
"Saya terima nikah dan kawinnya Vania binti Rahman dengan maskawin seekor sapi dibayar tunai "ucap Kak umar lantang
Bagaimana saksi? Sah?
Saaaah saah saah
Alhamdulillah,suasana berubah menjadi haru..Aku mengecup punggung tangan kak Umar dan dia mencium keningku.
Kami sudah sah menjadi suami istri,setelah acara usai..akupun memposting satu foto di sosmed dengan caption "Done,Sudah dihalalkan oleh agama dan negara š¤£" . alhasil postinganku banjir komentar ucapan selamat..Aku cuma melihatnya satu persatu berharap Mas Adam mengucapkannya. Tapi yang ada aku malah kepo akun fb Mas Adam.. Masyaallah 3bulan belakangan ini akunnya jadi kumpulan kata kata galau.. berikut cuplikannya
"Merinduimu membuatku resah,tidur malamku tak lagi indah"
"Memimpikanmu saja aku sudah tak lagi pantas,apalagi berharap kau datang lekas"
"Hati ini sudah patah,seperti ranting pohon yang jatuh ke tanah"
"Rinduku ini entah harus diapakan,ingin kumakan tapi pahit sekali saat kucoba menelan"
"Senyum manismu menari nari diminda,Tuhan tolong jangan buat aku diabetes karenanya"
Maafin Vania mas.Sudah jalannya hidup harus begini..
Kujalani pernikahanku dengan bahagia,aku terima segala kurang dan lebih suamiku..berdua dengannya buatku sempurna..Hingga 3bulan kemudian aku dinyatakan positif hamil..kebahagian datang bertubi tubi,meski kutahu tiada yang abadi..
__ADS_1
Kulalui masa hamil yang tak gampang,mual terus menerus bahkan tak ada apapun yang bisa kumakan.begitu juga dengan emosiku.. sensitif sekali,entah bosan entah muak suamiku selalu ikut ikutan emosi..
"Kamu tu hamil tapi nyusahin" sungutnya suatu hari
"Lha gimana si yank? Aku ga minta kaya gini. Kamu yang buat aku hamil kamu juga yang marah marah,makanya jangan minta mulu biar aku gak hamil" jawabku sambil menangis
Baiklah baiklaah,kamu minta apa??
"Minta bakwan jagung rasa coklat ya"
"Yaallah,beli dimana atuh yank?"
"Ga mau tauu,pokoknya mau bakwan jagung rasa coklat" lagi lagi aku menangis. Entah kenapa aku pengen sekali makan bakwan jagung rasa coklat , kmaren juga pengen keripik bayam rasa duren.. aku kan ga salah,namanya juga ngidam..
Daan 30menit kemudian dia pulang membawa bakwan jagung dan selai coklat..
Kok,gini sih??? Tanyaku sebal
Lalu dia mengoles selai ke bakwan jagung dan memberikannya padaku,makanlah.. ini bakwan jagung rasa coklat yang kamu pengen"
"Argh,ga mauu " dan lagi lagi aku nangis.lalu berlari kekamar
"Kudu gimana yaallah" teriak kak Umar frustasi.
__ADS_1
"Nanti,anak kita ngiler tau yank kalau ga dibeliin apa yang dipengen.kamu ini ga peka sekali sih huaa huaaaaa" aku terisak nangis
"Wes mbuh yank mbuh,nanti kalau ngiler dilapi aja,aku udah mentok bingung mikirin apa maumu" ucap Kak Umar
Aku lantas mengabaikan suamiku dan beralih nonton doraemon.Coba aja ada doraemon kan aku bebas minta apa aja huhuhuu,aku sampai ketiduran ketika memikirkan doraemon.. dan suamiku bernafas lega ketika melihatku tidur.
"Hoaaamz,drama apa lagi yang akan kuhadapi besok.smoga bukan minta naek motor rasa sapi" batin kak Umar. Diapun ikut tidur ,nampaknya dia lelah..
Bulan demi bulan kulalui proses kehamilanku,kulihat tubuhku sudah mengembang seperti adonan kue yang dikasih fermipan. Perutku menggelembung seperti diisi LPG.. begini ya rasanya hamil,ada yang main tenis didalam perut.Masyaallah maafkan aku ibu,betapa dulu aku juga kurangajar waktu diperutmu,pasti perutmu kujadikan panggungku bermain tinju hehehe
9bulan 10hari telah berlalu.Putra kecil buah hatiku telah lahir kedunia.Dia ganteng seperti tetangga *eh.. entah dia mirip siapa hahaha
"Alhamdulillah ya yank,kita lengkap sekarang" ucap suamiku
"Iya yank,mau dikasih nama siapa dia yank" tanyaku
" Vernando Husain" gimana?
"Boleh,lucu juga namanya"
Kehidupanku belakangan ini sungguh menyibukkan,aku lupa dengan semua. Aku hanya fokus sama keluarga dan putra kecilku. Kumerasa semua telah sempurna,tak ingin lagi memikirkan apa apa.Kucukup bahagia.
__ADS_1
#merinduimuadalahcanduš