
Hari ini, hari kelulusan Aliyah dimana para orang tua harus hadir kehadiran orang tua Aliyah tak membuatnya puas pasalnya jauh sebelum kelulusannya dia sudah memberi tahu Jerry agar dia mau datang.
sampai acara dimulai pun Jerry tidak menampakkan batang hidungnya, itu yang membuat Aliyah sedikit kecewa.
Pembawa Acara sudah Mengumumkan siswa siswa yang masuk 10 besar siswa berprestasi.
Aliyah berada di urutan pertama siswa yang paling berprestasi namun tak membuatnya merasa bahagia, sedari tadi ia nampak murung membuat orang tuanya jadi heran sendiri.
"Nak kamu kenapa "tanya Ayahnya
"Ah ,tidak Apa apa pa " Aliyah berusaha tersenyum.
Sementara ditempat berbeda Jerry sedang melakukan Meeting penting yang tak bisa ia tinggalkan,
Akhir akhir ini Jerry disibukkan dengan pekerjaannya, karna Daiyan sekarang masih berada di luar negeri mengurus perusahaan disana",
Jerry yang sedang melakukan meeting penting dengan beberapa pengusaha, bahkan Rizi dan Dean pun ikut serta dalam meeting tersebut, sesekali ia melirik jam dipergelangan tangannya, bukan tidak ingat bahkan sedari tadi dia sudah gelisah ingin segera menemui Aliyah disekolahnya.
__ADS_1
Sampai dua jam berlalu barulah meeting itu selesai, dengan langkah tergesa-gesa bahkan Jerry tidak menanggapi perkataan Rizi dan Dean ia langsung meninggalkan ruang meeting tersebut.
Jerry tiba di sekolah Aliyah , Jerry turun melangkah masuk ke halaman sekolah disana sudah ada beberapa petugas kebersihan yang sedang membersihkan sisa sisa sampah yang masih berserakan dimana-mana.
"Maaf pak apa acaranya sudah selesai "Jerry datang dengan nafas tersengal-sengal karena habis berlari .
"Iya Pak acaranya sudah berakhir dari sejam yang lalu."kata tukang bersih-bersih itu,
Jerry berjalan keluar menuju parkiran yang ada disekolah Aliyah dengan perasaan kecewa, ia sudah pastikan saat ini Aliyah sangat kecewa terhadap nya,
Jerry meraih buket bunga yang ia simpan di jok depan yang ada disampingnya. ia sudah persiapkan semuanya untuk Aliyah.
"*Maafkan a**ku Aliyah...", lirih Jerry dalam hati*
Jerry kembali melanjutkan mobilnya meninggalkan tempat parkir sekolah Aliyah, dan menuju kerumah pak mamang, berharap Aliyah memaafkannya.
sampai disana Jerry sudah disambut ramah oleh bu' Rumi dengan membawa buket bunga ditangannya Jerry masuk kerumah setelah bu' Rumi mempersilahkannya masuk.
__ADS_1
"Tunggu sebentar nak Jerry, ibu panggilkan Aliyahnya dulu.
"Iya bu'..", Jerry hanya membalad seadanya dia masih memikirkan alasan yang tepat untuk Aliyah, karna Ia tau Aliyah sangat susah di bujuk jika sudah ngambek.
Bu' Rumi keluar dari kamar Aliyah seorang diri dari jauh Jerry sudah melihat bu'Rumi hanya keluar seorang diri, Jerry sudah menduga kalau Aliyah tidak ingin menemuinya.
"Maaf nak Jerry Aliyah nya lagi tidur ",Sesal ibu Rumi, padahal Aliyah hanya berbaring saja di dalam kamarnya dia hanya tidak ingin menemui Jerry,
Aliyah terlalu kecewa terhadap Jerry yang tidak datang hari ini di acara kelulusannya.
" Jerry yang sudah tau, itu hanya Alasan Aliyah saja, Aliyah tidak ingin melihat Nya saja.
"jerry pun melangkah keluar dari rumah pak mamang dengan sedikit kecewa karna Aliyah tidak ingin menemuinya , setelah ia menitipkan buket itu pada Bu Rumi Jerry langsung pamit.
Ia tidak ingin memaksa untuk bertemu Aliyah saat ini ,
Biarlah Aliyah sedikit tenang baru dia akan menemuinya lagi" begitu pikir Jerry....!
__ADS_1