Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 13


__ADS_3

setelah ia selesai mengerjakan pekerjaannya di kantor kini ia langsung melangkahkan kakinya menuju halaman depan kantor dan mengambil sepeda motor miliknya di area parkir yang sudah di tentukan dan setelah ia itu ia langsung mengendarai sepeda motornya pergi menuju kediamannya tapi di perjalanan ia masih berpikir


"ah baiknya aku langsung kerumahnya eka saja"batin Sumardi


kini Sumardi membelokkan alah jalan motornya dan membelah jalanan begitu cepat menuju kediaman Eka dan sesampainya ia langsung berjalan dengan langkah gontai menuju kedalam rumah dan sesampai di pintu depan ia melihat pintu tertutup tapi ia merasa segan untuk membukakan pintu itu karna ia masih baru menikah dengan Eka jadi ia merasa sangat segan ya thoor


"kemudian Sumardi mengutuk pintu"


"tok,,,tok,,,tok"suara ketukan pintu oleh Sumardi


mendengar suara ketukan pintu Eka berjalan kedepan dan ia melihat dari arah tirai namun ia melihat kalau suaminya lah yang tengah mengetuk pintu dan Eka dengan cepat membukakan pintu kepada Sumardi


"assalamualaikum"ucap Sumardi


"waalaikumsallam"


"sayang kok kamu pulangnya lama seperti ini sih" tanya Eka yang agak kesal karna ia masih baru menikah dan hari ini dan malam inilah malam pertama mereka menikah

__ADS_1


"maaf sayang"tadi itu aku kerja di kantor dan kerjaan ku begitu banyak, makanya aku masih berpakaian seperti ini, karna aku mau pulang ke rumah tapi aku takut akan memakan waktu lama lagi sayang, jadi aku memilih untuk langsung pulang kesini,,, jawab sumardi dengan jelas


"ya sudah ayo masuk" ucap Eka yang begitu marahnya


"Sumardi hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti langkah Eka dari belakang" dan sesampai di ruang tengah ternyata ayah dan ibu nya Eka masih sedang berada di ruangan itu dan mereka memperhatikan penampilan Sumardi, akan tetapi mereka tidak menegur dan mempertanyakan Sumardi


sepasang suami istri ini terus berjalan menyusuri ruang demi ruangan dan akhirnya sampai di ruangan di mana kamarnya berada dan sesampai di kamar Eka berkata kara ia masih merasa sangat kesal


"ya sudah kamu mau langsung tidur atau makan dulu" tanya Eka yang mukanya merah karna marah


"ya sudah kalau kamu mau mandi"mandilah ? mandilah supaya nanti tidurmu nyenyak, ucap Eka


"sayang" sehabis mandi aku mau buat adeknya sarah ? ucapnya sambil mencium tengkuk istrinya


"Eka tersenyum tipis"dan mengangguk kepada sang suami


kemudian Sumardi bertanya kepada istrinya

__ADS_1


"sayang handuknya dimana"ucapnya sambil terkekeh kecil


"kamu mandi aja dulu"nanti aku kasihkan handuknya ? ucap Eka yang begitu cuek


"iya sayang"jawab Sumardi singkat


kemudian sumardi melepaskan sepatu yang ia pakai dan berjalan ke arah kamar mandi dan sesampai di kamar mandi ia langsung membuka pakaiannya satu persatu hingga yang tertinggal hanya CD miliknya dan ia langsung membasahi tubuh kekarnya dengan air yang begitu dingin


"kok airnya begitu dingin yah"ucapnya sendiri dan di jawab sendiri


setelah ia selesai membersihkan tubuhnya kini ia meneriaki sang istri


"sayang handuknya mana" ucapnya dari dalam kamar mandi


"sayang handuknya sudah aku cuci"jawab Eka sambil terkekeh pelan


"sudah kamu keluar gitu aja"kenapa kamu harus malu sayang"aku ini istri sah nya kamu jadi tidak perlu merasa malu,,,sambung Eka

__ADS_1


__ADS_2