Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
kerepotan mengurus baby kanaya


__ADS_3

Jika Arya sedang dimabuk cinta lain juga dengan seorang Bapak baru yang sedang kerepotan Mengurus Baby-nya yang sangat rewel.


"Cup..cup...Udah dong sayang Nangisnya, "Daiyan berusaha Menenangkan Putrinya yang sedari tadi menangis"Diam ya..cup cup Nanti papa belikan permen ya.."Bujuk Daiyan


"Kak.."Panggil Sely saat masih menyantap makanan nya dimeja makan.


"Udah, Kamu makan saja dulu, biar baby-nya aku yang gendong. kamu juga butuh Asupan gizi, Aku tidak mau kamu sampai sakit." Daiyan menatap perempuan yang sudah memberinya seorang putri itu.


Sely merasa terharu mendengar ucapan suaminya, Meskipun orang orang sering mengatakan suaminya makhluk Ajaib, Baginya Daiyan adalah sosok suami yang baik dan bertanggung jawab sangat memanjakan dirinya.


"Aaaak...Sayang kenapa pipisnya sekarang sih , papakan mau berangkat kerja sayang." Gerutu Daiyan saat baby Kanaya pipis di gendongan Daiyan.


"Kak Sini biar aku aja yang gendong sekalian aku mau menyusui sepertinya baby Kanaya sudah ngantuk . "Kata Sely mengambil alih putrinya


Daiyan sudah mempekerjakan 2 orang pengasuh untuk putrinya Namun seperti biasa baby Kanaya akan rewel jika tidak di gendongan bundanya jadi kedua pengasuh itu hanya mengatur keperluan baby Kanaya saja.


"Sayang. Aku berangkat sekarang ya," kata Daiyan yang langsung mengecup kening istrinya kemudian berlalu begitu saja.

__ADS_1


"Eh. Kak...!! panggil Sely, yang baru tersadar kalau pakaiannya suaminya basah kena pipis Kanaya Namun Daiyan sudah menghilang dibalik pintu.


*****


Daiyan sampai di perusahaan, Ia langsung menuju ke ruangan Jerry. Hari ini mereka akan mengadakan meeting penting.begitu masuk Jerry sampai tercengang melihat penampilan Daiyan pagi ini, Rambut acak-acakan baju kusut tidak serapi kemaren.


Alis Jerry terangkat belum bisa memberikan Reaksi apapun Hingga detik kemudian terdengar gelak tawa diruangan itu.


"Kamu habis dari mana??" Tanya Jerry di sela sela tawanya


Daiyan masih belum Menyadari dirinya, Bahkan ia mengira jika Jerry Kesambet setan. tertawa seperti kesetanan.


"Kamu yang kenapa, lihatlah dirimu penampilan mu seperti gembel . "Tukas jerry melangkah mendekati Daiyan belum menyadari dirinya.


" ya Ampun.! Aku lupa tadi kanaya pipis di bajuku Daiyan menepuk jidatnya.


"Iih...Bau.!! Sana keluar dari ruangan ku !!! "Usir Jerry seraya mengibaskan tangannya.

__ADS_1


Daiyan nyengir kuda, tanpa dosa.


"Jorok..!!!


Daiyan berlari keluar dari ruangan Jerry saat Jerry ingin melempar nya dengan pensil.


Sepanjang berjalan ke arah ruangannya Daiyan merutuki kebodohannya, bagaimana bisa dia Seceroboh ini padahal pagi ini ia akan mengadakan meeting penting.


Ia lantas menelpon sekretarisnya memesankan satu setelan jas untuk ia pakai.


" Permisi pak." Sapa Sekretaris nya saat masuk keruanganya dengan membawa paper bag berisi setelan jas.


Daiyan hanya menyahutnya dengan suara deheman,lalu sekretaris nya pun keluar dari ruangan bosnya.


Jerry mem bawa berkas yang akan ia persentasi kan nanti, Dengan tampang menyebalkan nya bediri di ambang pintu seolah mengejek Daiyan dari sorot matanya.


"Gak usah mengejek, Nanti kau juga akan rasakan jika sudah menjadi seorang ayah."Daiyan seolah tau tatapan mata Jerry .

__ADS_1


"CK..Baru punya satu saja sudah seperti ini."Cibir Jerry menatap Daiyan dari atas sampai bawah melihat penampilan nya yang berantakan tak seperti biasa


"


__ADS_2