Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 28


__ADS_3

selesai berpakaian kini ia duduk di sebuah kursi panjang dan memanggil sang istri untuk ikut duduk bersamanya seraya ia mengelus rambut panjang istri yang sedang terurai namun eka merasa risih karna rambutnya yang terurai dan ketika eka hendak mengikat rambutnya namun sumardi melarang


"sayang rambutnya jangan di ikat"


"aku merasa risih sayang"ucap eka memelas


"aku lebih suka melihat rambut kamu yang terurai seperti itu"jawab sumardi lembut seraya membelai puncak kepala sang istri


karna sumardi melarang untuk ia mengikat rambut kini eka membiarkan rambutnya terurai seperti itu karna dengan seperti itu suaminya merasa nyaman dan semakin suka melihat dirinya


"sayang apa kamu tidak merasa capek"tanya eka


"enggak kok sayang"emng sih seharian aku kerja tapi capek aku hilang seketika setelah melihat senyuman kamu sayang ? jawab sumardi seraya menggoda sang istri


"aiiihhh mulai deh gombal nya"ucap eka singkat


"sumardi tersenyum mendengar ucapan sang istri lalu ia pun langsung mendekap sang istri dengan erat"

__ADS_1


"sayang kamu begitu cantik"dan kamu juga baik, maka dari itu aku begitu mencintai kamu sayang ? aku harap kamu tidak berubah dan bisa semakin lebih baik lagi ? ucap Sumardi seraya melabuhkan sebuah kecupan di kening istrinya


"apa benar mas apa yang kamu katakan ini"aku harap kamu benar-benar serius mengucapkannya dan aku berharap kamu juga tidak akan berubah kepada ku dan semoga kamu bisa menyanyangi aku dan anak ku sarah mas ? gumam Eka dalam hati


namun pada saat sumardi mengecup kening sang istri tiba tiba terdengar suara ketukan pintu


"tok,,,tok,,,tok"suara ketukan pintu oleh sarah


"mama"mama buka pintunya ? teriak sarah


kemudian eka bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah pintu untuk membukakan pintu untuk anaknya sarah


"pa-papa"sarah kepingin deh jalan-jalan? ucap sarah sambil ia duduk di pangkuan sumardi


"sayang sekarang kan sudah sore"jadi tidak bagus jika kita jalan jalan di sore hari ? apa tidak sebaiknya besok kita jalan jalan,karna kan besok papa tidak kerja sayang ? jawab sumardi seraya melabuhkan ciuman di kening sarah


"tapi pa" tapi sarah kepingin pa ?

__ADS_1


"sayang,,,papa janji"besok kita akan jalan jalan kemana pun yang kamu mau papa pasti akan bawa kamu sayang ? papa janji sayang ? ucap sumardi lembut


"mendengar ucapan papa nya sarah begitu senang dan mencium wajah papa nya berkali kali"


"sarah papa kamu baru pulang kerja dan papa kamu masih capek"ucap eka marah kepada sarah


"enggak kok sayang"papa enggak capek kok ? mama mana tau kalau papa engga capek ? potong sumardi cepat


"ih mama" memangnya kalau anak kecil enggal bisa keluar ya mah ? buktinya kakek dan nenek aja sering kok membawa sarah pergi jalan jalan ? ucap sarah seraya memegangi lengan papa nya Sumardi


"sudah kamu tidak usah dengerin ucapan mama"ucap Sumardi lembut


"ya sudah besok kita jalan jalan ya pa"jawab eka dengan semangat nya dan berjalan meninggalkan papa dan mama nya


"sumardi berbicara kepada eka dengan lembut"


"sayang besok dan kedepan serta seterusnya"kalau bisa kamu berbicara dengan sarah jangan seperti itu,karna dia kan masih kecil jadi dia belum tau apa apa sayang,hal wajar di berbicara seperti itu dan bermanja kepada kita karna kita ini kan orang tuanya dia sayang? jawab Sumardi dengan jelas seraya ia mencium puncak kepala istrinya

__ADS_1


__ADS_2