
Sore berganti malam lalu Irwan bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju halaman depan dan mengambil mobil miliknya kemudian menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya dengan begitu cepat membelah keramaian jalan malam itu
Irwan kelihatan begitu stress dan pergi ke salah satu diskotik tempat ia selalu nongkrong bersama teman temannya
sesampainya Irwan langsung berjalan dengan langkah gontai menuju tempat dimana ia biasa duduk dan memanggil Adi temannya yang tengah minum di Bar itu
"tumben lo nongol lagi Wan"ucap Adi yang sedang mabuk
"gue stress bro"
"terus kalau stress lo mau apa"tanya Adi
"gue mau minum supaya hilang ni stress"ucap Irwan terkekeh pelan
kemudian Adi berjalan ke meja nya dan mengambil botol dan sloki minumannya lalu membawanya kepada Irwan
"ini bro"lo minum ini dulu ? ntar kalau kurang kita minta lagi ? ucap Adi dan duduk di samping Irwan
mereka begitu menikmati suasana malam itu dengan minuman alkohol sampai sampai Irwan tidak sanggup untuk kembali pulang karna ia begitu mabuk
__ADS_1
kemudian Adi memanggil seorang yang bekerja di Bar itu dan memintanya untuk mengantarkan Irwan kembali ke rumah nya
sementara ponsel Irwan yang dari tadi terus berbunyi ia tidak tahu dan tidak mendengar kalau adanya telpon dari Anisa
"ih kamu dimana sih"aku telpon berkali kali tapi kok tidak di jawab ? ucap Anisa sendiri
lalu Anisa hanya mengirimkan sebuah pesan untuk Irwan
"maaf ya atas kejadian tadi sore"bukannya aku tidak mau tapi aku merasa tempat itu tidak cocok untuk kita melakukan hal itu ? sekali lagi aku minta maaf ?selamat tidur dan mimpi indah ya Irwan
keesokan paginya Irwan bangun dari tidurnya akan tetapi ia masih merasa kepalanya begitu sakit
kemudian ia bangkit dari tidurnya dan meraih sebuah handuk lalu berjalan menuju kamar mandi miliknya
dan sesampainya ia langsung menghidupkan shower nya dan membasahi tubuhnya dengan cucuran air yang begitu dingin pagi itu
selesai mandi kini ia kembali ke kamarnya dan meraih pakaian yang akan ia pakai untuk hari ini bekerja lalu ia berdiri di depan sebuah kaca yang ada di kamarnya itu dan mengusapkan pomade ke rambutnya kemudian ia duduk dan meraih ponsel miliknya
"astaga begitu banyak panggilan dari Anisa yang tidak ku terjawab"ucap nya sendiri
__ADS_1
pagi itu sebelum ia berangkat kerja terlebih dulu ia menelpon Kekasih nya terlebih dulu,ya kekasihnya siapa lagi kalau bukan Anisa ya thoor
"selamat pagi sayang"ucap Irwan dari telponnya
"iya pagi"
"ada apa kok kamu telpon aku begitu cepat pagi ini"tanya Anisa
"maaf ya sayang"tadi malam aku tidak tahu dan tidak mendengar adanya telpon dari kamu ? maaf ya sayang ? ucap Irwan pelan
"ya sudah tidak apa kok"jawan Anisa singkat dan mematikan ponselnya sepihak
"loh"kok di matiin sih telponnya ? apa kamu marah ya ? gumamnya dalam hati
Irwan berjalan menuju halaman depan dan ia mengambil sepeda motor miliknya, pagi ini ia lebih memilih memakai sepeda motor ketimbang mobil karna hari ini ia berencana untuk membawa Anisa pergi ke suatu tempat supaya bisa menempel berdua dengan Anisa
Sesampai di kantor kini Irwan berjalan cepat menuju ruangannya sementara Anisa yang hari ini begitu sibuk dengan kerjaannya
sesampai di kantor Irwan duduk di kursi kerjanya dan meraih ponsel miliknya lalu dengan segera menghubungi nomor Anisa
__ADS_1