
Akhirnya setelah banyak drama yang dilakukan Fahri untuk menahan sang kekasih, akhirnya febri kembali dan dengan satu syarat Fahri mangantar nya sampai kontrak.
"mau kemana bang" tanya salah satu junior nya.
"mau ngantarkan calon istri pulang" jawab Fahri tersenyum manis. melihat hal langka mereka bertanya-tanya sejak kapan Fahri dan perempuan yang membantu anak kecil tersebut menjalin hubungan kekasih.
"ha sejak kapan bang Fahri Ama tuh cewek jadian padahal kan mereka baru ketemu tadi, apa mereka pernah menjadi masa lalu" tanya Junior Fahri yang kepo nya kelewat akut.
Akhirnya Fahri mengantarkan sang kekasih kembali ke kontrakan nya selama perjalanan hanya ada keheningan Diantara mereka dan tanpa Febri memberitahu tempat tinggal nya Fahri sudah menghentikan motor nya di depan kontrakan wanita itu, dan hal itu membuat febri bertanya-tanya dari mana Fahri mengetahui kontrakan nya.
"Bang kok kamu bisa tahu kalo aku tinggal di sini" tanya Febri penasaran.
"tau dong, yuk masuk" kata fahri Cuek sambil mengambil kunci dari dalam tas perempuan itu dan segera membuka pintu nya.
Setelah pintu terbuka Fahri langsung masuk dan duduk di kursi tamu, seolah dia adalah pemilik rumah itu. Febri yang melihat kelakuan lelaki itu hanya bisa melongo saja di ambang pintu.
"lah prasaan gue yang punya rumah kenapa gue yang kayak tamu" gumam febri sambil berdiri heran.
melihat sang kekasih belum juga masuk, Fahri akhirnya memangil kembali dan meminta sang kekasih duduk di sebelahnya.
"sayang napa berdiri di sana ,ayo sini" kata Fahri lembut. seperti terhipnotis Febri hanya menurut saja dan duduk di sebelah sang kekasih.
"bang kamu Jujur deh kamu tahu kontrak aku di sini dari siapa" tanya febri penasaran.
mendapat pertanyaan dari sang kekasih Fahri hanya diam bingung mau jawab jujur apa tidak ,takutny nanti sang kekasih akan marah padanya dan menimbulkan kesalahpahaman lagi. Melihat Fahri yang hanya diam Febri pun tahu kalo takut dirinya marah.
__ADS_1
"bang jujur deh aku janji nggak marah lagi sama abg ,kalo abg Nggak jujur aku ngambek ni" ancam Febri. Mendengar ancaman sang kekasih akhirnya Fahri jujur ketika berawal dari taman dan berujung ketika doni mendekati wanita itu sehingga membuat Febri tidak percaya jika Fahri begitu sangat menyayangi nya.
"Jadi waktu yang aku nyari sarapan di taman dan lewat segerombolan para tentara lari pagi itu abg ada di sana" tanya febri memastikan.
"iya sayang dan semenjak itu abg selalu mantau kamu bahkan abg tau kalo lelaki berstatus duda anak 1 itu dekat sama kamu" kata Fahri dengan jengkel dan cemberut.
"cieee cemburu ya bang kamu sama dia" kata febri usil.
"jelas dong abg Takut kamu milih dia dan ninggalin abg" tanya Fahri untuk meyakinkan sang kekasih.
"lah kan abg bisa cari wanita lain yang abg cintai dan sayangi" kata Febri lagi untuk menguji kesabaran sang kekasih
"sayang dengar ya...nggak ada wanita lain yang bisa buat aku jatuh cinta selain ibu guru cantik ini, dan jika ada laki-laki lain yang coba godain atau merebut kamu dari abg ,akan abg tembak kepala nya" kata Fahri sungguh-sungguh.
"sayang aku tuh nggak suka sama tuh duda walaupun dia suka sama aku tapi aku cinta nya sama pak tentara aku ini" kata Febri sungguh-sungguh dan tersenyum sambil mengerjap ngerjap mata dengan manja.
Melihat kelakuan sang kekasih Fahri Sangat gemas dan dia ingin segera menikahi wanita ini.
sementara di tempat lain sepasang kekasih yang sudah tega menyakiti pasangan mereka Landa masalah mereka bahkan adu mulut hanya karena Melisa yang tidak bisa mengerti keadaan Reno.
"ren kamu itu sibuk terus nggak ada waktu apa buat aku ha, kamu itu berubah tahu nggak" kata Melisa kecewa.
"aku tuh udah capek ngadapin sikap egois dan keras kepala kamu Mel, harus nya kamu itu ngertiin aku , gara-gara kamu aku kehilangan tender miliyaran tahu nggak" jawab Reno setengah jengkel.
"kok kamu nyalahin aku ha, kamu aja yang bodoh nggak bisa yakini klien kamu" kata Melisa mencibir sang tunangan.
__ADS_1
" kamu..." kata Reno setengah kesal.
"arghhhh pergi kamu dari sini bukan nya ringan kan masalah nambah buat aku pusing" kata Reno mengusir Melisa.
"ciihh aku bakal pergi dari sini tanpa kamu minta" ketus Melisa dan pergi meninggalkan Reno.
sepeninggalan Melisa Reno menghamburkan apa saja yang ada di meja kerja nya dan itu membuat ruangan nya seperti kapal pecah.
"arggggg....gila kamu Melisa, kamu bukan wanita baik, kamu tega ninggalin aku yang terpuruk kayak gini" kata Reno frustasi dan menarik rambut nya sendiri. Tiba-tiba bayangan masa lalu nya dengan Febri muncul dan itu membuat Reno tiba-tiba merindukan sosok wanita baik itu.
"feb kamu apa kabar, aku harap kamu selalu baik, aku rindu sama kamu feb, Masih ada kah kesempatan buat aku untuk memperbaiki semuanya" batin Reno menghiba. "aku akan berusaha bertemu kamu feb aku ingin kita sama-sama merajut Mimpi kita yang tertunda feb aku akan lamar kamu" kata Reno nekad .
Apakah usaha Reno berhasil!!!!
sementara itu pesawat yang di tumpangi oleh Doni sudah sampai di bandara internasional Soekarno Hatta, Doni sangat senang akhirnya bisa berjumpa dengan wanita yang selalu ia bayangkan, sepanjang perjalanan menuju rumah dia hanya tersenyum karena akan bertemu sang pujaan hati yang ternyata telah menjadi Milik seorang tentara.
"Dek mas sudah pulang dan mas harap kamu nanti bersedia jadi pendamping hidup mas, dan mas berjanji akan membuat kamu bahagia sayang" kata Doni dengan percaya diri yang tinggi.
sementara itu Febri dan Fahri masih sibuk merancang pernikahan mereka dan Fahri besok berniat akan menjemput sang kekasih untuk menghadap komandan tertinggi untuk pengajuan nikah kantor mereka.
"Dek berkas kamu sudah kamu siapkan semua" kata Fahri kepada sang calon istri.
"udah bang semua sudah lengkap" jawab Febri yakin.
"oke besok kita pengajuan dan untuk baju kamu besok abg sekalian bawain ya ,abg yakin kamu akan kelihatan nambah cantik apalagi menggunakan pakaian persit" kata Fahri memuji sang kekasih, mendapat pujian dari calon suami febri tersenyum malu dan hanya mengangguk sebagai respon atas perintah sang calon suami, jika nanti di bantah percuma Fahri tidak suka di bantah, haha
__ADS_1