
Aliyah disambut hangat oleh semua Anggota keluarga nya, Mereka semua berkumpul di rumah mewah itu untuk menyambut kedatangan Aliyah.
Namun Aliyah hanya tersenyum pelik dibenaknya tersimpan banyak pertanyaan, bola matanya terus mengintari tiap sisi ruangan itu berharap ia mendapat jawaban, Namun saat langkahnya memasuki ruangan keluarga langkahnya terhenti manakala melihat foto pernikahan nya tergantung indah didinding dengan ukuran yang begitu besar.
Ia kemudian beralih menatap suaminya yang masih setia didekatnya seakan menuntut sebuah penjelasan
"Hanya sebuah anggukan kecil yang menjadi jawaban untuk kebingungan Aliyah, "Seakan tau dr sorot mata istrinya.
"Ini akan menjadi rumah baru kita bersama Anak Anak kita Nanti nya, jawaban Jerry membuat semburan merah di wajah Aliyah ia bahkan belum memikirkan hal itu,
Abisah datang memberi selamat dengan membawa baby Razi di gendongan nya.
"Selamat ya dik.."Rumahnya bagus mas Jerry benar benar sudah berusaha keras untuk mendapat perhatianmu ," Sindir Abisah seraya menatap kearah Jerry
Sementara yang di tatap hanya menyengir kuda, kini ia mengambil alih baby Razi digendong sang bundanya,
"Sayangnya Om, baby Razi sayang gak sama om Jerry," Tanya Jerry sambil mencium pipi gembul baby Razi,
__ADS_1
yang di cium hanya tertawa lucu sambil mulutnya mengeluarkan Air liurnya
"Aliyah pun ikut bergabung dengan mereka sungguh pemandangan yang membuat ia terharu setelah mengalami masa masa dimana ia harus dirawat di rumah sakit bahkan ia koma selama Sebulan lamanya
"kak Aliyah...!" Fely berlari kearah kakaknya dan langsung memeluk nya, kemudian beralih ke kakak sulungnya Arya, mereka semua menangis bahagia atas kepulangan Aliyah.
"Kak Sely...!" Aliyah langsung memeluk kakaknya itu, ia belum bertemu secara langsung, karna waktu msh dirumah sakit Aliyah hanya bertemu cuma sekali itupun hanya sebentar karna dokter tidak mengizinkan terlalu banyak mengunjungi pasien , makanya sely memutuskan untuk menunggu Aliyah dirumah saja.
"kakak senang kamu sudah sehat kembali dek.." kata Sely dengan derai air mata bahagianya
"oh iya , kakak hamil sudah berapa bulan..," tanya nya seraya mengelus perut kakaknya
" Udah mau 3 bulan ,
Aliyah tersenyum bahagia disana, Aliyah pun tak lupa memeluk Bapak dan ibunya semua terharu, melihat putrinya sudah kembali sehat
"Aliyah.." Kamu harus tau gimana keadaan suamimu saat kau hilang dulu ," cerocos Daiyan dengan senyum mengejek ke arah Jerry yang sedang memangku baby Razi
__ADS_1
"Ada kerutan Di kening Aliyah, ia bahkan tidak berpikir sampai kesana keadaan suaminya saat ia mengalami koma dan sempat menghilang
" kau harus tau , "Suami mu itu seperti Ayam yang kehilangan induknya, Tidak tau Arah tujuan seakan tak ada kehidupan didalam dirinya seperti mayat hidup, "bisik Daiyan sambil tersenyum jahat kearah Jerry,
"Sel.." kok kamu tahan sih dengan suami yang wujudnya seperti ini, Aku saja tidak tahan berada didekatnya," Jerry malah balik menyindirnya
sementara yang lain sibuk dengan kegiatannya masing masing kalau Rizi sibuk menjahili istrinya sementara pak mamang dan Bu Rumi sudah kembali ke dapur untuk menyiapkan makan siang bersama dengan anak Anaknya.
" jangan salah, "Sely udah cinta mati sama Aku, buktinya dia sudah bunting ,"kata Daiyan dengan bangganya seraya memeluk istrinya dari samping karna posisi mereka sedang bersantai duduk di sofa di ruang keluarga , Daiyan duduk pas disamping istri tercintanya.
perkataan Daiyan membuat semburan merah di wajah sely ucapan tak berfaedah suaminya membuatnya malu.
"Iya, kan sayang" Daiyan malah menggoda Istrinya.
"kak..Rajuk Sely dengan kelakuan suaminya yang menyebalkan.
"
__ADS_1