
Inilah awal mula episode neraka dihidupku...
*****
"Assalamu'alaikum Vania"
"Wa'alaikumussalam,kubalas setelah kulihat foto profilnya..
"Ga sibuk Van?"
"Ga mas,sudah kelar semua,nando pun tengah tidur"
"Oh,Kak Umar sudah berangkat kerja?"
"Sudah mas"
Tak lagi ada balasan dari Mas Adam,akupun tak seberapa peduli.aku seringkali memposting kegiatanku di status Wa. Begitu juga Mas Adam,kami seringkali berbalas komentar tentang aktivitas kami masing masing.. hingga suatu hari amarahku ke suami memuncak.. dan akupun update status
"Isteri juga perlu dimanja,berbaik baiklah kamu dengannya" done post
Mas Adam komen "sini tak manjain"
Hmm,apa sih mas? Jawabku
"Knapa?cerita saja ama mas kalau ada masalah"
"Vania tu bete mas,Kak umar asyik main game melulu,aku kan capek jaga anak,urus kerjaan rumah"
"Ya dibilangin baik baik,nnti pas tidur diajak bicara" sahutnya
"Kak umar baru tidur setelah Vania mimpi indah mas,kapan ada waktu buat bicara. Digodain kek mana juga ya tetep tak bergeming"
"Yaudah,kalau Vania lagi bete atau kesepian, chat mas aja.Mas bakal temenin"
"Apa gpp mas? Cewekmu ga marah?"
"Cewek yang mana?? Belum ada yang bisa menggantikanmu"
"Hahaha,gombaal. Dasar buaya"
__ADS_1
"Lah sejak kapan mas jadi buaya?? Beneran ga ada Van,yang kmaren juga udah ilang"
"Kok ilang??" Paling mas sih ga buru buru nglamar
"Mau dilamar gimana? Wong dia ngikut lelaki yang lebih kaya"
"Oh,sabar mas,pasti akan ketemu perempuan yang lebih baik" jawabku
"Aamiin,terimakasih"
Andai kau tahu Vania rasa ini masih ada,tetap ada. Masih nyata kurasakan bahwa kau tetap mengisi relung hati..
Hmm mas Adam,knapa kamu masih manis sekali,padahal aku sudah jahat. Meninggalkanmu menikah dengan oranglain. Knapa si kamu terlalu baik?? Akupun tertidur dengan hp masih ditangan..
"Maaas Adaam,Vania takut ketingiian"kataku sambil memeluk erat mas Adam..
"Gak papa,mas kan selalu temenin"
"Aku tetap memeluknya,hingga kami tiba diujung jembatan gantung"
"Van,kamu cantik kalau tersenyum" pujinya
"Ah,apa sih ? Vania lagi takut malah dirayu"
"Aargh maas,akupun kembali memeluknya"
Trataaap,masyaallah aku mimpi .kok bisa si mimpiin Mas Adam,jangan jangan dia mikirin aku.. Argh,balik aja bantalnya biar mas Adam gantian mimpiin aku"pikirku nakal.
Kulihat bantal disebelahku masih kosong,ku dapati suamiku tertidur dikamar tamu. Argh yasudahlaah,kulanjutkan tidurku.
**********
Merinduimu adalah candu
Bayang tentangmu berasa palsu
Menari nari membuyarkan warasnya logikaku
Salah tak lagi diindah
__ADS_1
Hanya ingin meluapkan rasa yang membuncah
Letih hati ini,bersembunyi dari perasaan
Ingin coba lari tapi rindu tak mampu ditahan
Pernahkah kau tahu,hati telah berontak
Tapi agama pasti menolak
Perempuan terikat ketika sudah menikah
Membela rasa itu adalah hal yang salah
Mau tak mau tetaplah bertahan
Demi harga diri dan buah hati kesayangan
Karna lelaki tak akan disalahkan
Atas hausnya nurani oleh kasih sayang
Kutulis rindu untukmu yang tak lagi bisa ditemui tapi selalu hiasi mimpi..
Bukan karna terlalu melekat dalam memori,hanya saja sudah bereinkarnasi menjadi halusinasi
Khayal tentangmu berasa indah nyatanya keadaan sudah berubah
Taman saksi bisu kau dan aku pernah bertemu
Tak lagi ada peluk ,hanya bisa lantunkan alfatiha untuk buat hati sejuk
Kangen kamuu mas Adaam
Kangeeeen sekali
Vania menuliskan rindunya lewat puisi dibuku hariannya 🤗
#merinduimuadalahcanduđź’•
__ADS_1
Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca,jangan lupa like dan komennya agar author semangat nulisnya...