
Rizi datang membawa baby Razi dengan sejuta senyum terpancar di wajahnya, setelah perbincangan itu Rizi kekamar Anaknya lalu membawa ke ruang keluarga, untuk berkenalan dengan paman Nya.
"Kak..! Ini putra kami," seru Abisah seraya menatap Anaknya yang ada di Pakuan Ayahnya.
"Wah.., Kakak gak nyangka kalau kakak sudah menjadi Seorang paman" Reza terkekeh kecil
"Tapi dia sedikit rewel jika berjauhan dengan Ayahnya, " Abisah tertawa kecil kearah kakaknya.
"Kau pun sama, dulu kakak selalu membawamu ketempat kerja kakak, karna kamu tidak mau jauh dari kakak.." Reza mengenang kembali masa lalu nya,
Rizi tertawa melihat perubahan raut wajah istrinya yang terlihat kesal, karna kakaknya mengungkit mas lalunya ,
"iih..., kakak gak usah buka kartu deh, "Abisah mengerucutkan bibirnya
Sedangkan Razi terlihat Antusias, Sampai sampai ia tertawa melihat mereka.
"Sini nak..."Reza mengambil Alih Razi dari gendongan Ayahnya, Namun ajaibnya Anak ini terlihat Antusias ingin di gendong oleh pamannya
"Loh..loh.."Razi kok bisa enteng enteng aja di gendongan kakak, Aku saja dapat bagian saat dia mau menyusui saja, "Abisah Memanyungkan bibirnya pura pura merajuk.
Baby Razi, sangat Antusias melihat pamannya itu, sesekali menjambak rambutnya membuat Reza jadi gemas sendiri.
__ADS_1
"Kakak, tinggal sama kami Aja kak.." pinta Abisah saat Melihat kedekatan antara putranya dengan Kakaknya
" Gak usah dek, kakak jadi gak enak sama kalian numpang di rumah kalian.
" kalau kakak gak mau tinggal disini , kakak bisa tinggal di Apartemen Aku kak, disana kosong tidak ada yang tinggali
" Aduh..,jadi gak enak dengan kalian", sahut Reza merasa tidak enak
"Iya" baiklah! secepatnya saya ingin mencari pekerjaan dikota ini saja, sepertinya saya sudah jatuh hati sama baby Razi, Reza terkekeh melihat tingkah lucu Razi ingin menjambak rambutnya lagi.
"Sepertinya kamu punya saingan sayang." Abisah Menatap Suaminya dengan senyum mengejek.
" yang di tatap hanya tersenyum saja tanpa mau menanggapi ejekan Istrinya, baginya Tidak apa jika Razi dekat dengan pamannya, ia malah bersyukur karena setidaknya baby Razi banyak yang menyayanginya
Reza Menatap Adiknya sambil tersenyum, lalu membalas perkataan Adiknya
"Kakak ingin buka usaha sendiri dek, kakak lagi ngumpulin uang untuk membangun usaha kecil, kakak mau buka cafe kecil, yang penting bisa memenuhi kebutuhan kakak.
"Kebetulan Aku punya Ruko tempatnya strategis, dekat dengan pantai, kamu boleh buka usaha disana. "Timpal Rizi ingin sedikit membantu kakak iparnya itu
"Tapi...
__ADS_1
"Kak...! "Kakak tidak boleh menolak," sambar Abisah tidak ingin kakaknya menolak bantuannya
Reza terlihat menghela nafas panjang, lalu ia menganggukkan kepalanya. Ia tidak ingin mengecewakan Adiknya itu.
"Kita bisa lihat langsung lokasinya dulu, jika tertarik biar Asisten ku yang mengurus semuanya.
Malam harinya setelah perbincangan hangat mereka, kini mereka sudah berada di dalam kamar masing masing, Reza memutuskan Malam ini bermalam di Kediaman Rizi karena Adiknya memaksa .
"Mas..! Abisah datang menghampiri suaminya setelah menidurkan baby Rasi, Rizi yang tengah serius duduk diatas Ranjang memangku laptop nya segera menoleh kearah Istrinya.
"kenapa"sayang.! " Rizi meletakkan laptopnya diatas Nakas lalu menarik istrinya hingga terjatuh dipangkuan nya.
Abisah bersemu merah saat melihat tatapan tak biasa dari suaminya, ia tau jika suaminya saat ini sudah diselimuti oleh hasrat....
"Kenapa..Hm...!! "Tangan Rizi mulai tak terkontrol ia sudah menjalar kemana mana mencari tempat kesukaannya.
"Mas....!"Desah Abisah saat Rizi sudah meremas kedua sumber kehidupan baby Razi.
"Kau ingin berterimakasih kan..?" seakan tau apa di pikiran Istrinya saat ini, Rizi menatap istrinya lalu tersenyum mengejek
Abisah hanya mengangguk disana.
__ADS_1
"Tidak ada yang gratis sayang, kau harus membayarnya dengan memuaskan ku malam ini. "Rizi tersenyum mesum Menatap istrinya...