
Pagi ini Angga menjemput Riri untuk mengantarkan ke sekolah sedangkan febri sudah pergi dahulu karena tidak mau mengganggu waktu mereka.
"Sayang ayo berangkat" kata Angga sudah di depan kosan kekasihnya.
"oke Deh mas" jawab Riri.
akhirnya Riri berangkat di antar Angga sepanjang perjalanan Riri melamun dan itu sukses membuat Angga heran akan tingkah snag kekasih .
"yank kamu kenapa sih" kata angga.
"aku bingung mas" kata Riri lagi.
"bingung kenapa apa yang buat kamu bingung gini , kamu cerita deh sama mas siapa tahu mas bisa bantu" kata Angga meyakinkan Riri.
"hemm kalo nanti kita jadi nikah terus Febri sendiri mas , aku kasihan sama dia dan mana lagi dia sekarang lagi terpuruk" jelas Riri menceritakan semua nya pada Angga, dan Angga yang paham akan prasan kekasih nya segera menenangkan nya Angga berusaha meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja, mendengar pendapat sang kekasih muncul niat Riri ingin mendekatkan sang sahabat dengan sahabat kekasih.
"Hem mas" panggil Riri ragu.
"ya sayang napa" jawab Angga
"kalo boleh tahu bang Fahri itu sudah punya pacar belum" kata Riri pelan .
"kok nanya Fahri kamu suka sama Fahri gitu" kata Angga ketus alias cemburu.
"ya ampun nggak mas aku tuh rencana nya mau dekati Febri sama bang Fahri ini kamu malah gitu" jawab Riri kesal.
"oh gitu ternyata, setahu aku sih nggak ada yank karena dia sudah lama putus sama pacar nya" Jawa Angga menceritakan semua yang terjadi pada Fahri, sementara Riri mendengar nya meringis kasihan terhadap nasib yang menimpa mereka.
"kek nya mereka jodoh deh mas sama-sama di kecewain lagi" kata Riri .
"semoga aja yank kita doakan yang terbaik buat mereka" balas Angga sambil tersenyum, dia merasa bahagia miliki kekasih yang baik dan pengertian seperti Riri, setelah sampai di sekolah Riri pun pamit pada Angga dan di balas anggukan oleh Angga.
setelah kepergian angga si kampret Febri datang dengan tingkah tengil dan usil untuk menggoda sang sahabat.
"cieee. dianterin sama mamas tentara yuhu" kata Febri tengil.
"apaan sih feb iri bilang dong" kata Riri cuek .
" ye enggak deh iri gue bisa dapat kan pak komandan fahri Anggara kok" jawab Febri cuek.
"cieee yang sudah ada pendekatan ini sama babang fahri hahaha" tawa Riri geli.
dan mereka kompak tertawaan kerena menertawakan kehebohan mereka sendiri.
Jam pelajaran di mulai mereka kembali mengajar dan mereka tidak mau memberikan contoh yang jelek kepada anak didik mereka , karena mereka akan memberikan contoh yang baik untuk anak-anak nya.
__ADS_1
sedangkan Angga setelah mengantar sang kekasih ia kembali ke kompi karena takut kena marah komandan yang tak lain adalah Fahri sahabat nya sendiri, akan tetapi mau bagaimana pun yang namanya pimpinan pasti akan memarahi bawahannya walaupun itu sahabat sendiri.
"aduh gue telat apel ini otomatis bakal kena sembur ni sama sih fahri" gerutu Angga kesal.
"Hem" Fahri berdehem melihat kelakuan sahabat nya.
"eh pagi pak komandan yang gagah dan tampan" kata Angga memuji Fahri agar terhindar dari hukum.
"Dari mana kamu Serda Angga" kata fahri tegas.
gelekk. Angga susah payah menelan ludah nya akibat suara dingin Fahri.
"saya dari ngantar pacar saya komandan" kata Angga tegas dan itu sukses membuat rekan-rekan yang lain tertawa.
"kamu tahu kesalahan kamu apa " tanya Fahri lagi.
"siap tahu Ndan karena tidak ikut apel" jawab Angga lirih.
"dan sekarang kamu saya hukum push up 100 kali" kata fahri tanpa toleransi karena dia yakin Angga bakal protes terhadap hukuman nya. Dengan berat hati Angga pun melaksanakan apa yang di perintahkan Fahri mengelak pun percuma karena Fahri adalah atasannya
kasihan Angga heheh.....
lajut.
Dan akhirnya mau tidak mau Febri pun ikut dengan membeli kan makanan untuk Fahri juga.
"mas ini aku bawakan makanan buat kamu" kata Riri memberikan peparbag kepada Angga dan kebetulan Fahri ada di sana.
"ya udah yok yank kita makan di sana" kata Angga menghindar untuk memberikan ruang kepada Febri dan Fahri ngobrol.
setalah kepergian kedua sejoli ini tinggal lah dua insan yang sama-sama canggung dan untuk menghilangkan kecanggungan itu akhirnya Febri berdehem.
"Hem" bang ini aku bawakan juga buat Abang semoga Abang suka ya , karena aku nggak tahu makanan kesukaan Abang" kata febri sambil menyodorkan paper bag tersebut kepada Fahri.
"makasih dek maaf udah merepotkan kamu" Jawab tulus Fahri sambil menerima pepar bag itu.
"kamu sudah makan dek" kata fahri lagi.
deg. jantung Febri seolah berhenti ketika Fahri memanggil nya dengan sebutan adek.
"sudah bang" kata Febri malu.
"kalo gitu Abang makan dulu ya hehe" kata fahri nyengir .
Febri hanya diam terpaku melihat Fahri Wellcome padanya "Hem apa bang Fahri mulai suka ya sama gue , gue harap dia nanti ngungkapin prasaan sama gue kayak mas Angga sama Riri" kata Febri tersenyum, tanpa Febri sadari Fahri melihat kelakuannya dan Fahri menyengit dahi aneh atas tingkah laku perempuan ini.
__ADS_1
"hem" fahri berdehem dan itu sukses membuat Febri gelagapan karena ketahuan memperhatikan Fahri.
"napa bang" febri bertanya polos.
"kamu itu yang napa , senyum-senyum nggak jelas" kata fahri balik bertanya dan terdengar ketus.
" nggak apa-apa bang , aku hanya senang aja Abang Nerima makanan dari aku" kata Febri ngeles , nggak mungkin dia akan bilang kalo mengagumi Fahri bisa gawat nanti dan Fahri akan dingin lagi pada nya , dia tidak mau itu terjadi sehingga dia mengenyampingkan prasan nya demi menjaga prasaan lelaki itu.
setelah mendapat kan jawaban febri , Fahri hanya diam saja dan tidak begitu peduli, dan setelah nya Riri mengajak Febri pulang karena hari sudah sore.
sesampainya di kosan Febri menanyakan apakah Angga ada no Fahri karena febri ingin memintanya.
"ri mas Angga ada no bang Fahri nggak" kata Febri
"Ha loe srius mau no bang fahri" jawab Riri tak yakin.
"iya boleh nggak ri" jawab Febri memelas .
akhirnya karena tidak tega melihat sang sahabat Riri pun mengirim pesan kepada sang kekasih.
pak tentara
(mas aku boleh mintak tolong nggak)
Persit ku
(apa yang)
pak tentara
(Febri mau minta no bang Fahri boleh nggak aku kasihan sama dia , ya kalo mereka komunikasi kan siapa tahu mereka ada hati 🤭)
Persit ku
(0852*********** itu yank)
pak tentara
(makasih sayang😍)
Persit ku
(sama-sama sayangku 🥰)
setelah mengirim pesan sama sang kekasih dan memperoleh no Fahri , Riri memberikan nya kepada Febri sang sahabat, akhirnya Febri mendapatkan apa yang dia mau dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada sang sahabat,setelah nya Febri kembali ke kamar nya untuk tidur dan memimpin sang pujaaan hati komandan fahri.
__ADS_1