
Sudah 2 jam lamanya Abisah didalam ruangan operasi, Namun tak ada tanda tanda dokter Akan keluar, Rizi sudah lebih tenang dari yang tadi, Pandangannya terus tertujun kearah pintu ruang operasi.
Tak berselang lama dokter keluar dengan raut wajah tak bisa di tebak, Rizi segera bangkit dari duduknya dan langsung memberikan sederetan pertanyaan untuk dokter laki laki paruh baya tersebut.
"Bagaimana keadaan Istri saya dok.!"Tanya Rizi menatap lekat dokter paruh baya itu, dari tatapannya seolah menyiratkan sebuah harapan besar untuk keselamatan Istrinya.
Dokter itu menarik nafas dalam-dalam kemudian menepuk pundak Rizi seakan memberinya kekuatan menghadapi cobaan ini.
" Istrimu adalah perempuan yang kuat dia bisa melewati masa masa kritis nya." Sahut Dokter
" Rizi menghelang nafas panjang, sedikit rasa khawatirnya berkurang setidaknya istrinya saat ini sudah melewati masa kritis nya.
"Reza menepuk pundak Adik iparnyanya sambil tersenyum seakan berkata bahwa Rizi tak perlu khawatir Abisah baik baik saja. Rizi hanya membalasnya sebuah anggukan pelan.
"Istrimu akan segera dipindahkan ke ruang perawatan," kata Dokter paruh baya itu sebelum meninggalkan Mereka.
****
Kini Abisah sudah dipindahkan ke ruang perawatan wajah cantik alami kini sudah terlihat sangat pucat. Rizi terus berada di sisi istrinya memandang wajah perempuan yang sudah memberinya kehidupan yang lebih berwarna.
__ADS_1
Anton masuk dengan pelan setelah mengucapkan salam dan dijawab oleh Rizi. Rizi seolah tau akan kode yang Anton berikan lewat tatapan matanya.
Rizi menjauh dari tempat tidur istrinya, Anton sudah mendapatkan informasi tentang penusukan yang di alami Abisah.
"Dia seorang karyawan di perusahaan kita tuan, dia sudah mengaku, dia sudah merencanakan ini, Melihat nyonya datang sendiri merasa dia memiliki kesempatan.
" Tapi.., Kenapa dia ingin membunuh istriku sementara yang saya tau Abisah tidak memiliki musuh." sahut Rizi tak Habis pikir
"Anton diam, ia terlihat ragu untuk menyampaikan, Namun tatapan Rizi seolah ingin meminta penjelasannya Antonpun menjelaskan semuanya.
"Namanya Sari dia bekerja di perusahaan sudah 3 tahun sejak dia bekerja di perusahaan perempuan itu sudah jatuh hati dengan Tuan, Semakin berusaha dia mendekati tuan, untuk bisa merayu tuan Namun tuan Rizi seolah tak tertarik sama sekali dengannya meskipun sering kali ia menunjukkan sikap perhatiannya ke tuan,dan tetap Tuan tidak pernah menganggap Nya.
Setiap melihat nyonya datang kekantor ia tidak pernah memiliki kesempatan untuk melancarkan Aksinya, hingga tadi ia melihat nyonya masuk kekantor seorang diri seolah ia memiliki kesempatan, ia mengikutinya sampai kedalam lif. perempuan itu sudah merencanakan semuanya bahkan Cctv yang ada didalam lif sudah ia matikan.
Rizi terlihat mengepalkan tangannya menahan amarahnya, saat ini ia tidak ingin meninggalkan istri tercintanya jadi semua urusan perempuan itu ia serahkan kepada Jerry dan Daiyan.
"Mas..suara lenguhan pelan dari bibir Abisah bahkan nyaris tak terdengar oleh suaminya. Rizi yang mendengar suara istrinya segera menghampirinya
"Kamu sudah sadar sayang.?" Seru Rizi memancarkan rona bahagia di wajah pria itu
__ADS_1
" Mas...panggilnya kembali dengan suara yang sangat pelan
"Husst...jangan banyak bicara dulu, Rizi sudah menekan tombol yang terhubung ke perawatan yang bertugas.
Dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Abisah.
" Semuanya baik baik saja, istri bapak sudah lebih baik sekarang." ujar Dokter itu
*
*
*
*
Jangan lupa tinggalkan jejaknya dengan cara Like, komentar, vote dan tak lupa juga Hadiah kembangnya. Terimakasih 🙏🙏🙏
Mampir juga ke karya teman Aku yang tak kala serunya #HatiTerbelahDiujungSenja
__ADS_1