
Jerry tak dapat membendung air matanya saat melihat Kedua bayi mungil yang masih merah tertidur pulas di dalam kotak kaca transparan, Jerry mencium kedua bayinya penuh kasih sayang sesaat ia menghampiri istri tercintanya yang masih terbaring diatas ranjang ia lalu menghujani Aliyah sebuah ciuman bertubi-tubi di bagian wajahnya.
"Terimakasih sayang kamu sudah memberiku hadiah yang luar biasa, menjadikanku seorang Ayah," Ucap Jerry kembali menciumi wajah istrinya
Aliyah memejamkan matanya meresapi setiap ciuman yang di berikan suaminya yang selalu membuatnya melayang,
Kebahagiannya kini begitu lengkap dengan kehadiran kedua baby twins nya yang akan mewarnai keseharian mereka.
Jerry sudah menyiapkan nama untuk kedua Anaknya. yang laki laki ia beri nama Zaky Ardiansyah ia sengaja mengambil nama dari Zaky karna baginya zaky lah yang sudah sangat berjasa dikehidupannya tanpa Zaky dia tidak akan bisa seperti sekarang dan yang perempuan ia beri Nama Zakila Ardiansyah.
Jika Jerry dan Aliyah sudah merasa sangat bahagia dengan kehadiran baby twins mereka. Beda halnya dikediaman Rizi yang sejak tadi Abisah merajuk membuat Rizi setengah frustasi menghadapi sikap Aneh istrinya itu.
Yang benar saja masa ia Aku harus manjat pohon mangga itu yang tingginya melebihi Atap rumah," Gumam Rizi merasa tercengang menatap pohon mangga yang ada di depannya.
"Mas gak mau ya..! " Abisah sudah terlihat berkaca kaca
"Mau kok sayang, "Rizi Nampak terlihat berpikir bagaimana caranya untuk bisa sampai keatas pohon mangga itu. Karna seumur hidupnya ia belum pernah memanjat pohon dan demi Istri tercinta Nya ia akan lakukan.
__ADS_1
Dengan langkah gontai Rizi Menghampiri pohon mangga itu lalu berusaha untuk memanjatnya, Matanya terpejam kuat saat sekilas ia menatap kebawah dengan tubuh gemetar Rizi meraih mangga yang sudah ada di depannya.lalu perlahan lahan ia berusaha untuk turun sebelum segerombolan semut menghampirinya.
" ini sayang. Rizi memberikan istrinya 3 buah mangga yang berhasil ia ambil dari pohonnya
"Terimakasih mas. Abisah meraihnya dan berlalu begitu saja setelah memberikan sebuah kotak kecil ke tangan suaminya,
Alis Rizi memgerut melihat benda pipi yang ada di tangannya, dibenaknya bertanya tanya , Benda apa ini?"
Rizi tercengang tak percaya dengan apa yang ia lihat di tangannya jantungnya berdegup sangat kencang untuk meyakinkan dirinya sebuah tes kehamilan dengan 2 garis merah. hingga kesadarannya mulai kembali Rizi mengejar istrinya yang sudah lebih dulu masuk kerumahnya.
"Bi.."Istriku dimana"
"Terimakasih kasih bi " Rona bahagia terpancar dari wajah pria dewasa itu,
Clek...
Pintu kamar terbuka Rizi diam diambang pintu kamar nya, Rizi tercengang melihat pemandangan di depannya, Abisah menyambut Suaminya dengan pakaian tipisnya bahkan lekuk tubuhnya terpampang jelas didepannya.
__ADS_1
"Sa-sayang.." lirih Rizi saat melihat istrinya sudah berpose sangat seksi di depannya.
Beruntung lah hari ini Razi tidak ada di rumah semenjak Aliyah melahirkan Razi jadi betah di rumah Jerry.
Rizi tak membuang kesempatan berharga nya ia kemudian melancarkan aksinya mulai mencium istrinya dengan sangat rakus Memangut saling menyesap bertukar Saliva, ciuman itu semakin menuntut ingin meminta lebih dan siang itu terjadilah pergumulan panas diantara mereka.
"Aku tidak pernah merasa takut Untuk mencintaimu selama kita masih berada di bawah langit yang sama" > Abisah
"Semua masalah pasti akan berlalu dan berganti dengan kebahagian"> Rizi
End..
*
*
*
__ADS_1
*
Terimakasih untuk semua yang sudah mendukung karya recehku Menikahi istri keponakan 🙏🙏🙏🙏