
Kenapa rencana pernikahan itu bocor secara langsung, padahal tidak ada yang tau di dalam kediaman Alexsandriano kecuali dirinya , Moana dan Reash. Yohan nampak berfikir panjang, namun ia tidak menemukan titik temu nya. Apakah ada mata-mata di kediaman besar Alexsandriano.
Yohan nampak merenung, hari ini Elesh telah pergi ke apartemen yang di tinggali Esmeralda untuk membahas tentang pernikahan mereka. Namun hal janggal terjadi, seseorang bahkan menelfon Esmeralda sebelum Elesh tiba di sana.
"Nona Esmerlada." sapa Elesh.
"Ya tuan."
"Kamu kelihatan tidak baik-baik saja."
"Tidak apa-apa." jawab Esmeralda dengan senyum di bibir mungilnya.
Elesh mengerutkan dahinya, rasanya benar ada yang tidak beres tentang wanita di depan matanya. Namun ia mengesampingkan itu, kembali fokus pada tujuan awalnya datang kesana.
"Nona Esmeralda. Aku ingin kau menjadi istriku." ucap Elesh tanpa basa basi.
Esmerlada tersentak kaget, baru saja ada orang yang menelfon dirinya untuk menolak lamaran Elesh dan kemudian laki-laki itu benar-benar melamarnya dengan tangan kosong dan tanpa persiapan atau basa basi.
__ADS_1
"Tuan apa saya tidak salah dengar." ucap Esmeralda.
"Aku adalah tipe orang yang tidak suka buang-buang waktu nona Esmerlada, dan kamu tidak berhak menolak." ucap Elesh mendominasi.
"Atas dasar apa saya menikah dengan tuan!. Atas dasar sebagai obat kah? Jika seperti itu aku tidak perlu sampai harus menikah dengan tuan kan." jawab Esmeralda berusaha menolak, ia tidak membicarakan apapun tentang laki-laki misterius yang menelfonnya sebelum Elesh datang.
"Ibuku bilang penyakit ayah sembuh ketika ia habis berhubungan badan dengan wanita yang bisa mengontrol alerginya, dan aku tidak ingin berhubungan dengan wanita yang bukan milik saya." ucap Elesh sambil mendekatkan diri ke telinga Esmeralda.
Esmerlada bergidik ngeri, dia tidak mampu memikirkan apa yang akan terjadi. ia sudah berjanji akan membantu Elesh untuk menawarkan racun. Namun apakah sebanding jika racun itu di tawar dengan mengorbankan kebahagiaan dirinya.
Elesh memang laki-laki yang sempurna, idaman seluruh wanita di negara ini. Tapi jika ia menikah dengan Elesh, bukankah ia akan di cemburui bahkan di musuhi para pemuja laki-laki tampan itu.
Elesh berjalan keluar dari ruangan itu, ia memasukkan tangannya ke saku celananya, meninggalakan Esmeralda yang terpaku tak berdaya di sofa ruang tamu tersebut. Keringat dingin bercucuran di seluruh tubuhnya ia tak lagi memiliki minat untuk berbicara, tubuhnya kaku berharap seolah-olah ini cuma mimpi.
"Tuan Elesh sudah pergi?" tanya Karina sambil menepuk bahu Esmeralda, hal itu membuat Esmeralda terkejut bukan main.
"Kau masih ingat telefon itu? dan kini laki-laki penguasa itu benar-benar datang untuk menikahiku. Apa kau pikir dia hanya bermain? atau ada tujuan yang lebih dari hanya sekedar mengobati tubuhnya." ucap Esmeralda.
__ADS_1
"Jangan terlalu berfikir, tujuan apa yang bisa dia capai hanya dengan menikahi orang miskin dari kasta rendah seperti kita. Sudahlah anggap saja ini suatu berkah. " ucap Karina.
_______
Tidak butuh waktu lama, beberapa hari kemudian pernikahan megah antara Esmeralda dan Elesh benar-benar terjadi. Wanita itu kini benar menyandang gelar atau status sebagai Nyonya Muda Alexsandriano. Benar-benar semua di luar kendali dari Esmerlada.
Hallo Teman-Teman Terima Kasih Masih Hadir Di Novel Ini.
"Menikahi Presiden Arogant."
Karena Berbagai Problem Novel ini harus saya End sampai di sini,
Musim Pertama Sudah Berakhir, Semoga saya bisa Merilis Musim Ke Dua Dari Novel ini.
Terima Kasih
Jangan Lupa Follow Media Sosial Saya
__ADS_1
Instagram : dewiseptianareal_
Facebook: Septiana