Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 63


__ADS_3

Tidak lama kemudian Anisa berjalan dengan langkah gontai dan wajahnya kelihatan begitu pucat ?


Irwan yang melihatnya hanya diam dan tak bersuara, Irwan hanya memandangi wajahnya yang terlihat sangat pucat


"kamu kenapa beby"apa kamu sedang sakit ? kok wajah kamu terlihat begitu pucat ? gumamnya dalam hati


kemudian Irwan berjalan menghampiri Anisa, dan menepuk punggung Anisa dengan lembut dari belakang


"astaga sayang"kok kamu ada di sini ? dan kenapa kamu tidak telpon aku kalau kamu di sini ? ucap Anisa lembut


"beby kamu sakit ya"tanya Irwan tanpa menjawab pertanyaan Anisa


"Anisa hanya tersenyum dan berjalan pelan meninggalkan Irwan"namun Irwan memegangi tangannya dengan erat, Irwan tidak mau melepaskan pegangan tangannya


"beby kamu kenapa"tanya Irwan lagi


"aku capek sayang"aku mau istirahat ? ucapnya singkat dan jelas


kemudian Irwan menarik dan melabuhkan pelukan kepada Anisa,ia memeluk Anisa dengan begitu erat tanpa mau melepaskan


sayang ini kantor ? nanti banyak yang melihat kita,lagian bang Ardi juga masih di dalam ? bisik Anisa pelan di telinga Irwan


"aku tidak akan melepaskan kamu sebelum kamu mau ikut pulang bersama dengan ku beby"


"aku gak bisa napas lo sayang"

__ADS_1


ia aku akan ikut pulang dengan kamu tapi lepaskan dulu pelukan kamu sayang,karna aku tidak bisa napas ? ucap Anisa yang memang begitu kesakitan


Anisa pulang lebih dulu dari karyawan yang lain karna memang Anisa sedang sakit dan dia sudah meminta ijin dengan pimpinan kantor


"beby maafkan aku"ucap Irwan dan menarik tangan Anisa pelan untuk duduk di kursi panjang yang tadi ia duduki


"beby kamu sakit"tanya Irwan lagi


"iya sayang aku sakit"karna aku sakit makanya aku pulang lebih dulu dari karyawan yang lain,ucap Anisa dengan wajah menunduk


"ya sudah kalau begitu kita ke doktor ya beby"ucap Irwan dengan memegangi wajah kekasihnya


"Anisa tidak menjawab,Anisa hanya tersenyum kepada Irwan"


kemudian Irwan mengambil sepeda motornya,ayo beby naik ? ucapnya seraya menarik tangan Anisa


"maaf ya beby aku pakai motor"


"iya enggak apa kok sayang"baik kamu pakai mobil,motor dan bahkan jalan kaki aku tetap mau dan tetap cinta sama kamu kok ? ucap Anisa pelan


Irwan kelihatan begitu senang dan bahagia mendengar ucapan Anisa


"terima kasih ya beby"gumam Irwan dalam hati


"beby kamu pegangan yang erat ya"ucap Irwan

__ADS_1


"apa kamu mau ngebut"tanya Anisa


"enggak lo beby"aku cuma tidak mau aja kalau kamu jatuh ? ucap Irwan dan memegangi telapak tangan Anisa lembut


"Anisa menuruti permintaan Irwan"lalu Anisa memeluk tubuh kekar Irwan dengan begitu erat


sesampainya di rumah sakit ia langsung menemui doktor Wahyu, doktor Wahyu yaitu dokter langganan keluarga Irwan dulu


"ehh kamu Irwan"lama tidak pernah ketemu ? sapa doktor Wahyu dengan ramah


"gimana kabarnya dok"kelihatan makin sehat aja ? goda Irwan


"oya dok saya ingin memeriksakan keadaan istri saya"ucap Irwan dengan serius


"kamu sudah menikah"kok tidak ngasih tau saya sih ? jawab doktor Wahyu


"maaf dok"kami tidak menyelenggarakan pernikahan dengan besar,kami hanya menikah dengan acara kecil-kecilan dan hanya keluarga terdekat saja yang hadir


istri ? elu bilang gue istri elu,sejak kapan kita menikah ? gumam Anisa dalam hati


Dokter Wahyu tersenyum melihat kedua pasangan ini dan mulai memeriksa keadaan Anisa saat ini


"Irwan istri kamu hanya kecapean"ia hanya sakit biasa nanti juga pulih ? sebentar saya buatkan resep obat dulu ucap dokter Wahyu tersenyum


kemudian dokter Wahyu membuatkan resep obat dan memberikannya kepada Irwan

__ADS_1


__ADS_2