Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
Balas dendam


__ADS_3

Setelah mencari keseluru sudut kota, Akhirnya Jerry pun menenteng sebuah bungkusan pesanan istri tercintanya, ia lalu meletakkan diatas meja makan setelah menaruhnya ke dalam mangkuk sambil menunggu waktu makan malam. setelah selesai ia pun ikut bergabung dengan mereka. terlihat Baby Razi yang terus mengoceh, Didepannya sudah banyak mainan berhamburan kemana mana.


Sementara Rizi masih berada di dalam ruang kerjanya. Jerry mengangkat baby Razi kegendongan nya seraya mencium seluruh bagian wajahnya hingga gelak tawa terdengar begitu nyaring sampai sampai Rizi keluar dari ruang kerjanya saat mendengar baby Razi tertawa, ia jadi gemes sendiri saat melihat Putranya sangat senang bersama dengan Jerry.


Sedangkan Abisah dan Aliyah sudah berada di dapur menyiapkan makan malam untuk mereka.


"Rizi duduk diantara mereka berdua yang sedari tadi Asik bermain. ia tersenyum bahagia melihat putranya yang begitu aktif,


"yah..yah..yah.. Panggil baby Razi saat melihat Ayahnya ikut bergabung dengan mereka.


"Duh.., Anak ayah lucu banget sih, " Rizi kemudian menghampiri Anaknya yang sudah merentangkan kedua tangannya minta untuk digendong.


"Senang ya, Main sama om Jerry," tanya Rizi saat baby Razi sudah berada dalam gendongan nya, Razi hanya bertepuk tangan dengan gaya anak bayi pada umumnya.

__ADS_1


"Jer..Gimana proyek yang baru kamu kerjakan," Tanya nya tanpa mengalihkan pandangannya dari putranya.


"Semua berjalan lancar bos." sahut Jerry


Rizi hanya Mengangguk kan kepalanya tanpa ingin bertanya lebih lagi, karna ia tidak ingin membahas pekerjaan saat bersama putranya.


Hingga Suara teriakan Abisah berada di ruang makan yang menyuruh mereka ikut bergabung .


Kini mereka sudah berada di meja makan baby Razi sudah duduk sendiri di tempat khusus untuk anak bayi, Aliyah masih terlihat malu malu ingin menyampaikan keinginannya itu.


"Inilah saatnya membalas dendam kepada Jerry, dulu dia selalu membuatku merasa jengkel sendiri saat baby Razi masih dalam kandungan lebih memilih dirinya dibanding Ayahnya sendiri, bahkan makan saja selalu ingin Jerry yang suapi.", batin Rizi saat mengenang masa dimana istrinya ngidam dulu.


" Rizi lalu beranjak dari duduknya mengecup kening istrinya,"Aku mencintaimu sayang tapi inilah saatnya aku membalas dendam ku kepadanya", Tunjuk Rizi dengan menggunakan dagunya kearah Jerry, Maka izinkan aku menyuapi Aliyah," Tambahnya lagi.

__ADS_1


Kemudian mengambil kursi di dekat Aliyah perlahan ia Menyuapi sama persis dulu saat Jerry menyuapi Abisah hingga membuat dirinya ingin melenyapkan Jerry saat itu juga.


Sementara Jerry duduk tanpa berniat untuk melihat kearah istrinya ,Demi Apapun dirinya tidak suka pemandangan didepannya itu, ingin rasanya ia berteriak Memaki calon bayinya yang selalu mengerjainya namun itu tak mungkin.


Jerry hanya mengaduk aduk makanannya terlalu sulit hanya untuk menelan makanan didepannya, Sedangkan Rizi hanya tersenyum mengejek disana.


"Sekarang kau rasakan Apa yang kurasakan dulu, Emang enak, Rizi tersenyum puas melihat kekesalan Jerry, " Rizi terus membatin ia merasa puas sekarang.


Abisah hanya menggeleng gelengkan kepalanya menatap suaminya yang seolah sengaja memanas manasi Jerry.


"Aliyah..," Panggil Rizi Namun tatapannya beralih menatap kearah Jerry


"iya, mas..

__ADS_1


"Apa kau butuh bahu Untuk bersandar?" pertanyaan Rizi membuat Jerry semakin prustasi namun sedetik kemudian ia berusaha menahannya.


"Sabar jer.. sabar.. ini ujian,semua demi calon Anakmu yang tidak menginginkan mu," jerit Jerry dalam hatinya...


__ADS_2