
Sejak sedari tadi keluar dari kamar Aliyah hanya mengerucutkan bibirnya, bahkan ia mendengus kesal kearah suaminya.
Berbanding terbalik dengan suaminya yang sedari tadi senyumnya tak pernah lepas dari wajah pria dewasa itu hingga membuat istrinya tambah kesan
Bagaimana tidak suaminya seakan tak ada puasnya ia melakukan nya berkali kali bahkan selesai sholat magrib pun suaminya itu langsung menyerang nya dan kini dia seakan tak punya tenaga lagi hanya untuk sekedar berjalan.
"Sudah ya ngambek nya, " Jerry berusaha membujuk istri ya itu
"Mas sih.liat nih ,aku sampe gak bisa jalan," kesal Aliyah saat berusaha untuk menuruni anak tangga berjalan dengan pelannya menuju meja makan.
"Aku kan sudah Nawarin untuk menggendong mu sayang," sahut Jerry sambil memapah istrinya.
"Pokoknya mas harus puasa selama seminggu," kata Aliyah dengan tegasnya seraya tersenyum melihat wajah suaminya yang berubah jadi sendu
"Jangan dong sayang, Aku tuh sudah nahan selama beberapa bulan masa harus puasa lagi selama seminggu," ucap Jerry melemas
"Mereka kini sudah duduk dimeja makan, semua pelayan sudah menyajikan masakan istimewa untuk majikannya
"Maaf tuan. diluar ada tamu yang mencari tuan dan nyonya," kata pelayan itu sambil membungkukkan badannya dengan sopan
" Jerry dan Aliyah saling pandang kita kira siapa yang datang malam malam begini ," pikir mereka
" Assalamualaikum" Sapa tamu tersebut dengan senyum Menyebalkan yang selalu ia Tampakkan ketika bertemu dengan Jerry
"Walaaikumsalam" jawab mereka,
Jerry sudah terlihat sangat kesal melihat tampan menyebalkan di depannya itu.
__ADS_1
"Datang malam malam begini Apa tidak merasa menganggu tuan rumah ?" ejek Jerry tanpa menatap kearah Daiyan
"Mas...!" tegur Aliyah tak suka
"Maaf sayang, kalau yang datang cuma Sely dengan senang hati bahkan tinggal disini pun tidak apa apa. tapi kalau yang datang dia, "tunjuk Jerry dengan dagunya. Bahkan Nafsu makan ku mendadak hilang,"imbuhnya lagi
"CK..kau menyebalkan sekali Aku kesini mau numpan makan malam, sekalian mau mengantar istri ku kesini calon baby ku ingin ditemani Aunty nya bobok," Cerocos Daiyan melemas,
Demi Apapun Daiyan tak tega pisah dengan istri tercintanya itu tapi demi Calon bayi nya ia Rela
"Apa..!!!" pekik Jerry
"Itu artinya malam ini aku akan tidur sendiri?", tambahnya lagi membuat nya benar benar mendadak nafsu makannya hilang.
Daiyan kemudian duduk diantara mereka, mengambil Nasi kepiringnya dengan porsi yang sangat banyak, hingga tatapan tak percaya di layangkan oleh jerry ,
"Lihat lah porsi makan mu, kamu seperti orang yang tidak makan saja selama beberapa hari."ejek Jerry
"Diam lah !!" Sentak Daiyan
Ia kemudian menggeser kursinya sedikit merapat ke arah Istrinya kemudian ia menyuapi istrinya dengan menggunakan tangannya
Sementara suami istri didepannya itu melongok tak percaya dengan apa yang di lakukan kakak iparnya itu.
"Selly tidak akan makan jika bukan aku yang menyuapinya.
Selly tersenyum malu malu di depan kedua adik iparnya,
__ADS_1
"Ini belum seberapa, Aku bahkan belum menyentuhnya selama hamil ,"Ucap Daiyan melemah
Suara tawa Jerry terdengar sangat nyaring, seakan mengejek Daiyan
"Itu artinya anakmu tidak suka dengan kamu", Celetuk Jerry
Daiyan mendengus kesal melayangkan Tatapan membunuh kearah Jerry.
"Sayang. kita pulang saja ya..? "Bujuk Daiyan pada istrinya
"kak.."Anak kita cuma pengen tidur sm Aunty Nya,
Jawaban istrinya membuat Daiyan tak bisa berkata apa-apa lagi, karna klau Daiyan tidak menuruti kemauan istrinya, bisa bisa Istrinya ngambek dan pulang kerumah orang tuanya..,
Daiyan takut jika hal itu terjadi, baginya Selly adalah segalanya
Jangan lupa tinggalkan jejaknya biar tambah semangat updatenya 🙏🙏
*
*
*
*
Jangan lupa juga mampir ke karya baruku* Terimakasih 🙏🙏🙏
__ADS_1