Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 6


__ADS_3

"terlihat Eka begitu kasihan melihat anaknya"


"iya sayang" jawab Eka seraya memeluk anaknya


kini Eka berjalan dengan langkah cepat menuju kamar mandi dan ia langsung membasahi wajahnya dengan air yang begitu dingin dan setelah ia selesai membasuh bawahnya kini Eka berjalan kembali ke kamarnya


"Eka tersenyum begitu manis melihat anaknya"


"sayang mama mau nunjukin sesuatu"ucap Eka kepada anaknya


"mama mau nunjukin apa"


"baiknya kamu ikut mama ya sayang"ayo sayang kamu ikut mama ? ucap Eka lembut


kini Eka menggendong tubuh mungil sarah dan pergi kebelakang di mana ia meletakkan durian yang di bawakan oleh Sumardi dan sesampai di belakang kini Eka menunjukkan durian itu kepada Sarah


"wah ada durian" mama membawa durian ini dari mana mah ? tanya Sarah


"oh durian ini ya sayang"

__ADS_1


"iya lo mah" duriannya mama beli dimana ? tanya Sarah lagi


"durian ini" tadi malam itu paman Sumardi kamu yang membawakan duriannya sayang ? jawab Eka


"paman Sumardi baik ya mah" paman Sumardi tau aja kalau aku begitu menyukai durian ? ucap Sarah sambil terkekeh pelan


"terima kasih ya Sumardi" Sarah begitu suka dan sangat menyukai durian pemberian dari kamu,,, batin Eka


"ya sudah" sini sayang biar duriannya mama bukakan untuk kamu supaya kamu bisa langsung memakan duriannya ? ucap Eka seraya tersenyum


"ini mah" cepetan ya mah ? cepetan buka ya mah,karna sarah sudah tidak sabar lagi ingin makan duriannya mah ? ucap Sarah seraya memberikan durian itu kepada Eka


kemudian Eka dengan cepat membukakan durian itu dan ternyata setelah ia membuka duriannya ia melihat kalau duriannya begitu bersih dan warnanya juga kuning ke emasan dan rasanya juga kelihatan sangat enak


"sayang ini duriannya"


"wah duriannya kelihatan begitu enak ya mah" Apa mama tidak ingin durian ini ? ucap Sarah


"Eka tersenyum mendengar ucapan Sarah anaknya" dan Eka berkata

__ADS_1


"coba kamu rasakan duriannya sayang"


"dengan cepat Sarah langsung melahap duriannya dan ia berkata"


"mah",,,? duriannya sangat enak lo, mama cobain yah ? ucap Sarah sambil terkekeh pelan


"Eka begitu senang melihat anaknya"


nak kamu makan saja nanti kalau duriannya tidak cukup dan masih kurang mama bisa kok belikan durian untuk kamu, mama dan paman Sumardi kamu bisa kok membelikannya untuk kamu sayang,,, ucap Eka dengan lembut


"paman Sumardi begitu baik mah"


"andai saja papa Sarah seperti paman Sumardi"ucap Sarah dengan sendu


"nak" papa kamu juga baik kok ? papa kamu sangat baik sayang ? jawab Eka seraya meneteskan air matanya


"terus kalau papa baik" lantas kenapa papa tidak pernah ada di saat kita membutuhkan dia dan kenapa papa tidak pernah datang untuk menemui Sarah mah ? ucap Sarah sambil ia meneteskan air mata kristal miliknya


"sayang kamu jangan sedih" papa kamu itu selalu ada kok ? papa kamu selalu ada buat kamu dan selalu menemani kamu sayang ? hanya saja kita tidak bisa melihat sosok papa kamu sayang" ucap Eka seraya memeluk tubuh tubuh mungil Sarah dan meneteskan air mata

__ADS_1


"kenapa mah" kenapa papa tidak kelihatan mah ? Sarah juga kepingin melihat papa ? seperti apa sih sosok papa nya sarah ? ucap Sarah seraya menangis


"sayang" papa kamu sudah tiada ? papa kamu sudah meninggal sayang ? ucap Eka seraya memeluk tubuh anaknya dan menciumi puncak kepala anaknya


__ADS_2