Merinduimu Adalah Candu

Merinduimu Adalah Candu
Part 20


__ADS_3

"Nando mau makan apa sayang?" Tanya Vania.


"Mau ayam goreng buatan bunda ya" jawabnya dengan riang


"Baiklaah,mari kita beli ayam dulu"


"Siap bunda" tangannya memberi hormat ala ala upacara.


"Hahaha,siapa yang ngajarin kaya gitu nak?" Tanya Vania.


"Opa bunda, kmaren opa hormat begitu waktu Nando minta susu"


"Anak bunda pinterr" puji Vania


Mereka sudah sampai di minimarket . Segera mengambil keranjang dan membeli ayam. Tak lupa Vania membeli tepung dan beberapa kebutuhan yang diperlukan. Tak butuh waktu lama mereka sudah usai berbelanja.


Ketika antri dikasir,Vania seolah melihat Umar suaminya sedang menelefon. Tapi ketika sedang mengamati Nando mengejutkannya karna sudah giliran mereka membayar. Selesai membayar Vania mencari cari keberadaan Umar tapi nihil. Tak ada siapapun.


"Yaallah,apa aku sedang rindu? Knapa aku berasa melihat suamiku?"


Vania meraup mukanya dan segera menggendong Nando sambil membawa belanjaannya. Vania kembali menyetir mobilnya menuju kediamannya.


Sesampainya dirumah,Vania bergegas membereskan rumah sebentar dan membiarkan Nando bermain main dengan pancing ikannya. Vania segera memasak nasi dan menggorengkan ayam permintaan Nando.


"Aaarkh,akhirnya kelar juga" Vania menggeliat saking lelahnya. Vania memanggil manggil Nando tapi tiada jawaban. Vania menghampiri puteranya yang ternyata tertidur ditempatnya bermain.

__ADS_1


"Yaallah, anak bunda ketiduran.Vania membelai rambut Nando dan segera membopongnya kedalam kamar."


"Ayah ayaaah,Nando kangen" Racau Nando


"Astagfirullah, Vania segera menenangkan puteranya dan Nando tertidur lagi" .


" apa yang sebenarnya harus kulakukan? Apa dosaku kak sampai kakak tega meninggalkanku tanpa penjelasan?"


Vania akhirnya ikut merebahkan badannya disamping Nando. Dia pun berasa sangat lelah.


*******Umar


Bagaimana caraku menjelaskan kepada Vania tentang pernikahanku.


Teteetetyyytttttwyyuio (anggap aja bunyi telfon berdering 🤣)


"Assalamu'alaikum mas"


"Wa'alaikumussalam Lita"


" mas,udah bilang ke semuanya tentang rencana pernikahan kita"


"Belum Lita, kasih mas waktu ya"


"Jangan terlalu lama ya mas, Lita takut hamil"

__ADS_1


"Iya sayang, jangan nakal ya disana" bujuk Umar agar Thalita menurutinya.


Thalita yang kegirangan karna dipanggil sayang , segera mengiyakan permintaan Umar.


"Mas,I Love you" ucap Thalita seperti berbisik.


"I Love u too sayang" jawab Umar


Dan mereka memutuskan panggilan.


Arrgh, rumit semua jadi rumit. Umar bergegas mencari kontrakan dan berniat menetap disana sementara. Setelah setengah jam mencari, akhirnya Umar menemukan tempat yang cocok untuknya. Dia segera menemui pemiliknya dan membayar uang muka. Umar ingin segera membaringkan tubuhnya.


Semua rapi ketika Umar membuka pintunya, hanya sedikit pengap karna tak ditempati. Umar meletakkan tasnya dan segera menebas kasur. Memasanginya seprei dan kemudian ia tidur.


******Thalita


"Akhirnya aku dapatkan juga Umar. Maafkan aku kak Vania, aku merebut suamimu. Aku iri padamu, karna kamu selalu dapatkan yang terbaik. Karier,suami, anak yang lucu"


"Argh,skrang aku dapatkan suamimu. Dan aku yakin sekali hidupmu bakal merana. Semerana aku dulu"


--Flashback*


Thalita adalah adik kelas Vania di kampus, Thalita mengenal Umar dan juga Vania. Karna mereka rumayan tenar. Thalita sudah lama jatuh hati dengan Umar , tapi siapalah dia. Tak satupun kakak kelas yang mengenalnya. Thalita menyimpan rasa sampai Umar lulus dan bekerja,hingga akhirnya ia tau Umar menikah dengan Vania. Thalita tak pernah rela dengan semua itu. Dia menyewa detektif untuk terus menerus memantau kehidupan Umar, hingga Thalita nekat memasukkan obat obatan terlarang untuk membuat kejantanan Umar melemah. Dan dia juga yang memberi info tentang tempat pengobatan ayahnya. Smua telah dirancang apik oleh Thalita.


Nasib berpihak padanya, ketika Umar menidurinya. Thalita benar benar senang karna akhirnya ia bisa merasakan kehangatan yang selalu dirasakan Vania. Aku tidak jahat kak Vania, aku hanya iri dengan kehidupanmu. Aku iri dengan lelakiku yang ternyata malah memilih kamu. Secara aku yakin sekali,aku berkali kali jauh lebih cantik darimu. Deritamu ditinggal Kak umar pergi tanpa kabar belum seberapa, kamu pasti akan lebih terpuruk ketika suamimu ingin menikah lagi dan ternyata akulah isterinya. Adik kelasmu yang pernah kau ajari beberapa materi kuliah itu.

__ADS_1


Sungguh aku membencimu Vania. Karena kau terlalu sempurna menjadi seorang wanita.


#merinduimuadalahcandušŸ’•


__ADS_2