Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 33


__ADS_3

pagi itu sumardi bangun dengan begitu cepat dan duduk di tepian tempat tidur seraya ia memperhatikan sang istri yang masih tertidur pulas


"ahh sebaiknya aku mengerjakan pekerjaan tadi malam yang belum selesai"gumamnya dalam hati


kemudian sumardi bangkit dari duduknya dan berjalan ke sebuah kursi yang ada di kamar itu lalu ia pun menghidupkan laptop dan membuka salah satu file yang sudah ia simpan,setelah ia membuka, ia begitu memperhatikan hasil pekerjaan nya malam itu


"aihh kenapa aku bekerja seperti ini ya"apa karna aku memang sudah mengantuk sehingga aku tidak fokus dengan apa yang aku kerjakan ? ucapnya sendiri


kemudian ia mengerjakan dan memperbaiki semuanya dan setelah ia selesai mengerjakannya kini ia berjalan mengambil handuk kecil miliknya dan berjalan menuju kamar mandi


sesampai di kamar mandi ia pun langsung membuka satu persatu pakaiannya hingga yang tersisa hanya CD miliknya dan ia pun langsung mandi untuk membersihkan tubuhnya


selesai ia membersihkan tubuhnya kini ia kembali berjalan ke arah kamar dan memilih pakaian yang akan ia pakai di rumah pagi ini


ketika ia selesai berpakaian ia kembali duduk akan tetapi kali ini ia duduk dengan menghadap sebuah cermin dan memoleskan minyak rambut dan menyisirnya dengan rapi, setelah ia selesai kini ia memperhatikan istrinya yang masih tertidur

__ADS_1


karna ia melihat istrinya masih tertidur dengan begitu pulas kini sumardi berjalan keluar dan pergi ke taman belakang dan duduk di sebuah kursi panjang yang ada di taman itu seraya ia memainkan ponsel miliknya dan mengusap ke atas lalu mencari nama kakak nya


setelah ia menemukan kontak kakak nya kini sumardi dengan cepat menghubungi sang kakak


"selamat pagi kak"sapa sumardi melalui telpon


"pagi dek"tumben kamu nelpon kakak pagi pagi begini ?


"engga kok kak"mungkin kakak belum tau tentang aku ? ucap sumardi sendu


"maksudnya dek"sambung rian


"jadi gini kak"tapi sebelum aku cerita kakak jangan marah ya ? karna dari awal aku gak pernah cerita dan memberi tahu kepada kakak ? ucap sumardi pelan


"sebenarnya aku sudah menikah kak"sambung Sumardi

__ADS_1


"apa"apa kakak tidak salah dengar ? kamu sudah menikah ? tapi kamu menikah dengan siapa, kok bisa bisanya kamu tidak memberitahu kakak dan tidak mengundang kakak ? ucap rian kakaknya penuh dengan amarah


"ma-maaf kak"aku sengaja tidak memberi tahu kakak dan yang lain nya ? karna kupikir kakak juga pasti tidak akan datang karna jarak kita yang berjauhan,dan pernikahan kami juga cuma di hadiri keluarga terdekat Eka saja kak ? karna kalau aku mana ada keluarga di sini kak ? ucap sumardi terbata seraya mencoba menjelaskan kepada kakaknya


"sejenak rian terdiam mendengar ucapan sang adik"


"tanpa di sadari oleh rian ia pun menjatuhkan air mata kristal nya"


"maafkan kakak ya dek"karna kakak tidak pernah ada di saat kamu membutuhkan kakak ? ucap kakak penuh sesal


"kakak engga salah kok"aku memilih menikah disini karna aku berpikir kak ? hidupku di kota ini hanya sebatang kara, kelak jikalau aku kenapa napa pastinya akan sulit kak. makanya aku lebih memilih dan menikah dengan wanita yang ada di kota ini kak ? karna dia pasti bisa menjaga dan memperhatikan ke adaan ku kak ? jelas sumardi


"iya dek"maafkan kakak ya dek ? ucap rian penuh sesal


"nanti jikalau kamu punya rizki pasti kami akan berlibur ke rumah kakak"supaya kakak juga bisa mengenal istri ku kak ? ucap sumardi lembut

__ADS_1


"kamu jaga dan perhatikan istri kamu dengan baik"karna cuma dialah yang kau punya ? ya sudah dulu kakak masih ada kerjaan,,,ucap Rian seraya mematikan ponsel nya karna ia tidak sanggup mendengar suara adik nya


__ADS_2