Doni setelah itu ia tertidur supaya besok tidak kesiangan.


pagi hari menjelang Febri sudah bangun dan bersiap akan segera ke sekolah, sebelum berangkat dia sarapan terlebih dahulu, ia hanya sarapan dengan roti dan segelas susu.


saat sedang sarapan dia menadapat telpon dari sang kekasih.

__ADS_1


tut...tut... Sambungan terhubung


(Halo Assalamualaikum bang)


(waalaikumsalam sayang)


(gimana udah berangkat, udah sarapan, jangan nggak sarapan aku nggak mau kamu sakit) kata fahri membuat febri terkekeh.


(ni lagi sarapan bang , abg udah sarapan belum)


(udah kok sayang,ya udah kamu hati-hati nanti berangkat nya ya muaaach) kata Fahri sambil memberikan ciuman jarak jauh.


(hehe oke bang)


setelah selesai sarapan Bu guru cantik ini lekas membereskan tempat dan segera berangkat, sesampainya di kelas dia langsung memberikan materi kepada anak-anak untuk segera menyelesaikan tugas nya.


sementara Doni laki-laki itu sangat sibuk mempersiapkan untuk melamar sang pujaan hati ,ia berharap, wanita itu menerima lamanya dan siap untuk menjadi pendamping hidup nya.


"bagaiman semua sudah siap" tanya Doni kepada bawahan nya.


"siap bos semua sudah sesuai dengan permintaan bos" jawab sang anak buah.


setelah semua beres Doni pamit undur diri untuk segera ke kantor karena hari ini ada pertemuan dengan klien .


sementara itu Febri baru selesai mengajar dan dia mendapatkan pesan dari sang calon suami.


(iya bang, adek ngertii kok, oh iya adek mau izin ketemu teman boleh😊)


(siapa sayang, laki-laki abg cemburu loh🥰)


(iya bang ,mas Doni ngajak adek buat ketemu katanya ada yang penting gitu boleh nggak 🙏)


(oke deh hati-hati awas nanti jatuh cinta sama dia😡)


(iya nggak lah bu guru kan cuman cintanya sama pak tentara aja kok😍)


(oke sayang 😘)


setelah mendapat izin dari calon suami nya Febri Mamuju gerbang sekolah akan tetapi disaat itu juga Doni keluar dari mobil dan dan menyapa Febri.


"loh mas kamu mau kemana" tanya Febri bingung.


"mas mau jemput kamu dek" jawab Doni.


" ya ampun nggak usah repot-repot mas aku bisa naik taksi kok" kata Febri sungkan.


"udah yuk nggak apa-apa" jawab Doni lagi.

__ADS_1


Dan dengan terpaksa akhirnya Febri mengikuti doni dan mereka segera pergi ke lokasi, sesampainya di sana mereka langsung turun dan Doni membawakan Febri ke ruangan privat room dan hal itu membuat febri heran.


"mas kenapa kita di ruangan ini" tanya Febri heran.


"Aku sengaja pesan ruangan ini biar kita nyaman" jawab Doni .


tiba-tiba seorang pelayan datang dan membawa pesanan untuk mereka dan hal ini semakin membuat Febri bingung.


"mas kita kan belum pesan" tanya febri lagi setelah pelayanan itu pergi.


"udah mas yang pesenin kamu makan aja" ajak Doni. setelah mendengar jawaban Doni Febri hanya mengangguk saja , dan mereka makan dengan khidmat. selesai makan Doni mengutarakan keinginannya nya dan itu membuat Febri syok bukan main.


"Dek ada yang mau mas bicara kan sama kamu" tanya Doni mulai srius.


"apa mas" jawab Febri was-waa.


"mas mau...mau..." Doni gugup bukan main dan hal itu membuat Febri kesal.


"mau apa sih mas" Febri bertanya penasaran.


"kamu mau nggak jadi istri mas" kata Doni dengan tenang dan sambil mengeluarkan cincin dari kota tersebut.


"maksudnya kamu apa mas" tanya febri memastikan lagi.


"kamu mau nggak nikah sama mas dan jadi istri mas" Doni mengulang pertanyaan dan membuat febri syok.


"maaf mas aku nggak bisa" jawab febri menunduk.


"kenapa" tanya Doni kecewa.


"aku sudah mau menikah mas dan aku sudah di lamar" jawab Febri sambil memperlihatkan jari manis nya kepada Doni. dan melihat itu semua Doni Hanay diam saja menahan kecewaan nya.


"maafin aku mas" kata febri merasa tidak enak.


"apa kamu mencintai dia dek" tanya Doni memastikan.


"iya mas aku sangat mencintai dia bahkan lebih dari diriku sendiri" Febri menjawab apa adanya.


Mendengar jawaban wanita itu Doni hanya tersenyum dan mengucapkan doa yang tulus untuk wanita itu.


"semoga kamu bahagia ya dek , semoga dia pilihan yang tepat buat kamu" doa tulus Doni.


"hiks ...hiks...hiks... maafin aku mas , maaf kalo aku nyakitin kamu" jawab Febri merasa bersalah.


"udah nggak apa-apa yang penting kamu bahagia mas bahagia, yok kita pulang" jawab Doni senduh dan di jawab anggukan oleh Febri, mereka pulang dengan keheningan yang tercipta di antara mereka. Akhirnya Doni mengantarkan febri pulang ke kontrakan nya sesampainya di sana Doni langsung pamit dan Segera meninggal kan rumah perempuan itu, sementara Febri melihat Doni langsung pergi hanya bisa menghela nafas panjang dan mencoba memahami atas sikap Doni yang kecewa karena penolakan nya.


"semoga kamu bahagia dan segera bertemu dengan wanita yang mencintai kamu mas" Doa tulus Febri untuk Doni sebelum dia masuk ke dalam rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2