Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 40


__ADS_3

pagi ke siang dan siang itu eka hendak pergi ke rumah sakit,ia merasa kepalanya begitu pening dan mudah lelah akan tetapi ia ingin pergi dengan suaminya


sementara sumardi yang masih berada di kantor,hari ini ia di sibuk kan dengan beberapa kerjaan


"kamu dimana sih mas"aku mau ke rumah sakit tapi aku maunya sama kamu ? ucapnya sendiri


memang belakangan ini eka begitu manja dengan suaminya tidak seperi biasanya namun walau begitu sumardi tetap tersenyum melihat tingkah istrinya yang tiba-tiba bisa seperti itu


terdengar suara panggilan dari ponsel sumardi dengan cepat ia meraih ponsel yang ia letakkan di atas meja kerja nya


"hallo sayang"ucap sumardi lembut


"mas"kamu dimana ? tanya eka


"loh bukannya kamu tahu kalau aku sedang di kantor"jawab sumardi yang merasa bingung


"iya sih aku tahu"tapi apa tidak bisa pulang lebih awal ? karna aku ingin ke rumah sakit mas


"ke rumah sakit" siapa yang sakit ? tanya sumardi

__ADS_1


"aku mas"jawab eka singkat dan mematikan ponselnya sepihak


"aihh kok di matiin"batin sumardi


mendengar ucapan sang istri karna ia mengatakan dirinya sakit dan ingin pergi ke rumah sakit sumardi kelihatan begitu takut,ia kelihatan begitu takut dengan keadaan istrinya


kemudian ia merapikan meja kerjanya dan menyimpan dokumen penting lalu ia berjalan ke halaman depan kantor dan mengambil sepeda motor R25 kesayangannya,lalu ia menghidupkan mesinnya dan mengendarai sepeda motornya dengan begitu cepat


tiba di kediaman mertua ia memarkirkan motornya di sembarang tempat dan dengan cepat berlari ke kamar, ia melihat istrinya sedang terbaring di atas tempat tidur


"sayang bangun"bisik sumardi seraya mengusap wajah istrinya


"mas kamu sudah pulang"tanya eka dengan senyuman manis


"iya sudah"aku pulang lebih awal karna aku takut kalau kamu kenapa napa ? ya sudah ayo bangun dan kita pergi berobat ? ucap sumardi lembut


kemudian eka bangun dari tidurnya dan duduk di tepian tempat tidur karna ia masih merasakan pening


"ayo sayang"bujuk sumardi

__ADS_1


karna tidak ada respon dari eka kini sumardi merangkul,menggendong eka dan berjalan menuju halaman depan


tiba di halaman depan Sumardi dengan segera mengambilkan mobil milik eka dan dengan cepat menyetir mobil menuju rumah sakit


setibanya di rumah sakit Ardi berjalan dengan langkah yang begitu pelan, karna istrinya masih merasakan sensasi pening yang begitu luar biasa,ia menopang tubuh mungil istrinya menemui doktor Acok


"dok"bagaimana keadaan istri saya ? tanya sumardi yang khawatir


"ohh iya"istri anda hanya mengalami kecapean pak ? ini saya sudah buatkan resep obat untuk ibu eka, dan sebaiknya istirahat yang cukup ya bu ? ucap dokter acok tersenyum tipis


"apa istri saya tidak ada penyakit lain dok"tanya sumardi lagi


"tidak kok pak"istri bapak hanya butuh istirahat karna ia begitu kelelahan


"emang kamu di rumah ngapain sih"kok bisa bisa nya kata dokter ini kamu begitu kecapean dan butuh istirahat yang cukup ? gumamnya dalam hati


"iya dok"terima kasih ya dok ? ucap sumardi dan mereka berjalan menuju apotek untuk membelikan obat yang tadi sudah di buatkan resep oleh dokter


setelah selesai kini mereka langsung pulang ke kediaman mertuanya

__ADS_1


di perjalanan sumardi ingin berkata tentang mereka akan pindah rumah,namun karna ia melihat kondisi eka yang masih sakit ia menahan pembicaraan dan menunggu setelah eka sembuh


__ADS_2