
Di dalam kumpulan Kabut Hitam Satrio masih terus menyerap Racun yang mematikan,perlahan tapi pasti kabut Hitam mulai menghilang.
Dan pukulan Tapak Tangan yang mengandung Racun yang di pukul kan,sosok berjubah Hitam dari jarak jauh bukan nya melukai Tubuh Satrio justru malah tersedot dengan Tubuh Satrio.
Sosok berjubah Hitam sontak kaget dengan apa yang dia lihat,ilmu Tapak Racun Kabut Hitam nya sama sekali tidak berguna bila di guna kan untuk menyerang Satrio.
"Satrio,kini telah selesai menyedot semua Racun kabut Hitam dan kabut Hitam nya juga sudah menghilang,lalu Satrio menggunakan Racun yang dia sedot untuk jadi Rompi pertahan nan Tubuh nya."
Setelah itu Satrio melesat dengan cepat, ke Arah sosok berjubah Hitam dan menyerang nya dengan Ganas.
"Sosok berjubah Hitam pun jadi ke walahan dengan serangan beruntun, yang di laku kan Satrio dengan ke cepatan yang sulit di Nalar akal logika."
Baku Hantam yang di alirin Tenaga dalam terus terjadi, belum ada tanda-tanda siapa yang akan kalah dan siapa pula yang akan jadi pemenang nya dalam pertarungan ini?
Sampai pada akhir nya, Satrio berhasil mendarat kan Tinju nya, yang di lapisin Racun Kabut Hitam ke Perut sosok berjubah Hitam.
"Sosok berjubah Hitam pun langsung tercampak Puluhan Meter, sambil memuntah kan Darah segar berwarna Merah ke Hitaman lalu berhenti setelah menabrak Batu besar."
Batu besar yang jadi penahan,laju sosok berjubah Hitam yang terkena Tinju Satrio,langsung hancur berkeping-keping.
Sosok berjubah Hitam pun mencoba memulih kan luka Tenaga dalam nya,sambil duduk bersila, tapi bukan nya sembuh, justru malah kembali Memuntah kan Darah segar berwarna Merah ke Hitaman.
Sosok berjubah Hitam dalam Hati,"apa yang terjadi,kenapa aku bisa ke Racunan,Racun apa yang di gunakan bocah itu? Dada ku serasa sesak di buat Racun ini."
Lalu,sosok berjubah Hitam pun dengan segera meminum obat penawar Racun yang dia bawa guna menetralisir Racun di dalam Tubuh nya.
Belum lagi sosok berjubah Hitam pulih dari luka Terkena Racun,Satrio sudah muncul di depan nya,dan berkata "bagaimana rasa sakit dari Racun mu sendiri."
Sosok berjubah Hitam,terkejut sekali mendengar nya aapppa..!!! Jadi,ini Racun ku sendiri? "Satrio, ya benar sekali,Racun yang kau beri ku kembalikan ke padamu."
Sosok berjubah Hitam,gawat bisa mati aku kalau begini,tak ku sangka bocah ini memiliki ke Saktian yang Tinggi,aku harus cari cara,agar aku bisa melari kan diri, dari bocah ini.
"Satrio,yang melihat sosok berjubah Hitam lagi tidak fokus,langsung segera menyerang, sambil melepas jubah Hitam yang menutupi Tubuh Musuh nya,
jubah Hitam itu pun terlepas."
__ADS_1
Alangkah terkejut nya Satrio,ternyata sosok berjubah Hitam yang menyerang nya seorang Nenek-nenek yang bertampang seram.
Lalu,Satrio pun bertanya kepada Nenek tua itu,siapa engkau, kenapa menyerang ku? "Nenek itu pun diam membisu untuk beberapa saat,lalu bilang,kau harus Mati bocah."
Setelah itu Nenek tua itu, mengambil Obat Terlarang dari balik Baju nya dan langsung menelan nya,Aneh tapi nyata tiba-tiba saja,ke kuatan Nenek itu meningkat 10 kali lipat dari sebelum nya.
Dan luka yang di derita si Nenek pun sepontan langsung sembuh,lalu Nenek tua itu merubah diri nya menjadi,
"Raksasa ber Kepala Tiga."
Satrio yang masih bingung dengan perubahan si Nenek,di kejut kan dengan ke munculan Patih Reksa Dana yang tiba-tiba,"Ngger,berhati-hati lah seperti nya Musuh mu kali ini menggunakan obat Terlarang untuk meningkat kan ke kuatan nya."
Sontak Satrio kaget,Paaaman.....!!! Lain kali kalau mau mendekat bilang-bilang dong,untung aja aku nggak kena serangan Jantung,Satrio menggerutu.
"Paman Patih,iya,iya,Maaf ya Ngger."
Satrio,Paman aku tau apa yang harus aku lakukan,sebaik nya Paman segera menjauh dari sini"Paman Patih,oke deh kalau begitu,selamat berjuang Ngger."
Tidak lama setelah Paman Patih pergi,Raksasa Kepala Tiga jelmaan dari si Nenek Sihir, langsung menyerang Satrio dengan Ganas, tanpa memberikan Satrio ke Sempatan untuk melawan.
Satrio terus melompat ke sana ke sini, guna menghindari serangan yang datang dan akhir nya Satrio mundur beberapa langkah.
Lalu. . . . .,
Satrio pun menggunakan ilmu Tinju Tiada Tanding dan menggerak kan ke Dua Tangan nya, Empat gerak kan yang berbeda,tiba-tiba,
"Wuss . . wuss. . . wus. . . ,"
Angin yang terbentuk dari Tenaga Dalam Satrio,membungkus Tubuh Satrio dan Rambut Satrio pun jadi berdiri ke Atas.
Lalu Mata Satrio pun berubah jadi warna Merah Darah,setelah itu Satrio berteriak Jurus Pertama,Tinju Dewa Penghancur.
"Raksasa Kepala Tiga,yang melihat Satrio bersiap menyerang,segera mengalirkan semua Tenaga Dalam nya ke Tangan,untuk menangkis Tinju Satrio."
Ke mudian, Tinju Satrio dan Tinju Raksasa Kepala Tiga berbenturan,dan
__ADS_1
"BLuuuaaarr...rrrr...,,"
Suara benturan Tenaga Dalam Satrio dan Raksasa Kepala Tiga,terdengar sampai jarak ber Ratus-ratus mil.
Bahkan Semua yang ada di sekitar Arena pertarungan Batu,pepohonan ikut hancur terkena Dua benturan Tenaga Dalam yang Maha Dahsyat.
Satrio sendiri sampai di buat Mundur beberapa meter,dari adu Tinju itu sedang kan Raksasa Kepala Tiga kembali ke bentuk semula.
Kini, si Nenek Sihir bertambah mengerikan bentuk nya,Wajah nya mengering akibat ke habisan Tenaga Dalam,dan Tangan nya yang di gunakan untuk menangkis Tinju Satrio Hancur tak berbentuk.
bahkan Tulang Bahu dan Tulang Rusuk nya ikut hancur pula,Nenek Sihir tak percaya dengan kondisi nya saat ini.
Diri nya yang dulu selalu menang dengan cara apa pun dalam setiap pertarungan,kini mala kalah telak, di Tangan bocah yang masih bau kencur.
Sejujur nya dari Awal saat Satrio,menggunakan Jurus Tinju Tiada Tanding,nenek Sihir yakin diri nya akan kalah,sebab dulu Guru nya pernah berpesan waktu Nenek Sihir masih muda.
"Jangan sekali-kali,melawan orang yang memiliki Jurus Tinju Tiada Tanding,sebab melawan nya berarti sama saja mencari ke matian nya sendiri."
Namun apa lah daya,Nenek Sihir yang sudah memiliki ke sombongan di luar batas,karena merasa diri nya lah yang Maha Sakti,tidak bisa menerima diri nya, kalau sampai kalah.
"Satrio yang mundur beberapa Meter saat Adu Tinju dengan Makhluk jelmaan Nenek Sihir,saat ini masih memulih kan ke kuatan nya,karena Satrio pun terluka Tenaga Dalam nya."
Namun dengan ke Saktian yang di miliki Satrio,luka Tenaga Dalam nya bisa pulih hanya dalam waktu 5 Menit aja,gila ke dengaran nya, tapi itu lah,yang terjadi.
**Sejauh ini buat para pembaca terima kasih banyak,
Tapi saya, selaku penulis berharap sangat
Sudilah kira nya para pembaca memberikan
KRITIK DAN SARAN
LIKE & VOTE
Buat menambah semangat penulis**.
__ADS_1