MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Pembantaian


__ADS_3

Sebelum Satrio pergi bersama Panglima Siluman,Satrio Pamit terlebih dahulu,"Raja Siluman,tetap lah jadi Pemimpin yang baik,aku berharap kita tidak jadi musuh saat kelak kita bertemu lagi,ucap Satrio sembari Pergi bersama Panglima Siluman."


Raja Siluman,langsung segera menundukan Kepala nya,baab.. baab..baik Tuan Pertapa,sampai Satrio tak terlihat,baru Raja Siluman menegakkan Kepala nya lagi.


"Huff.. huff...,"


Hayyo.. sangat menakut kan,baru kali ini aku jumpain Manusia seperti Tuan Pertapa,ke kuatan nya sangat mengeri kan,sembari mengelap keringat yang menetes di wajah nya,"gumam Raja Siluman dalam Hati."


**


Di lain tempat Panglima Siluman dan Satrio terus berlari menggunakan jurus Meringan kan Tubuh sambil memijak dahan-dahan pohon yang mereka lalui.


"Tuan Pertapa,sebentar lagi kita akan segera sampai di tempat Markas Perampok itu,tapi maaf Tuan Pertapa,saya tidak mampu membawa Tuan Pertapa masuk ke dalam Markas Perampok itu."


Emm.. memang ada apa dengan Markas Perampok itu,Tanya Satrio kepada Panglima Siluman?


"Maaf Tuan Pertapa,selain Markas mereka yang di lindungi Aji Halimun Petang,markas mereka juga di lindungi Perisai Pelindung yang kasat Mata,siapa pun yang menerobos masuk akan hangus terbakar."


Ooo.. cukup menarik,ucap Satrio sembari tersenyum..!


Panglima apa kita sudah sampai di Markas mereka?


"Sudah Tuan Pertapa,hanya saja bagaimana cara kita masuk Tuan Pertapa,aku tidak mempunyai ke mampuan untuk menerobos Perisai ini,sembari menunjuk ke Depan,tampak jelas Perisai itu seperti Air bergoyang."


Lalu Satrio langsung mendekati Panglima,jangan hawatir Panglima,aku akan membawa mu masuk,kita akan bersenang-senang.


"Panglima Siluman yang masih belum mengerti apa yang di maksud Satrio,hanya diam saja,sambil mengangguk kan Kepala nya."


Tapi sebelum kita masuk,biar aku cari dulu posisi gadis-gadis yang di culik dari kampung sahabat ku ucap Satrio,lalu Satrio langsung melihat Seluruh isi Markas Perampok itu menggunakan Mata batin nya.


Saat Satrio mulai fokus dengan Mata Batin nya,waktu jadi berhenti bergerak,dan ya.. ya.. aku akhir nya menemukan nya,waktu pun kembali bergerak.

__ADS_1


Satrio berkata pada Panglima Siluman,Panglima tolong menjauh sedikit dari Perisai Pelindung ini,"Panglima Siluman,baik Tuan Pertapa lalu bergegas menjauh."


Kemudian Satrio tertawa,Para Perampok aku datang dan menggerak kan Tangan nya Tiga gerakkan berbeda,dan keluar Cahaya ke Biruan dari Tangan Satrio yang langsung menghantam Perisai Pelindung,yang melindungi Markas Perampok itu.


"Blamm.. blaam.. blaam..."


Perisai Pelindung yang melindungi Markas Perampok hancur seketika,lalu dengan cepat Satrio membawa Panglima Siluman masuk menuju,ke tempat para gadis-gadis kampung di tawan.


"Panglima Siluman,hah.. di mana kita ini Tuan Pertapa,tempat apa ini?" Satrio,aku tidak punya banyak waktu buat menjelas kan,sebentar lagi seluruh kawanan Perampok akan segera berdatangan.


Tugas mu cuman Satu,lindungi tempat ini dan bebas kan semua gadis-gadis yang di kurung di dalam,setelah itu tunggu aku datang menjemput kalian.


Lalu Satrio menghilang dari hadapan Panglima Siluman,"alamak cepat sekali Tuan Pertapa menghilang,gumam Panglima Siluman dalam hati."


Lalu selang beberapa Menit,Satrio kembali muncul di atas Bangunan tertinggi,di Markas perampok itu dan berteriak dengan suara yang sudah di lapissin Tenaga Dalam"hai perampok busuk segera menyerah,atau aku akan menghancur kan kalian semua."


Suasana di Markas perampok itu pun jadi ramai,suara terompet tanda bahaya langsung bergema di seluruh area markas perampok,para pasukan perampok segera berlarian mencari dari mana,suara Satrio berasal.


Para perampok yang melihat Satrio duduk santai di atas bangunan tertinggi di Markas perampok,langsung menghujani Satrio dengan Panah beracun.


"Namun hal tak terduga terjadi,sebelum Panah yang di tembakkan para perampok mengenai Satrio,Satrio menghilang dan muncul di Tengah-tengah Ribuan perampok yang berkumpul."


Sembari tertawa,bedebah,sudah ku peringat kan kalian untuk menyerah bukan nya malah menyerah mala ingin membunuh ku.


"Salah Satu perampok memotong pembicaraan Satrio,uda jangan banyak bacot kau penyusup."


Lalu perampok itu berseru kepada rekan-rekan nya,ayo semua nya kita habisin penyusup ini,serempak ribuan pasukan perampok bergerak menyerang Satrio dengan berbagai macam senjata.


Di tempat lain Petinggi-petinggi perampok yang melihat dari ke jauhan,tertawa terbahak-bahak,sembari berkata habis lah kau penyusup,berani-berani nya kau masuk ke kandang Singa.


Sementara Pemimpin Perampok hanya diam saja,melihat aksi Satrio yang mempropokasi para perampok.

__ADS_1


"Satrio yang di serang ribuan perampok,tertawa bahagia,ayo mari semua serang aku dengan ke mampuan terbaik kalian,setelah selesai berkata Mata Satrio,berubah jadi Merah Darah."


Dan Satrio berbicara lagi,pembantaian di mulai lalu Satrio langsung menyerang dengan kecepatan yang tidak masuk di akal 3000 pasukan perampok yang menyerang terdiam di posisi masing-masing,seperti patung.


kemudian Satrio kembali duduk di bangunan tertinggi di Markas perampok itu,sambil melihat ke bawah kerumunan para Perampok.


**


Para petinggi-petinggi perampok yang tadi tertawa terbahak-bahak melihat aksi Satrio yang mengantar kan nyawa,kini terdiam Seribu bahasa,apa yang terjadi ucap salah Satu petinggi perampok?


Dan petinggi perampok itu segera menghampiri pasukan perampok yang diam seperti Patung,lalu menegur salah satu pasukkan perampok sambil mendorong nya"Hai kenapa kalian diam saja?"


Pasukan perampok yang di dorong tidak menjawab pertanyaan petinggi perampok itu dan tiba-tiba Kepala pasukan perampok itu terlepas dari leher nya dan jatuh tepat di depan petinggi perampok itu.


Dan darah segar pun segera menyembur keluar dari Tubuh yang Kepala nya sudah terlepas,setelah itu semua pasukan perampok mengalami hal yang sama,terbunuh dengan cara yang sadis anggota tubuh nya terpisah dari badan.


Hanya dalam hitungan Detik saja tempat itu berubah jadi lauttan Darah,bau anyir darah pun segera memenuhi seluruh area markas perampok.


"Petinggi perampok yang menyaksikan dari dekat langsung terjatuh saking kaget nya,apa yang terjadi lalu diapun muntah-muntah karena tidak sanggup mencium bau anyir yang begitu menyengat."


Sedangkan para Petinggi perampok yang lain nya,merasa terpukul dengan apa yang mereka lihat,lalu salah Satu nya"siapa sebenar nya penyusup itu,kejam sekali cara dia membunuh,ucap nya."


**


Di tempat lain area markas perampok itu,Panglima Siluman yang sudah membebas kan gadis-gadis yang di tawan,dan menunggu Satrio menjemput,mencium bau anyir darah yang sangat menyengat,apa yang terjadi di luar sana,bagaimana dengan ke adaan Tuan Pertapa?


Buat para pembaca jangan lupa


Like dan vote nya


juga beri kan Saran dan Kritik terbaik kalian.

__ADS_1


Sampai jumpa lagi 😊


__ADS_2