Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 30


__ADS_3

Hari menjelang sore namun eka masih merasa kebingungan karna ia tidak tahu mau memasak apa sementara bahan masakan sudah habis,ia hendak pergi ke pasar akan tetapi ia merasa takut dengan keramaian lalu lalang lalu lintas,belakangan ini memang eka terlihat begitu berubah ? ia terlihat lebih manja,penakut dan sedikit cemburu


"apa sebaiknya aku hubungi mas sumardi ya"kok tumben dia pulang telat,biasa kalau dia pulangnya telat pasti dia ngasih kabar ke aku,tapi kok hari ini tidak ya ? gumam nya dalam hati


kemudian eka berjalan menuju kamar dan meraih benda pipih tipis berwarna hitam yang ia letak kan di atas meja nakas di kamar milik nya lalu ia menggeser geser mencari nama suaminya dan setelah ia menemukan ia segera menghubungi suaminya,beberapa kali ia mencoba menghubungi nomor suaminya akan tetapi tidak ada jawaban


"mas kamu dimana sih"apa kamu tidak tahu kalau aku sedang kebingungan mau memasak apa sementara bahan makanan sudah habis ? angkat dong mas ? ucapnya sendiri dan di jawab sendiri


kemudian ia mencoba menelpon kembali namun alhasil sama,tetap saja suaminya tidak menjawab telpon dari nya.


setelah semua urusan kantor selesai dan anisa sudah tahu di mana ruangan tempat dia bekerja dan setelah itu ia kembali berjalan menemui seorang Karyaman yang tadi pagi menghina anisa karna cara berpakaian nya yang begitu norak alias kampungan dan ketika semuanya terselesaikan kini ia berjalan menuju halaman depan perusahaan dan setibanya ia berkata


"anisa kakak berharap kamu bisa bekerja dengan sebaik-baiknya"


"iya kak"anisa akan mengusahakan ?


"tapi kakak mohon ya"

__ADS_1


"mohon apa kak"tanya anisa


"kakak mohon kepada kamu agar kamu merubah penampilan kamu"kakak tidak mau kamu di hina seperti hari ini ? kakak harap kamu bisa merubah kembali penampilan kamu tapi jangan seperti dulu yang hanya memakai celana sampai paha doang ? bujuk sumardi seraya memegangi pundak anisa lembut


"anisa tersenyum mendengar ucapan sumardi dan ia hanya mengangguk sebagai ucapan"


kemudian sumardi melihat arloji yang ada di tangan kiri nya dan ia melihat bahwa pukul menunjukan 5:30 wib


"aighhh"hari sudah sore anisa ? pasti eka mikirnya kakak pergi ntah kemana, terlebih hari ini kakak tidak memberi kabar pada dia ? ya sudah sebentar ya, kakak mau menghubungi eka dulu ? ucapnya pelan


"melihat panggilan yang tak terjawab begitu banyak dengan cepat sumardi menghubungi nomor istri nya kembali"


"dring,,,dring,,,dring"panggilan masuk oleh sumardi


"sayang ma-maaf"tadi itu aku ada banyak kerjaan sementara hp aku buat silent sayang ? karna aku khawatir di saat bekerja ada banyak panggilan pastinya akan menggangu aktifitas pekerjaan sayang ? maaf ya sayang ucap sumardi lembut akan tetapi terbata bata


"iya sudah nggak apa kok"emng sekarang kamu ada dimana ? tanya eka singkat

__ADS_1


"sekarang aku ada di depan kantor sayang"


"ya sudah jikalau kamu bersedia apa kamu bisa pulang sekarang"karna aku bingung mas ? ucap Eka


"kamu bingung kenapa"tanya sumardi pelan


"aku bingung mas"aku bingung mau masak apa,sementara bahan makanan sudah habis ? mau ke pasar aku takut sendirian ? ucap eka dengan jelas


"ya sudah kalau gitu ke segera pulang ya sayang"jawab sumardi seraya mencium istrinya dari telpon


selesai berbicara dengan sang istri kini sumardi mengambil sepeda motor miliknya dan menghidupkan mesinnya akan tetapi ia tidak lupa dengan anisa


"anisa ayo pulang bareng kakak"tawar sumardi lembut


"kakak duluan aja"aku pulang pakai taksi online saja kak ? ucap anisa tersenyum


"ya sudah kalau gitu kakak duluan ya"ucap sumardi seraya ia menarik pedal gas dan membelah keramaian jalanan sore itu dan sesampai di rumah ia segera menemui sang istri

__ADS_1


__ADS_2