Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
kelelahan


__ADS_3

Setelah insiden tadi, Jerry pun pamit pulang "sementara Hilda beserta kedua orang tuanya sudah lebih dulu meninggalkan hotel itu "karna merasa sangat malu dengan kelakuan Anaknya.


"Bu..! kami pamit dulu.", Jerry menyalami ibu beserta Ayahnya tak lupa juga Aliyah menyalami kedua mertua nya itu.


"Iya nak..! Kapan kapan bawalah istrimu kekampung halaman," kata Ayah Jerry


"Iya Pak..",


"Nak..! ibu Jerry menatap menantunya itu dengan tulus" jangan terlalu memikirkan perkataan Hilda tadi" ibu minta maaf karna mengajak dia ikut kesini ", Sesal ibu Jerry


Aliya tersenyum tulus Menatap ibu mertuanya serta menggenggam tangan perempuan paruh baya itu,


"Ibu" Tidak usah khawatir, Aliyah baik baik saja kok Bu" ,


"ibu tunggu kalian di kampung Nak..!


Aliyah hanya mengangguk sambil tersenyum,"


Jerry membawa Aliyah kembali ke Apartemen nya, Mulai saat ini mereka akan tinggal di Apartemen jerry,


"Sayang.." Aku minta maaf soal tadi", sesal Jerry yang masih saja kepikiran ucapan kasar Hilda


" tidak apa apa kok Om..", Aliyah tersenyum tulus disana


"Jerry kembali fokus mengendarai mobilnya sampai mereka tiba dengan selamat di Apartemen nya.


"Om..!" panggil Aliyah saat berada di dalam kamar.


"Kenapa "Hm...!

__ADS_1


"Aku gak bawa pakaian ganti om," lirih Aliyah


"Jerry tersenyum dan membawa Aliyah ke lemari yang ada di ruang ganti ,disana sudah tersusun rapi baju syar'i lengkap dengan jilbab bebagai macam model.


"Ini semua Untuk Aku Om..! ", Seru Aliyah Antusias


"Iya"


"Banyak banget Om..!"


"Apapun untuk kamu sayang", Jerry memeluk Aliyah begitu posesif..


****


Sementara ditempat lain lebih tepatnya di kediaman Rizi, Kini Abisah disibukkan dengan mengurus baby Razi dan tak lupa juga Baby besarnya "siapa lagi klau bukan suami tercintanya yang semakin hari semakin manja saja..


"Sayang..! Razi sudah tidur..?", Tanya Rizi saat masuk ke dalam kamar mereka


Rizi hanya menganggukkan kepalanya pelan, Wajah lelah lesuh tak bersemangat , Rizi melangkah dengan gontai ke sisi ranjang


"Rizi membaringkan dirinya di atas Ranjang, Hari ini sangat melelahkan baginya, banyaknya pekerjaan membuatnya sedikit tidak enak badan.


"Mas.. "Kenapa..?"


Abisah Menghampiri suaminya, tidak biasanya suaminya pulang kerja langsung berbaring.


"Mas gak Apa apa sayang, cuma mas merasa tidak enak badan.


"Abisah menyentuh kening suaminya, memang badannya panas

__ADS_1


"Ya Allah mas..!"badan kamu panas", pekik Abisah


"Aku panggilkan ,dr. Raka ya..?" Abisah terlihat panik, segera ia meraih ponsel yang ada di atas Nakas.


*


*


*


"Bagaimana keadaan mas Rizi", tanya Abisah pada dr. Raka


"Dia hanya kelelahan saja dan kurang tidur, Saya sudah memberinya obat tidur biar dia istirahat", tutur dr. Raka


Akhir akhir ini Rizi memang kurang istirahat, pekerjaannya yang begitu banyak membuatnya kelelahan, ditambah baby Rizi yang tidak bisa jauh dari Ayahnya membuat Rizi tak punya kesempatan untuk istirahat.


Rizi terbangun dari tidurnya samar samar ia mendengar rengekan manja dari Putranya, Abisah yang sedari tadi berusaha menenangkan putranya Namun bukannya diam baby Razi malah semakin rewel


Rizi bangkit dari pembaringannya kemudian menatap jam diatas Nakas sudah menunjukkan pukul 9 malam,


"Ternyata Aku tertidur sangat lamA", gumam Rizi langsung menghampiri istrinya.


"Sayang..!" Razi Kenapa..",


" Biasalah mas, Razi cariin Ayahnya, Dia kan sangat manja ke Ayahnya", Abisah terkekeh kecil.


"Rizi tersenyum, lalu mengambil Alih Razi di gendongan Istrinya..,"


"Mas.." Udah sembuh..?"

__ADS_1


"Sudah sayang" Mas cuma kecapean saja..!!" Sahut Rizi sambil menggendong baby Razi yang perlahan mulai diam.


Begitulah Dia, baby Razi akan diam jika Ayahnya yang gendong....


__ADS_2