Merinduimu Adalah Candu

Merinduimu Adalah Candu
Part 7


__ADS_3

Namanya juga rumahtangga pasti banyak tangganya,kalau rumah makan ya banyak makanannya ..jadi kusentiasa coba menyederhanakan pikiran ketika harus naik turun tangga rumah.Suamiku tak seromantis teuku wisnu,Tak seloyal Ardi Bakri bisa dibilang dia agak perhitungan soal uang.Semua ekspetasi tentangnya sbelum menikah tak hadir di realita. Aku cuma mencoba untuk merenung,mungkin ini yang dimaksud bapak "jangan memulai hubungan suci dengan zina,sesungguhnya zina menghancurkan semua". Yaa,aku memulai pernikahan ini dengan melakukan hubungan haram dengan Kak Umar,kuserahkan mahkotaku sebelum kata akad terucap.. Mungkin juga karna terlalu sering mengicipi tubuhku saat belum menikah,membuat suamiku tak terlalu bersemangat melakukannya ketika kami sudah menikah. Apalagi setelah lahir Vernando ranjang kami seperti kejatuhan salju "DINGIN SEKALI".


Aku merasa hanya seperti mesin produksi,dia buktikan kelelakiannya dengan memberiku seorang bayi.Setelah ituu dia bebas berbuat apa saja yang dia suka..


"Yank,akhir akhir ini kamu tambah cuek sekali sih? Apa aku sudah tak lagi menarik sejak melahirkan? Aku sudah gemuk?aku sudah tak cantik lagi?" Tanyaku


"Enggak,kamu masih sama seperti dulu"aku hanya lelah saja.


"Hmm,yaudah" bahkan belahan dada yang terbukapun tak lagi memancing birahinya..


Ku laksanakan solat sunah witir sembari menenangkan hati.kuyakin hanya dengan mengingati Allah hati jadi tenang..


"Yaallah,aku wanita biasa yang masih punya nafsu,yang masih merindukan belaian suamiku.jika tak takutkan engkau pasti sudah kuminta lelaki lain tuk menemani" ku tadahkan tanganku sambil terisak..


Bapak,maaf apa ini maksudmu dulu tak menyetujui hubunganku dengan kak Umar. Aku sudah memendamnya lama,aku tetap coba tuk bahagia,maafkan Vania pak' batinku.

__ADS_1


Kurebahkan tubuhku disamping Vernando,bayi kecil ini yang selalu membuatku bersemangat jalani hari. smua demi dia,apapun kan kulakukan demi dia.. Kubuka akun sosmedku yang sudah jarang sekali kubuka,scroll scrool kulihat postingan Mas Adam "Tuhan,jangan turunkan hujan terus terusan,kasian jomblo seperti aku cuma bisa memeluk guling yang tak punya perasaan"


Aku tersenyum membacanya, anakku udah satu kamu masih jomblo aja si mas? Celetukku di kolom komentar. Mas Adam cuma membalas "belum nemu yang pas dihati"


Aku baca sekilas dan tak lagi membalas. Tiba tiba Mas Adam mengirim pesan di inbox "Apa kabar Vania?tumben buka sosmed"


"Alhamdulillah baik mas,iyaa sibuk sama sikecil"


"Oh,kirain lagi kesepian hehehe"


"Lha ngapain kesepian mas,ada suami ada anak. Alhamdulillah semua sempurna" jawabku menutupi segala yang kurasakan..


"Mau merintis olshop Vania yang dulu mas, bosan ga ada kegiatan selain ngurusi nando"


"Boleh minta no wa? Siapa tau ntar ada jualan Vania yang pengen mas beli?"

__ADS_1


"Boleh aja si,08870344xxxxx "


"Oke mas save ya,selamat malam Vania"


Kuputuskan untuk sekedar membaca dan segera tidur..


***********


Adam..


Segera saja kusave no Vania,kulihat foto profilnya.. Argh wajahmu makin unyu saat menggendong anak seperti ini. Harusnya kau bersamaku Vania..kuputuskan untuk menghubunginya besok saja karna hari sudah larut malam.. anganku masih terbang jauh membayangkan Vania,sejak dia menikah. Aku belum bisa menemukan gadis semenyenangkan dia,sudah 2x aku dekat dengan gadis tapi semua hanya mengincar hartaku saja..lelah sekali hati ini.


Vania sama sekali tak pernah meminta apapun dariku,bahkan tatkala makan berduapun dia tak segan membayar untuk kita berdua meski jengah aku melarang. Sayangnya gadis baik ini telah jadi milik orang. Tuhan,ciptakanlah Vania Vania lain yang mau menemani hari harikuu" pinta Adam lirih..


#merinduimuadalahcanduđź’•

__ADS_1


Mohon tinggalkan jejak,dan komentar untuk kemajuan tulisan..terimakasih atas suport,kritik dan sarannya..



__ADS_2