Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
Kepulangan fahri


__ADS_3

selesai memeriksa kandungan nya Febri langsung pulang walaupun terkesan sebel dia ketika bertemu sang mantan kekasih.


"is ngeselin banget tuh cewek sok ke cakepan lihat aja dia ntar kalo udah ketemu sama my husband awas mintak balikan gue maluin dia" kata febri sebel.


setelah bertemu Febri di klinik Melisa menjadi agak was-was dan ternyata selama ini dia masih sering mencari fahri dan status Fahri apa lelaki itu sudah menikah atau belum.


" kok gue kesel ya ketemu mantan nya Reno ,cakep juga nggak, masih cakepan gue kali nggak , hemm kalo dia nggak sama Reno trs dia sama siapa ya , apa mungkin dia ada hubungan spesial sama Fahri, nggak gue nggak terima kalo dia ada hubungan apa-apa sama Fahri, Fahri itu hanya milik gue nggak boleh cewek lain yang miliki fahri selain gue" timpal Melisa lagi.


sementara itu Febri sudah sampai di asrama dan dia kelelahan dan akhirnya dia tertidur. Waktu menjelang malam Febri terbangun karena merasa lapar akhirnya dia membersihkan badan dan dan Segera makan malam, setalah makan dia bersama di ranjang sambil membawa novel favorit nya, lama kelamaan dia bosan dan menyudahi acara membacanya.


"Hu bosan aku kek gini setiap malam sendiri Mulu, bang aku rindu sama abg, apa abg juga merindukan aku, bang aku ada kabar gembira untuk abg sebentar lagi abg akan jadi papa, abg sehat-sehat di sana ya. sayang kamu doakan Papa ya nak semoga papa kamu lekas kembali" gumam Febri sambil mengusap perut nya yang masih rata.


waktu terus berjalan tidak terasa kandungan Febri sudah menginjak 6 bulan dan artinya Fahri sudah pergi selama 9 bulan, hari ini febri akan kontrol kandungan nya dan ntah kenapa hari ini merupakan hari tersial baginya karena bertamu dengan mantan kekasih yang ternyata reno Masih mencintainya dan meminta untuk kembali.


"Aku mau siap-siap dulu deh" gumam febri, setelah 15 menit akhir dia telah selesai.


"izin ya pak mau kontrol" kata Febri sama penjaga gerbang.


"iya Bu, siapa yang menemani ibu hari ini" tanya salah satu penjaga.


"saya sendiri aja pak nggak apa-apa lagian nggak lama kok sekalian ada yang mau di beli" jawab febri, jujur sebenarnya Febri sangat keberatan jika di temani oleh salah satu dari mereka. Bukan karena apa dia hanya risih saja.


"ya udah hati-hati Bu jika ada apa-apa segera hubungi kami" kata mereka dan di jawab anggukan oleh Febri.


Setelah mendapat izin akhirnya febri berangkat menggunakan taksi menuju rumah sakit , setelah 30 menit akhirnya dia sampai dan segera menuju ke ruangan dokter kandungan.


"permisi dok" sapa febri.


"eh buk febri silahkan baring saya akan segera periksa" perintah sang dokter, akhirnya febri berbaring di bed yang ada di ruangan itu.


"Alhamdulillah anak nya sehat buk dan jangan lupa konsumsi vitamin ya buk" kata sang dokter.

__ADS_1


"baik dok , kalo gitu saya permisi" kata febri sopan dan di balas anggukan oleh dokter.


setelah mendapat arahan dan nasehat dari dokter yang menanganinya febri akhirnya pamit undur diri karena masih ada yang ingin di belinya. Setelah keluar dari rumah sakit Febri menuju cafe karena ingin makan akan tetapi ada laki -laki yang memanggil nya.


"feb tungggu" Panggil lelaki itu, setelah menoleh mereka sama-sama kaget bukan main.


"ada apa ren" tanya febri datar.


"feb kamu ha...hamil" jawab Reno seolah tak percaya.


"iya emang kenapa" tanya febri lagi.


"kok bisa kamu hamil feb" tanya reno seolah tak percaya.


"ya bisa lah aku udah punya suami" ketus Febri.


"jadi kamu udah nikah" tanya Reno dengan tatapan nanar.


"ternyata nggak ada harapan lagi buat aku untuk balik ke kamu" kata Reno kecewa.


"ha balik Emang apa alasan kamu mau balik ke aku cewek jelek dan norak ha apa ren" jawab febri sarkas .


"aku masih cinta sama kamu feb Jujur aku mau jika ada kesempatan kedua" jawab Reno penuh harap.


"kesempatan kedua maaf nggak ada saat ini aku sudah mencintai suamiku dan apapun aku nggak akan tinggalkan dia, permisi" kata febri kemudian meninggalkan Reno .


Setelah kepergian wanita itu Reno tanpa sedih dan kecewa wajah penuh penyesalan tapi semua telah berubah nasi sudah menjadi bubur.


"maaf kan aku feb pernah nyia-nyiain kamu ternyata kamu udah bahagia seandainya aku nggak bertingkah mungkin saat ini kita sudah menikah dan kamu mengandung anakku ternyata semua itu haya semu sekarang kamu sudah ada yang punya serta ada anak lelaki lain yang kamu kandung" gumam Reno lirih bahkan tanpa sadar ia menangis.


sementara Febri wanita itu tidak jadi makan karena bertemu reno dan mood nya hancur, akhirnya dari pada dia lapar dia membeli nasi Padang dan membawa pulang ke rumah. selepas pulang ia beristirahat tubuh nya sambil menyantap makan siang , tidak terasa waktu telah sore dan dia membersihkan diri.

__ADS_1


setelah membersihkan diri akhirnya Febri santai akan tetapi ia mendapatkan pesan dari para anggota persit bahwa semua anggota yang bertugas akan pulang 3 hari lagi dan itu sangat membuat febri bahagia.


"bang 3 hari lagi kita bertemu dan aku sangat bahagia, kamu pasti senang lihat anak kamu bentar lagi lahir" gumam febri lirih , dan lambat laun dia mengantuk dan menjemput mimpi.


3 Hari kemudian


Hari ini dimana Fahri beserta rombongan akan pulang dan itu membuat febri bahagian, Febri telah siap dari 30 menit yang lalu dan sekarang ia telah bergabung dengan ibu-ibu Persit lainnya untuk menyambut kepulangan suami tercinta.


sekian lama menunggu akhirnya mobil yang di tumpangi Fahri dan rombongan masuk ke area kompi dan mereka mencari Keluarga mereka masing-masing.


Melihat sang istri yang menantikan nya fahri sangat bahagia dan kaget melihat kondisi sang istri yang hamil besar .


"sayang" panggil Fahri.


"abg" jawab febri sambil memeluk sang suami .


"hiks...hiks....aku bahagia abg Pulang dengan selamat, aku dan anak kita selalu mendoakan keselamatan papa" kata Febri dengan Segugukkan dan memanggil Fahri dengan panggilan papa.


sementara Fahri yang mendapatkan panggilan baru dari sang istri sangat bahagia dan tidak menyangka dia akan mendapatkan seorang anak dari wanita yang di cintai nya.


"sayang kamu hamil" tanya Fahri bahagia.


"iya bang aku nggak tahu ternyata setelah abg berangkat baru nyadar dia ada di sini" kata febri sambil mengusap perut buncitnya.


" sayang maafkan aku ya di saat kamu hamil pasti kamu lemes nggak ada yang bantu" kata fahri sedih. sementara febri yang melihat sang suami menangkup wajah nya dan mengahapus air mata sang suami.


"papa nggak boleh sedih mama sama adek selalu mendoakan papa dan papa harus senyum dong, papa nggak mau nyapa adek" timpal Febri dengan cemberut dan bersuara khas anak kecil . Melihat itu Fahri tertawa dan langsung mencium istri dan calon anaknya.


"cup papa Sayang kok sama mama dan adek , pap senang nggak lama lagi bakal jumpa adek" kata Fahri berbicara di depan perut sang istri. Melihat kelakuan mereka, mereka tertawa bahagia tanpa memperdulikan orang yang melihat mereka.


"ayo pulang yankk" ajak Fahri dan di balas anggukan oleh Febri, akhirnya mereka pulang ke rumah untuk melepaskan rindu yang telah lama terpendam.

__ADS_1


Helo guys gimana ceritanya seru nggak , semoga seru nya ,beri dukungan untuk author untuk karya selanjutnya, dan beberapa episode lagi cerita ini bakal tamat semoga kalian suka ya sama ceritanya🤗🤗🤗


__ADS_2