Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 46


__ADS_3

Dengan santainya Eka duduk sambil ia menonton drakor sampai-sampai ia lupa lupa masak


Ardi terbangun dari tidurnya dan melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukan pukul 20:00wib


"astaga kok aku bisa tidur selama ini"ucapnya sendiri


kemudian ia bangun dan berjalan menuju kamar mandi,setibanya ia dengan cepat membasahi tubuh kekarnya dengan air yang dingin itu


setelah selesai kini ia berjalan ke belakang,tapi baru sampai di ruang tengah ia melihat istrinya yang begitu fokus menonton


Eka tidak menyadari kedatangan suaminya,ia hanya terfokus pada layar TV


"sayang"ucap Ardi berkali kali


"ahh iya mas"ucapnya terkejut


"maaf mas aku tidak tahu kalau kamu ada disini" sambung Eka


"ya sudah kamu lanjut nonton saja"ucap Ardi pergi kebelakang


ia hendak makan akan tetapi tidak ada makanan apa pun yang bisa di makan karna Eka tidak masak untuk mereka malam ini

__ADS_1


"aihh kok bisa bisa nya kamu tidak masak sayang"ucapnya sendiri


kemudian ia pergi ke sebuah warung yang ada dekat rumahnya dan membeli indomie dan telur kemudian ia berjalan dengan langkah cepat menuju dapur,setibanya di dapur ia langsung menyiapkan bumbu dan memasak mie nya


selesai kini ia meletakkan mie yang dia masak di atas piring dan berjalan ke ruang tengah


"emang dengan kamu nonton itu perut kamu bisa kenyang ya"gerutu Ardi


"Eka tertunduk mendengar ucapan sang suami"


"maaf mas"aku tidak masak ?


"ini aku udh masak mie"kalau kamu mau masih ada tuh di belakang ? jawab Ardi dengan cuek


Ardi hanya tersenyum dan melahap mie nya dengan sangat cepat, setelah selesai kini ia bangun dan membawa piringnya yang kotor ke belakang dan meletakkannya di wastafel kemudian ia berjalan menuju kamar dengan membawakan secangkir kopi lalu ia mengeluarkan laptopnya dan mengerjakan pekerjaannya


"pasti kamu marah ya mas"ucap Eka pelan


"enggak"aku tidak marah ? jawabnya santai


"oya mas kamu lagi ngerjain apaan sih"tanta Eka lembut seraya memegangi wajah suaminya

__ADS_1


Ardi tidak menjawab pertanyaan Eka,ia hanya tersenyum dan kembali melanjutkan pekerjaannya


"lu udah tau gue marah tapi masih aja nanya"ucapnya dalam hati


selesai mengerjakan kini ia menghampiri sang istri yang tergolek di atas ranjang,kemudian ia menatap dengan tatapan yang tajam


"mas jangan ngelihatin aku kayak gitu"takut tau ? ucap Eka


tatapan Ardi semakin dekat hingga di antara hidung bertabrakan, Ardi yang belum puas dengan aksinya kini melabuhkan semua kecupan di bibir istri sementara tangannya tidak bisa diam dan meraba ke seluruh bagian tubuh istrinya hingga terdengar ******* keras yang membuat Ardi semakin bersemangat


ia melepaskan semua pakaiannya dan langsung menggauli sang istri,setelah keduanya merasa puas kini Ardi merebahkan tubuhnya di samping Eka


"sudah enakan belum mas"goda Eka


"sudah sih sayang"tapi nanti di sambung lagi ya ?ucap Ardi pelan


"apa kamu tidak capek mas"


"capek sih"itu makanya aku istirahat dulu biar nanti kita bisa melakukannya lagi ? ucap ardi tersenyum tipis


"memangnya kamu mau melakukan itu berapa kali sih mas"gumamnya dalam hati

__ADS_1


"iya sudah aku mandi dulu ya mas"biar nanti tubuhku harum ? supaya kamu makin bersemangat dan bertenaga ucapnya terkekeh pelan


__ADS_2