Merinduimu Adalah Candu

Merinduimu Adalah Candu
Part 8


__ADS_3

Inilah awal mula episode neraka dihidupku...


*****


"Assalamu'alaikum Vania"


"Wa'alaikumussalam,kubalas setelah kulihat foto profilnya..


"Ga sibuk Van?"


"Ga mas,sudah kelar semua,nando pun tengah tidur"


"Oh,Kak Umar sudah berangkat kerja?"


"Sudah mas"


Tak lagi ada balasan dari Mas Adam,akupun tak seberapa peduli.aku seringkali memposting kegiatanku di status Wa. Begitu juga Mas Adam,kami seringkali berbalas komentar tentang aktivitas kami masing masing.. hingga suatu hari amarahku ke suami memuncak.. dan akupun update status


"Isteri juga perlu dimanja,berbaik baiklah kamu dengannya" done post


Mas Adam komen "sini tak manjain"


Hmm,apa sih mas? Jawabku


"Knapa?cerita saja ama mas kalau ada masalah"


"Vania tu bete mas,Kak umar asyik main game melulu,aku kan capek jaga anak,urus kerjaan rumah"


"Ya dibilangin baik baik,nnti pas tidur diajak bicara" sahutnya


"Kak umar baru tidur setelah Vania mimpi indah mas,kapan ada waktu buat bicara. Digodain kek mana juga ya tetep tak bergeming"


"Yaudah,kalau Vania lagi bete atau kesepian, chat mas aja.Mas bakal temenin"


"Apa gpp mas? Cewekmu ga marah?"


"Cewek yang mana?? Belum ada yang bisa menggantikanmu"


"Hahaha,gombaal. Dasar buaya"

__ADS_1


"Lah sejak kapan mas jadi buaya?? Beneran ga ada Van,yang kmaren juga udah ilang"


"Kok ilang??" Paling mas sih ga buru buru nglamar


"Mau dilamar gimana? Wong dia ngikut lelaki yang lebih kaya"


"Oh,sabar mas,pasti akan ketemu perempuan yang lebih baik" jawabku


"Aamiin,terimakasih"


Andai kau tahu Vania rasa ini masih ada,tetap ada. Masih nyata kurasakan bahwa kau tetap mengisi relung hati..


Hmm mas Adam,knapa kamu masih manis sekali,padahal aku sudah jahat. Meninggalkanmu menikah dengan oranglain. Knapa si kamu terlalu baik?? Akupun tertidur dengan hp masih ditangan..


"Maaas Adaam,Vania takut ketingiian"kataku sambil memeluk erat mas Adam..


"Gak papa,mas kan selalu temenin"


"Aku tetap memeluknya,hingga kami tiba diujung jembatan gantung"


"Van,kamu cantik kalau tersenyum" pujinya


"Ah,apa sih ? Vania lagi takut malah dirayu"


"Aargh maas,akupun kembali memeluknya"


Trataaap,masyaallah aku mimpi .kok bisa si mimpiin Mas Adam,jangan jangan dia mikirin aku.. Argh,balik aja bantalnya biar mas Adam gantian mimpiin aku"pikirku nakal.


Kulihat bantal disebelahku masih kosong,ku dapati suamiku tertidur dikamar tamu. Argh yasudahlaah,kulanjutkan tidurku.


**********


Merinduimu adalah candu


Bayang tentangmu berasa palsu


Menari nari membuyarkan warasnya logikaku


Salah tak lagi diindah

__ADS_1


Hanya ingin meluapkan rasa yang membuncah


Letih hati ini,bersembunyi dari perasaan


Ingin coba lari tapi rindu tak mampu ditahan


Pernahkah kau tahu,hati telah berontak


Tapi agama pasti menolak


Perempuan terikat ketika sudah menikah


Membela rasa itu adalah hal yang salah


Mau tak mau tetaplah bertahan


Demi harga diri dan buah hati kesayangan


Karna lelaki tak akan disalahkan


Atas hausnya nurani oleh kasih sayang


Kutulis rindu untukmu yang tak lagi bisa ditemui tapi selalu hiasi mimpi..


Bukan karna terlalu melekat dalam memori,hanya saja sudah bereinkarnasi menjadi halusinasi


Khayal tentangmu berasa indah nyatanya keadaan sudah berubah


Taman saksi bisu kau dan aku pernah bertemu


Tak lagi ada peluk ,hanya bisa lantunkan alfatiha untuk buat hati sejuk


Kangen kamuu mas Adaam


Kangeeeen sekali


Vania menuliskan rindunya lewat puisi dibuku hariannya 🤗


#merinduimuadalahcanduđź’•

__ADS_1


Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca,jangan lupa like dan komennya agar author semangat nulisnya...



__ADS_2