
Memang benar mobil itu melaju dengan kecepatan stabil dengan jelas menuju Rumah sakit MALIK, dalam perjalanan Moana mengatakan kepada Reash untuk tidak melakukan hal-hal buruk seperti menyingkirkan orang yang tidak dia sukai karena itu akan membuat Moana marah. Reash mengangguk ia tidak membantah istrinya, bagaimanapun dirinya hanya memiliki kekuasaan 25% di negara ini , 75% nya adalah milik Elesh, bagaimana dia bisa mengalahkan 75% hanya dengan 25% orangnya. Jadi Reash tidak mungkin melakukan hal-hal diluar nalar, dia paling tau tentang kekuasaannya sendiri.
Mobil tersebut benar-benar sudah sampai di rumah sakit Malik, paman Zhang membuka pintu untuk Kim Moana sementara Reash membuka pintu sendiri, terlalu lama untuk nya jika menunggu paman Zhang membuka pintu tersebut.
"Sayang, lihat! Bukankah itu tante Moana dan tuan besar Reash, kapan dia kembali ke negara ini?" tanya Monica sambil berjalan berdampingan dengan dokter Zayn.
"Aku tidak tau. Elesh tidak bilang jika ayah dan ibunya akan datang kemari." jawab dokter Zayn bingung.
"Ia mengambil benda pipih di sakunya, kemudian mengirim pesan singkat kepada Elesh, bagaimana tidak laki-laki agung itu bahkan tidak memberitahunya jika ayah dan ibunya akan datang, apa yang harus dia katakan nantinya.
"Paman Reash dan tante Moana, kapan kalian kembali?" tanya dokter Zayn sambil mendekati mereka kemudian bersalaman.
__ADS_1
"Sudah ku bilang kamu harusnya memanggilku ibu." ucap Moana sambil memukul kepala dokter Zayn, Monica yang berada di sampingnya hanya tersenyum saja.
"Baiklah ibu? Kapan ibu pulang. Dan kenapa mendadak datang kesini tanpa memberitahuku." ucap dokter Zayn.
"Aku dengar calon adik iparmu dirawat disini, apakah dia sudah sembuh."
"Adik ipar!." ucap serentak Zayn dan Monica mereka saling memandang bingung.
"Ibu, bahkan Eelsh saja tidak mengerti perasaannya dengan nona Esmeralda, bagaimana anda bisa menyimpulkan bahwa itu calon menantu anda?" tanya dokter Zayn menjelaskan.
"Zayn, Monica. Jika aku tidak turun tangan apa kalian pikir anakku yang sombong itu bisa melakukan nya sendiri, dia sama seperti ayahnya jago dalam bisnis tapi tidak tau bagaimana caranya mengatasi wanita." ucap Moana sambil menepuk bahu Zayn Malik.
__ADS_1
Tuan besar Alexsandriano hanya terdiam, laki-laki itu hanya bagaikan katak dalam tempurung jika bersama istrinya, diam tak berdaya. hilang sudah wibawa angkuh sebagai mantan pebisnis nomor satu yang ada hanya suami yang takut dengan istrinya. Mereka berjalan beriringan menuju kamar rawat pribadi Esmeralda.
Sementara itu di sisi lain Elesh membaca pesan singkat dari dokter Zayn, ia mengepalkan tangannya apa yang akan dilakukan kedua orang tuanya, Moana bukan orang yang ia khawatirkan tapi ayahnya patut di curigai.
"Yohan, berangkat ke rumah sakit malik." ucap Elesh.
laki-laki yang memakai jas hitam itu mengikuti Elesh yang menggunakan tuxedo warna abu-abu tersebut. Dirinya tidak bertany apa yang terjadi, juga tidak sempat berfikir bahwa kedua orang tua Elesh datang ke rumah sakit malik.
Memasuki ruang rawat pribadi, Kim Moana dan Reash Alexsandriano di sajikan dengan candaan dua sahabat, yakin Esmeralda dan Karina, mereka tertawa bahagia tanpa sadar ada banyak orang yang masuk.
"Nona Karina," panggil dokter Zayn dengan suara yang mengema. Hal itu membuat mereka menoleh, dan saling memandang.
__ADS_1
siapa mereka kenapa ada orang sebanyak itu masuk kedalam ruangan tersebut