Menikahi Seorang Janda

Menikahi Seorang Janda
bab 32


__ADS_3

sesampainya anisa di kediaman tante nya kini ia berjalan dengan langkah cepat dan membawa paper bag yang lumanyan banyak, setibanya di ruang tengah ia melihat om dan Tante nya tengah bersantai menikmati suasana malam dengan menonton televisi


"anisa"kamu dari mana aja sayang ? kok jam segini baru pulang ? tanya ibu eka lembut kepada anisa


"i-ini tante" anisa tadi belanja ? jawab anisa singkat dan berjalan menuju kamar miliknya karna ia tidak mau di tanya yang lain lain


"ma,apa kamu pernah bertanya kepada anisa"


"bertanya"tapi mau bertanya apa pa ? jawab mama eka


"itu lo mah"anisa kan pergi dari rumahnya tanpa sepengetahuan papa dan mama nya ? memang disana dia ada masalah apa ? kok dia bisa kabur dari rumah, ucap nya kepada istri dengan lembut


"oh itu"jadi gini pa ? kemaren mama sempat tanya ke dia tapi dia nya bilang kalau dia di jodohkan dengan seorang laki laki yang tidak ia sukai terlebih laki laki itu brutal pa ?


"astaghfirullah"jadi itu penyebabnya anisa tidak mau kembali ? ya sudah kalau begitu biarkan anisa tetap tinggal bersama kita, tapi cegah dia untuk tidak berpakaian yang minim karna itu tidak bagus ma ? ucap papa eka jelas

__ADS_1


"iya pa"pastinya mama akan menegur jika dia seperti itu ? ucap mama eka pelan


*****


"oya sayang apa kamu mau minum teh"ucap sumardi dengan pancingan ke istrinya


"ah enggak lah mas"emng kamu mau nge teh ? ucap eka


"iya sebenarnya sih aku mau ngopi"maksud aku kalau kamu mau nge teh sekalian kamu buatin aku kopi ? ucap sumardi seraya terkekeh pelan


"mas ini ya kopi nya"ucap eka dan meletakkannya di atas meja nakas


"terima kasih sayang"jawab sumardi lembut


sambil ia menikmati secangkir kopi yang di buatkan istrinya kini sumardi memainkan laptop miliknya dan mengerjakan pekerjaannya dengan sangat baik

__ADS_1


jam sudah mulai larut malam dan seketika itu ia melihat arloji yang melingkar di tangan kirinya dan ia melihat sudah pukul 2 dini hari


"astaga pantas saja aku merasa ngantuk"ternyata sudah jam sudah selarut ini ? ucap nya sendiri


kemudian ia mematikan laptop dan meletakkannya dia atas meja yang ada di kamarnya sementara ia tidur di samping istrinya seraya ia memeluk tubuh istrinya dengan erat


sontak istrinya terbangun dari tidurnya karna pelukan suaminya yang begitu erat dan ia melihat kalau suami nya sedang tertidur dengan begitu pulas


rasanya ia ingin membangunkan suaminya akan tetapi ia tidak tega,karna ia melihat suaminya bekerja siang malam


"kamu pasti merasa begitu capek ya mas"maaf ya mas aku selalu ingin di manja sama kamu ? aku juga tidak tau akhir akhir ini kok aku bertingkah aneh tidak seperti biasanya ? gumamnya dalam hati


kemudian perlahan eka melepaskan pelukan suaminya tanpa di sadari oleh sumardi,ia melepaskan pelukan itu karna ia tidak tahan dan tidak sanggup karna badan kekarnya sumardi memeluk sampai ia merasa susah untuk bernapas


setelah ia berhasil melepaskan pelukan suaminya kini ia kembali tidur dan meletakkan guling sebagai pembatas antara dia dan suaminya seraya ia menyelimuti suaminya dengan kain tebal dan setelah itu ia pun kembali tidur dengan lelapnya

__ADS_1


__ADS_2