Menikahi Istri Keponakan

Menikahi Istri Keponakan
Hot Daddy


__ADS_3

jika Jerry saat ini hati nya sedang berbunga bunga, lain halnya dengan Rizi yang dibuat kerepotan mengurus Baby Razi seperti biasa akan ada drama di pagi hari setiap Rizi akan berangkat kerja,


Baby Razi akan menangis jika tidak berada di gendongan ayahnya.


"Sayang, ayah mau kerja nak nanti baru main sama ayah lagi ya..?" Rizi mulai membujuk anaknya meskipun ia tau diumur Razi yang masih 6 bulan belum tau apa apa meski dibujuk bagaimana pun.


"Abisah mengambil alih anaknya kemudian menggendongnya namun belum juga berapa menit dalam gendongannya, Baby Razi menangis ingin di gendong sama ayah nya.


"Sini sayang biar aku saja yang gendong, tidak apa apa, kamu siap siap lah ikut aku kekantor, ", kata Rizi pada istrinya


kalau saja tidak ada meeting penting pagi ini, Rizi bisa saja tidak datang ke kantor,.


Akhirnya pagi ini Rizi berangkat kerja dengan membawa baby Razi beserta istri tercintanya, dengan menggendong putranya,Rizi memasuki perusahaannya


tak lupa dengan tatapan para karyawan yang melihat kearah bosnya yang sedang menggendong baby Razi. Ada yang menatapnya dengan tatapan kagum, ada juga yang merasa iri.


"Pak Rizi keren banget, mau dong dapat suami kayak gitu ", Celetuk salah satu karyawan diperusahaannya

__ADS_1


"Iya, hot Daddy..!!! ", seru salah satu karyawan yang lain nya


"Sayang, sini biar Aku yang gendong baby Razi.", Kata Abisah pada suaminya


"Tidak usah sayang biar dia ikut masuk keruang meeting kamu kalau mau tunggu mas diruang kerja mas, kamu bisa diantar sama Sekretaris Jeny", Ucap Rizi menatap istrinya dengan lembut saat mereka masih berada di dalam lif.


"Baiklah mas, aku tunggu di ruangan mas saja kalau baby Razi rewel panggil aku mas.", ucap Abisah kemudian melangkah menuju ruangan kerja suaminya diantar oleh sekretaris jeny saat pintu lif sudah terbuka.


*****


Rizi memasuki ruang meeting dengan menggendong baby Razi, semua mata memandang tak percaya begitu melihat sang CEO yang di kenal tegas dan berwibawa, dengan di dampingi oleh sang sekretaris sekaligus Asisten pribadinya Anton Menuju kursi kebesarannya


Rizi menuju ruang kerjanya, setelah selesai meeting, Abisah menyambut suami dan anaknya dengan antusias bahkan Razi masih betah digendongan ayahnya tidak mau ke bundanya.


"Sayang sama bunda ya," bujuk Abisah


"Abisah mengambil Alih Razi dari gendongan suaminya kemudian menuju kamar pribadi suaminya yang Ada di ruang kerjanya.

__ADS_1


"Mas..aku ke kamar dulu, sepertinya baby Razi sudah ngantuk.


"Iya sayang!


siang harinya mreka kembali kerumah mewahnya, sengaja Rizi pulang lebih Awal membawa istri dan anaknya karna dia tidak mau anaknya berlama lama di luar rumah.


setelah makan siang, mereka menuju kamarnya,Rizi menghampiri putranya yang sudah terlelap sedari tadi.


Rizi mengusap kepala putranya penuh kasih sayang, ia tak menyangka bahwa akan mendapatkan kebahagiaan yang berlimpah seperti ini dengan kehadiran Malaika kecilnya itu,


Meskipun kadang membuat nya repot tak membuat Rizi merasa lelah mengurus putranya yang semakin hari semakin lengket saja padanya.


"Sayang..mandi gih, udah aku siapin air Mandi nya", kata Abisah yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Tapi aku mau melakukannya satu ronde saja siang ini mumpung Razi sudah tertidur.", ucap Rizi dengan senyum mesumnya kearah Istrinya.


"Tapi mas...mmppmm..Abisah sudah tidak bisa melanjutkan kata katanya lagi karena suaminya sudah membungkam mulutnya dengan ciuman yang penuh gairah dan menuntut...

__ADS_1


maka terjadilah pergulatan panas disiang hari...


"


__ADS_2