Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
Mengerjai Aliyah


__ADS_3

Setelah berpamitan dengan Kedua orang tuanya,kini mereka sudah pulang menuju Kediamannya Namun keheningan tercipta di dalam mobil mewah itu mana kala Jerry sedari tadi mendiami istrinya.


Aliyah terlalu takut hanya untuk membuka suara melihat dari sorot mata suaminya saja seakan merinding sendiri.


Mobil terus melaju membelai jalan raya yang tidak padat hingga 30 menit berlalu mereka sampai di halaman rumahnya,


Aliyah terlihat menarik nafasnya saat suaminya turun begitu saja tanpa mau membukakan pintu mobil untuk nya.


Sedih itulah yang Aliyah rasakan, ini kali pertama suaminya terlihat marah kepadanya.


Hingga pintu mobil ia buka dengan sedikit bergetar karna menahan tangisnya, ia melangkah masuk ke kamarnya melihat tak ada orang, Aliyah masuk celingukan mencari keberadaan suaminya,


"Mungkin diruang kerjanya." pikir Aliyah.


Ia lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu ia ke ruang kerja Suaminya.


Clek..


Suara pintu terbuka, Aliyah masuk dan melihat suaminya serius dengan lap top yang ada dimeja kerjanya.


"Mas..."Panggil Aliyah dengan suara pelan nyaris tak terdengar


"Hmm..Jerry hanya membalasnya dengan deheman tanpa menatap kearah Istrinya


"Maaf" Lirihnya sedikit menunduk dan tak berani mengangkat kepalanya


"Jerry mendongakkan kepalanya melihat istrinya sudah sesegukan, Terus menunduk kan kepalanya, Jerry tersenyum kecil melihat ekspresi Istrinya. Padahal Niatnya hanya ingin mengerjai istri kecilnya itu


"Jerry merubah ekspresi wajah seperti semula lagi dengan Aura dinginnya ia ingin melihat seberapa besar usahanya untuk membujuknya.


" Sini ..! Panggil Jerry dengan jari telunjuknya,


Aliyah melangkah dengan Pelang hingga sampai tepat disamping suaminya, lalu Jerry kembali menunjuk pahanya agar Aliyah duduk lagi lagi Aliyah nurut.


Kamu tau kesalahanmu..??" Jerry menatap wajah cantik istrinya sampai tangan kanannya membelai wajah itu dengan jari telunjuknya.


Aliyah hanya diam dibiarkannya Suaminya melakukan Apapun kepada dirinya.


Jadi selama ini kamu hanya taruhan dengan kakak kamu untuk mendapatkan cintaku..?" Tanya Jerry tetap menatap wajah istrinya serius, padahal dalam hatinya ingin sekali ketawa


"Aliyah menggeleng cepat, Kini beralih menatap suaminya Matanya sudah berkaca kaca, Dan detik itu juga Air mata yang sedari tadi ia tahan mengalir membasahi pipinya.


"Lalu kenapa Arya tadi bilang..


"Tidak seperti itu, Aku mencintaimu saat pertama kali ketemu."Sambar Aliyah cepat


Lalu kenapa kamu dan Arya taruhan, Apa kamu mau bilang Arya berbohong..??


"Tidak.. tidak..Aliyah sudah tidak tahan lagi ia memeluk erat suaminya seiring tangisnya terdengar begitu nyaring sampai Jerry memeluknya erat-erat, ia jadi tidak tega melihat istrinya itu


Jerry tertawa kecil lalu melepaskan pelukannya

__ADS_1


menatap kembali wajah istrinya tangisnya pun sudah reda menyisakan sesegukan saja, Jerry menyeka air mata Aliyah baginya mengerjai istrinya adalah kesenangan tersendiri bagi dirinya.


"Maafkan aku sayang. Aku hanya ingin melihat seberapa besar usahamu untuk membujukku. Akhirnya Jerry pun jujur


Bukannya Tangisnya reda Aliyah malah Menangis kencang." jadi mas gak marah sama Aliyah..?" Tanya nya disela sela tangisnya.


Jerry tersenyum hangat kearah Istrinya, " Bagaimana mungkin aku marah ke kamu,Yang selalu memberiku kenikmatan."ujar Jerry seraya menoel hidung Aliyah


Aliyah mengerucutkan bibirnya, Ternyata suaminya hanya mengerjainya.


Aliyah kembali memeluk erat suaminya, Ia sangat takut jika harus kehilangan suaminya, Apa lagi saat suaminya marah Aliyah sangat takut. Baginya suaminya adalah segalanya.


Hingga terdengar bisikan ditelinga nya"Kau harus di hukum sayang" Jerry tersenyum menyeringai.


lalu Jerry pun melancarkan aksinya mencumbu istrinya hingga Larut malam....


*****


Sementara Arya yang sedang dilanda kasmaran terus tersenyum sendiri seakan-akan hilang akal sehatnya,


Malam ini Arya Nampak ragu Antara ingin mengirim pesan lewat chat untuk Maira, hanya sekedar bertanya kabar .


Hingga satu kata sempat ia ketik lalu ia menghapusnya. kemudian Arya kembali mengetik"Hay.." Arya kembali menghapusnya.


📩"Assalamualaikum" Akhirnya Arya berhasil mengirim sebuah pesan ke Maira


1detik , 2detik, 3detik hingga sampai 30 menit barulah Maira membalas pesannya.


Dengan hati yang berdebar-debar,Arya kembali mengirimkan pesan


📩"Lagi apa..?"


📩"Lagi rebahan aja mas, sambil kirim pesan dengan mas Arya 🤗


📩"Oh. Aku pikir kamu lagi mikirin Aku "Arya cekikikan saat pesannya sudah terkirim


Tak ada balasan dari Maira Arya terus mengirimkan pesan Kepada Maira


📩" Kok pesan aku gak dibalas?


📩" Kamu sudah tidur??


📩"Selamat malam..!


Akhirnya Arya mengalah, dan mengakhiri pesannya Namun tiba tiba Maira membalas pesannya


📩"Aku belum tidur mas. Aku malu mas.


Arya tersenyum sendiri, Ia dapat bayangkan saat ini wajah Maira bersemu merah.


Mereka saling balas pesan hingga larut malam, Arya begitu bahagia baginya sebuah Anugerah terindah Maira hadir di hidupnya.

__ADS_1


Pagi harinya Dengan semangatnya Arya keluar dari kamarnya sambil bersiul siul, terlihat dari Raut wajah Nya terpancar kebahagiaan yang berlimpah.


"Kak Arya senyum senyum sendiri seperti orang gila saja." Celetuk Feli yang sudah berada di meja makan.


Bukan gila lagi dek, tapi sangat gila" Arya nyengir kuda


feli mengernyit heran, benar benar kakaknya itu sudah gila, " pikir Feli


Seketika senyuman itu hilang saat mendengar ibunya memnggilnya


"Arya..!


"iya"Bu.


"kamu harus menjelaskan ke nak jerry, jika itu semua hanya salah faham, Ibu tidak ingin jika rumah tangga adikmu hancur. kata ibu nya


"Ibu tidak perlu khawatir, Jerry hanya mengerjai Aliyah, Mana mungkin Jerry marah dengan Aliyah, Wong Jerry sudah BUCIN Akut sama Aliyah" Arya terkekeh,mengingat ke bucingan Jerry terhadap Aliyah.


"Bapak mana bu'" Kok gak ikut sarapan..??


"Bapakmu pagi pagi sekali sudah mengantar barang." Jawab ibunya Tampa mengalihkan pandangannya ke arah Arya


" Bu..Panggil Arya yang terlihat ragu untuk menyampaikan sesuatu ke Ibunya


"Iya.


" Nanti sore Aku ajak Maira kesini Bu, sekalian ingin menyampaikan ke ibu kalau kami akan segera menikah."Ucapan Arya membuat Bu Rumi tersedak makanan nya sendiri.


Ibu nya terlalu syok mendengar kabar itu,


"Kau serius.??


"iya Bu.!


"Lalu bagaimana dengan dia.??


" Ia juga sudah menerima lamaran Arya Bu.


"Baiklah ,biar Aku masak makanan spesial buat kalian nantinya.


Saat ini Maira ingin berbicara dengan Abisah. tentang yang sebentar lagi Arya akan menikahinya.


"Kak.."Panggil Maira saat mereka sudah berada di ruang keluarga bersama baby Razi.


"iya" kenapa.! Abisah menatap sekilas Maira lalu kembali menatap Anaknya yang sedang tertawa geli saat Abisah menggelitik ketiak nya.


"Kak Arya Melamar ku kak, sebentar lagi dia akan menikahiku"Lirih Maira sambil menunduk


" Syukurlah setidaknya kamu bisa membuka hatimu untuk orang lain, jangan melihat kebelakang, Namun berjalanlah kedepan dan mulai terbuka untuk orang lain .


"Kakak hanya bisa doakan saja semoga hubungan kalian langgeng tak ada kata perpisahan lagi.

__ADS_1


"Amin..?!!


__ADS_2