Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 45


__ADS_3

Dengan santainya mereka berjalan dan setibanya di kamar ia menarik sebuah kursi dan mempersilahkan istrinya untuk duduk


"sayang kamu duduk dulu"ucapnya dan pergi ke belakang untuk mengambilkan air minum kepada istrinya


"nah sekarang air minum sudah ada"sebenar ya aku ambil kan dulu ? ucapnya yang tidak langsung memberi tahu


"emang kamu bawain apaan sih mas"jangan buat penasaran deh ? gumamnya dalam hati


"sayang tadi sewaktu aku pulang kerja, aku membelikan ini untuk kamu"ucap Ardi seraya memberikan sate kepada sang istri


"kamu kok tau aja sih mas kalau aku doyan banget sama sate"gumamnya dalam hati


"terima kasih ya mas"


kemudian eka langsung makan sate yang di bawakan oleh suaminya,ia begitu menikmati pemberian suaminya itu


mas kamu jangan pernah berubah ya ucapnya yang sedang makan sate


"iya sayang"mana bisa aku berubah sama istri sendiri ? sudah baiknya kamu makan dulu deh,ntar keselek lagi ? ucapnya terkekeh pelan

__ADS_1


Eka begitu menikmati sate itu sementara Ardi yang menemani begitu heran melihat istrinya yang makan sepiring sate begitu lama,sampai-sampai tanpa ia sadari ia tertidur di duduknya


Eka memperhatikan suaminya yang sudah tertidur dengan posisi duduk,bukannya membangunkan akan tetapi ia hanya ngerjain sang suami


Ia menempelkan bumbu sate itu ke wajah serta hidung suaminya karna candaannya Ardi terbangun dan mengusap matanya


"maaf sayang"aku ketiduran ? ucapnya pelan


"iya gak apa kok mas"kalau kamu ngantuk kamu tidur dulu deh,karna aku masih makan ini ? ucapnya seraya menunjukkan sate itu kepada sang suami


"tidak sia sia aku menunggu antrian yang begitu lama"ternyata satenya begitu enak,kalau tidak enak mana mungkin istri ku begitu menikmatinya ? gumamnya dalam hati lalu ia pindah ke tempat tidur


Ardi tidur dengan begitu pulas nya sementara Eka yang masih menikmati sate itu kini ia kehabisan air minum lalu Eka berjalan dengan langkah pelan kebelakang untuk mengambilkan air minum


setelah selesai Eka berjalan ke ruang tengah dan menonton film ke kesukaannya


"lagi asyik nonton ia di kejutkan oleh Anisa"


"kakak"ucap Anisa teriak seraya menepuk bahu Eka

__ADS_1


"astaghfirullah"jawabnya karna terkejut


"ih kamu apaan sih"kok kamu gitu ? apa kamu tidak tahu kalau kakak terkejut ? ucap Eka dengan wajah merahnya


"masa gitu aja terkejut"ejek Anisa dan berjalan meninggalkan Eka


Anisa berjalan menuju kamar miliknya dan meletakkan tas miliknya di atas meja nakas lalu meraih handuk kemudian ia berjalan menuju kamar mandi


"sesampainya di kamar mandi ia kemudian melepaskan satu persatu pakaian yang ia kenakan dan yang tersisa hanya CD miliknya


kemudian ia menyiram mi tubuhnya dan menggosok tubuhnya dengan sabun hingga merata dan setelah ia selesai kini ia kembali ke kamar dan memilih pakaian yang akan ia pakai di rumah itu, setelah ia selesai kini ia duduk di sebuah kursi yang ada di depan cermin dan ia memakai mak up tipis agar wajahnya tetap terlindungi


setelah selesai kini ia berjalan menemui Eka dan setibanya ia berdehem


"ehemmmm"


"apa lagi Anisa"jawab Eka kesal


"belum juga ngomong udah marah" ucap Anisa

__ADS_1


"dasar wanita tua"sambung Anisa tertawa sembringah


"ihh apa"lo ngatain gue wanita tua ? gerutu Eka


__ADS_2