Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
Episode 19


__ADS_3

setelah memasuki kontrakan Febri membersihkan diri dan segera istirahat, baru saja akan memejamkan mata bayangan Riri dan Fahri datang menghampiri nya dan denga segera ia memeriksa ponsel nya.


"huf ternyata nggak ada pesan sama sekali dari mereka, mungkin mereka sibuk baik lah aku akan meninggalkan pesan untuk Riri sebelum dia aktif" gumam Febri.


(Assalamualaikum RI aku udah nyampe ni dan di sini aku udah ketemu sama tempat tinggal yang baru dan pekerjaan yang lumayan lah bisa ngajar anak-anak lagi, dan aku harap kamu sehat di sana ya aku pasti bakal kangen sama kamu , biasanya kita bakal perang mulu tiap hari tanpa bosan tapi sekarang udah beda kamu udah bahagia sama mas Angga dan doakan aku semoga bisa memperoleh kebahagiaan seperti kalian ya, aku titip salam buat mas Angga dan bang Fahri , semoga bang Fahri bisa menemukan pendamping hidup yang sesuai dengan keinginan dia)


Ting . terkirim.


sambil menulis pesan untuk sang sahabat febri tanpa di minta ia menangis karena sedih akan kehidupan yang seolah olah mempermainkan diri nya. kini dia hanya bersabar supaya nanti kehidupan nya menjadi lebih baik dan segera bertemu dengan laki-laki yang tulus dengan nya.


"hiks...hiks....hiks maafin aku RI aku nggak bermaksud untuk menyakiti kamu , aku tidak mau kamu memikirkan beban aku dan kamu tersiksa maaf jika aku egois " setelah mengirim pesan dan belum sempat di baca Febri menonaktifkan ponsel nya dan dia menggunakan ponsel yang baru supaya Riri tidak menghubungi nya lagi.


sementara itu Fahri dan kawan-kawan yang lain sudah sampai di lokasi mereka semua menggempur pasukan yang akan merusak kesatuan NKRI, demi menjaga kesatuan bangsa mereka tidak peduli jika nyawa mereka yang jadi incaran para musuh dan pengkhianat. di saat sela-sela waktu senggang fahri dan Angga membicarakan pasangan mereka masing-masing.


"RI Lo serius suka sama Febri" celetuk Angga tiba-tiba.


"kenapa sih Lo nggak yakin sama gue kan udah gue jelasin kalo gue tuh nyesel udah nyakitin dia , gue beneran suka sama dia dan bukan hanya suka aja gue juga cinta sama dia dan gue cuman mau dia yang jadi Persit gue bukan cewek lain, paham Lo" kata fahri tegas dan penuh wibawa sehingga Angga hanya mengangguk tanda setuju atas ucapannya Fahri.


karena Angga yakin bahwa kali ini Fahri benar-benar srius atas ucapannya dan tidak mungkin menyakiti hati wanita yang dia cintai.

__ADS_1


"Hem tapi gimana kalo seandainya febri nggak mau nerima Lo" kata Angga membuat Fahri kesal bukan kepalang.


"Lo apa-apan sih doain gue ke gitu Lo nggak suka gue sama Febri gutu" celetuk Fahri ketus.


"bukan gitu maksudnya, lo ingat kejadian di mall Waktu itu Lo nggak perhatikan sikap Febri sama mantan pacarnya kek mana" kata Angga coba menjelaskan kembali, "gue cuman takut Febri di sakiti sama Lo gue nggak tega itu aja ri, padahal dia baik , cantik, smart, tapi di sia-sia kan ke gitu kayak nggak ada laki-laki yang mencintai dia dengan tulus" setelah memberikan nasehat kepada Fahri akhirnya Angga pun pergi ke tenda dan mengistirahatkan tubuh nya , dan meninggalkan Fahri dalan keheningan.


sepeninggalan Angga, Fahri larut dalam lamunannya dan ia terpikir apa yang di ucapkan oleh sahabat nya itu , kenapa dia baru menyadari prasaan nya kepada wanita yang berprofesi sebagai guru itu.


"dek kamu lagi apa sih yankk , abang kangen sama kamu, maafin Abang yang udah nyakitin kamu yank, Abang janji setelah ini Abang akan nemuin kamu dan Abang akan melamar kamu untuk jadi istri abang , tunggu Abang pulang ya calon persitku" kata fahri dalan hati dan tanpa sadar ia meneteskan air mata karena mengingat kesalahan nya dan rasa rindu kepada sang pujaan hati.


sementara Riri sepulang dari menghadiri acara Persit ia langsung bergegas mandi dan mengistirahatkan tubuh nya yang lelah , ketika iya membaca pesan dari Febri , tangis nya pecah dan dia mencoba menghubungi nomor sang sahabat ternyata sudah tidak aktif lagi dan itu membuat tangis nya semakin jadi.


sementara di kota lain Febri sudah bisa beraktivitas seperti biasa, dia melupakan kejadian yang menimpa, dia mencoba membuka lembaran baru dan menghapus lembaran lama.


sudah 3 bulan lamanya febri pergi meninggalkan Riri, dan selama itu pula komunikasi mereka terhenti, dan saat ini ada seorang partner kerja Febri yang menaruh hati padanya. Dia bernama Doni Arta negara, yang merupakan seorang dosen sekaligus Waka kurikulum dan berstatus duda anak 1 , Doni merupakan lelaki mapan dan tampan tapi masih kalah dengan ketampanan Fahri .


"feb kamu mau makan siang nggak bareng aku sama Luna" kata Doni menawarkan Febri makan bersama dengan mengatas namakan sang anak Luna supaya dia bisa mendekati dan menarik hati sang guru cantik ini.


"oke deh kalo gitu mas" jawab Febri.

__ADS_1


akhirnya Febri dan Doni makan siang bersama dan tentunya ada Luna supaya Febri mau mengikuti nya dan kesempatan baginya untuk mengambil hati sang pujaan hati.


sementara Riri hanya bisa diam dan sedih mengingat sang sahabat yang meninggalkan dia sendiri, dia berharap sang suami cepat kembali dan mereka segera menemukan Febri.


flashback


"feb ini mau makanan nggak" tawar Riri ketika masuk ke kamar sang sahabat.


"apan tuh yang Lo bawa gratis kan nggak bayar ya " kata febri lagi.


"iye gratis buat sahabat gue yang sinting ini" celetuk Riri asal.


"wah kejam amat lu bilang gue sinting, Hem biarin yang penting gue dapat makanan gratis , hahaha" kata Febri tertawa dan mereka tertawa bersama kembali.


back on


mengingat momen cerita lucu mereka Riri sangat sedih dan tidak menyangka berpisah dari sang sahabat yang terkesan konyol sangat menyedihkan baginya, bagaimana tidak sedih mereka mulai bersahabat dari awal kuliah, satu kelas, satu kosan, satu tempat kerja dan bahkan samakan seminum, hanya karena cinta dan pengkhianatan mereka berpisah dalam waktu yang cukup lama.


padahal dulu nya jangan kan berpisah lama berpisah sebentar saja mereka udah kangen kek bocil , terkadang kerjaan mereka di kerjakan bareng-bareng dan jika ada yang buat mereka kesal atau mengganggu mereka maka mereka tidak akan segan untuk membalas perbuatan mereka semua dan bahkan mereka akan memberikan pelajaran kepada manusia usil itu, sekarang hanya kenangan semata dan Riri berharap semoga mereka bisa bersama kembali.

__ADS_1


__ADS_2