Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
perhatian Rizi


__ADS_3

Kini Jerry sudah Berdiri didepan perempuan yang sudah menusuk Abisah, Dari tatapan mata perempuan itu seolah tersenyum mengejek disana meskipun tangan serta kakinya sudah diikat dan mulutnya sudah di lakban, dengan wajah yang sudah memar kemana mana, Anak buah Rizi sudah menyiksa perempuan itu.


"Katakan kenapa kau lakukan ini terhadap Nyonya Abisah."Suara bentakan nyaring ditelinga perempuan itu membuat bulu kuduknya berdiri seluruh tubuhnya bergetar Mana kala Jerry sudah menyiramnya dengan Air dingin sampai sampai perempuan itu menggigil.


Saat ini kemarahan Jerry sudah diluar batas ia tak akan segan-segan menyiksa orang yang sudah mengganggu keluarganya


Dari sorot matanya sudah memancarkan Aura yang sangat menyeramkan siapa saja akan takut melihatnya, jika Jerry selama ini dengan kekonyolannya bersama Daiyan tapi kali ini berbeda, sisi lain seorang Jerry akan Nampak dan tidak akan mengampuni siapa saja yang akan mengganggu keluarganya Apa lagi Abisah yang sudah ia anggap Adik sendiri.


"Buka penutup mulut nya" Titah nya pada Anak buahnya yang sedari tadi berdiri di dekat perempuan itu.


"Baik tuan.!


"Aaaakh..." Teriak perempuan itu saat lakban yang merekat dimulutnya di tarik paksa oleh pengawal Jerry.


Diam perempuan itu tak bergeming sedikitpun, menatap kearah Jerry seolah Ia menentang pria didepannya itu.


"Aku tidak menyesal sudah melakukan itu semua, saya sudah berusaha untuk mendapatkan perhatian dari tuan Rizi Namun dia seolah tidak peduli, bahkan saya yang tiap hari datang keruanganya membawakan sarapan untuk nya tp apa.. dengan mudahnya dia membuang makanan itu tanpa mempedulikan bagaimana lelahnya Aku menyiapkan itu semua. "Teriakan perempuan itu mengisi ruangan itu , ia tak kalah sengitnya menatap kearah Jerry, gumpalan Air mata di kelopak matanya yang sudah siap untuk mengalir Namun perempuan itu berusaha tidak ingin terlihat lemah didepan Jerry.


"Kau tau ! kau salah memilih sasaran yang kau lakukan ini akan membawamu ke dalam masalah besar, Tuan Rizi tidak akan mengampuni perbuatan mu ini.


"Aku tidak peduli.! " kata perempuan itu seolah menantang perkataan Jerry.


"Bawa dia kembali ke sel tahanan dan kalian boleh melakukan apa saja terhadap perempuan ituu." Ucapan tegas Jerry membuat mata pengawal itu berbinar seketika mendengar ucapan bosnya. ia akan bersenang senang malam ini dengan perempuan itu.."Begitulah pikiran para pengawal itu.


****


Sementara di rumah sakit sedari tadi Rizi kewalahan menghadapi istrinya yang sudah merengek seperti anak kecil minta di belikan mainan. Abisah ingin bertemu dengan putranya sementara Rizi tidak ingin membawa putranya masuk ke lingkungan rumah sakit,

__ADS_1


"Sayang...Makan ya besok mas janji akan bawa putra kita kesini, "Rizi masih berusaha membujuk Istrinya


"Janji ya mas.." Abisah kemudian membuka mulutnya saat makanannya sudah di depan mulutnya


"Rizi hanya menganggukkan kepalanya, ia sendiri kepikiran dengan putranya, mungkin saat ini Razi akan mencari dirinya, kebiasaan Razi jika ingin tidur selalu Ayahnya yang menemani.


"Namun belum selesai Menyuapi Abisah tiba tiba suara pintu terbuka membuat Rizi menghentikan kegiatannya dan kini beralih menatap kearah pintu, Rizi tak percaya melihat Jerry sudah diambang pintu dengan menggendong Razi yang masih sesegukan dan jangan lupakan matanya yang sudah bengkak karna habis menangis.


" Ayah..Bunda..."Rengek Razi saat melihat kedua orang tua nya.


Rizi kemudian bangkit dan langsung mengambil Alih anaknya." Razi sayang kenapa Nangis hm..?" Rizi tersenyum menatap putranya penuh sayang'


"Maafkan saya , terpaksa Razi saya bawa kesini, Razi tidak berhenti menangis mencari kalian." Kata Jerry yang kini ikut masuk keruang, ia lantas duduk si sofa panjang yang sudah tersedia di dalam ruangan itu .


Hari sudah malam jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, saat Aliyah ingin mencoba menidurkan Razi,Razi terus menangis ingin bertemu dengan Ayah sama bundanya..


Karena tidak tega melihat Razi yang sedari tadi menangis terpaksa Jerry membawanya kerumah sakit, Jerry seakan tidak peduli lagi akan kemarahan Rizi nanti jika melihat Anaknya di bawa ke rumah sakit yang ada di pikirannya saat ini Razi tidak menangis lagi.


Beberapa saat kemudian Razi sudah terlelap dengan tenang digendong Ayah nya. Jerry pun masih disana menemani mereka. sementara Abisah juga sudah terlelap setelah ia meminum obat nya.


Perlahan Rizi menidurkan Putranya diatas sofa bed dengan sangat hati-hati lalu menatap nya penuh kasih sayang, seakan tak ada puasnya memandangi wajah putranya yang sangat mirip dengannya. kemudian Rizi beralih duduk didekat Jerry yang sudah menunggunya sedari tadi untuk membahas pelaku penusukan Istrinya.


"Perempuan itu sudah tak berdaya para pengawal disana sudah memberinya pelajaran," kata Jerry namun Rizi tidak peduli dengan perempuan itu ia sudah menyerahkan semuanya kepada Jerry.


**


Hari hari semakin berlalu Rizi sekarang sudah menempatkan penjagaan ketat untuk istri dan putranya. ia tidak ingin kejadian itu terjadi lagi terhadap keluarga nya.

__ADS_1


perlahan luka Abisah pun sudah mengering itu yang membuat Rizi merasa legah, istrinya sudah kembali beraktivitas meskipun masih membatasinya.


Abisah masih cemberut sedari bangun tidur sampai sekarang mereka duduk dimeja makan Abisah bersungut-sungut tak jelas, menurutnya suaminya terlalu berlebihan melarangnya ini itu padahal dia sudah merasa lebih baik sekarang.


"Mas..."Protes Abisah saat suaminya hendak mengambilkan dirinya nakanan dipirinnya.


"Duduk dan diam lah. "Suara tegas suaminya membuat Abisah mati kutu.


Rizi sangat memanjakan istrinya semenjak keluar dari rumah sakit itu yang membuat Abisah merasa risih sendiri diperlakukan seperti seorang Ratu, tapi ia juga merasa sangat bahagia memiliki suami yang begitu perhatian terhadap nya.


kedua pengasuh Razi yang sedari tadi duduk diantara mereka di meja makan , melihat perhatian majikannya terhadap istrinya membuat mereka merasa iri sendiri,


Suasana meja makan pun terasa hangat dengan celotehan Razi membuat penghuni rumah jadi gemas sendiri


jika keluarga Rizi terlihat begitu harmonis lain halnya dengan keluarga Jerry yang sudah merasa deg deg menunggu baby twins mereka yang diperkirakan oleh dokter akan lahir beberapa hari lagi,


Jerry merasa sangat bahagia karna hasil USG Anaknya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. mereka sangat Antusias menyambut kelahiran bayi mereka.


Terlihat dari perlengkapan bayi mereka yang semua serba kembar cuma bedanya dari warna. untuk anak laki lakinya berwarna biru dan untuk Anak perempuan nya berwarna pink. Bukan hanya itu Jerry juga sudah menyiapkan baby sitter untuk kedua Anaknya nanti.


" Mas..," Rengek Aliyah manja saat mereka sedang berada di dalam kamarnya


"Iya sayang," Sahut Jerry Menutup laptopnya dan beralih menatap kearah Istrinya.


Jerry sengaja bekerja dari rumah semenjak kehamilan istrinya


sudah memasuki bulan ke Sembilan...

__ADS_1


****


jangan lupa dukungannya dengan cara like, komentar, vote 🙏🙏🙏 🤗


__ADS_2