
Pertarungan Satrio dan para pendekar masih terus terjadi,sudah banyak jasad para pendekar yang terbunuh,Satrio masih berdiri dengan gagah di tengah medan pertempuran,dan para pendekar yang masih hidup pun terus berdatangan tanpa henti.
Satrio dengan semangat nya menghadapi pendekar-pendekar yang silih berganti berdatangan dan jurus nya pun berbagai macam ragam nya,tidak ada jurus yang sama antara pendekar yang satu dan pendekar yang lain nya,setiap pendekar memiliki jurus nya masing-masing.
"Di lain tempat kakek tua,dengan serius melihat pertandingan Satrio dan para pendekar lain nya,dari cermin sakti nya,oh dewa,pemuda itu benar-benar monster sudah 30.000 pendekar yang tewas di tangan nya dan dia masih terlihat energik,tidak lelah sedikit pun".
Luar biasa,tidak sia-sia,aku terus menanti ke datangan manusia pilihan yang akan mewarisi harta yang aku jaga di benteng pertahanan ini,sungguh menakjub kan.
Tapi seperti nya pemuda itu,sama sekali belum menggunakan jurus pamungkas nya,hem kira-kira ilmu apa ya ilmu pamungkas nya,kakek tua sangat penasaran.
**
Setelah 3 jam bertarung tanpa henti,Satrio yang tadi hanya bertahan menerima setiap serangan para pendekar,kini balik menyerang,saat ini Satrio yang menyerang deluan para pendekar,dengan jurus meringan kan tubuh nya yang sudah mencapai tahap sempurna,Satrio berpindah-pindah tempat secepat kilat,seperti hembussan angin.
Dan di mana pun Satrio berhenti,akan ada pendekar yang terbunuh terkena pukulan atau tendangan nya,saat ini Satrio seperti pencabut nyawa yang sedang murka,sungguh mengerikan.
Jasad-jasad para pendekar terus berjatuhan,di mana-mana,Satrio terus bergerak ke sana ke mari memburu setiap pendekar yang menyerang nya,tidak ada satupun yang di biar kan hidup,semua tewas bersimba darah.
Gunung-gunung dari tumpuk kan jasad para pendekar yang tewas tercipta di mana-mana,saat ini situasi di medan pertempuran sangat mengerikan,sadis kata-kata pujian yang pantas buat Satrio,namun mau bagaimana lagi cuman itu pilihan Satrio di bunuh atau membunuh.
"Kakek tua yang terus melihat dari cermin sakti nya,jalan pertarungan Satrio dan para pendekar,di buat merinding dengan ke kuatan Satrio,pasal nya baru kali ini dia melihat ada manusia yang seperti Satrio,memmbunuh orang seperti membunuh semut yang menghalangi jalan,sungguh di luar akal logika ke mampuan Satrio."
Kini jalan nya pertarungan tak terasa uda 6 Jam lebih,baju Satrio pun da koyak-koyak namun tiada luka sedikit pun di tubuh Satrio,dan pertarungan terus berlangsung belum ada tanda-tanda akan segera berakhir.
Para pendekar level tingkat master pun hanya tinggal 500 orang aja yang tersisa,tapi ada yang aneh pendekar tingkat legenda belum ada satu pun yang turun ke medan pertempuran,mereka masih terus diam sambil terus mengamati jalan nya pertarungan.
Dan pertarungan Satrio dan pendekar level master,masih terus berlanjut dengan sengit,pukulan demi pukulan serta tendangan masih terlihat di medan pertempuran.
Setelah beberapa menit akhir nya,Satrio memenangkan pertarungan melawan pendekar level tingkat master,sungguh prestasi yang mencengan kan 1 vs 50.000,layak menyandang gelar sang pembantai.
Setelah selesai membunuh pendekar level tingkat master,kini saat nya bertarung melawan pendekar level tingkat legenda,Satrio mengamati 100 pendekar level tingkat legenda satu persatu dari bawah,karena pendekar level tingkat legenda dari mulai awal pertempuran,berdiri di angkasa,dan menjadi kan angin sebagai pijakkan nya.
__ADS_1
Belum lagi Satrio istirahat setelah bertarung melawan 50.000 pendekar,turun 10 pendekar level tingkat legenda ke medan perang,sehingga membuat bumi bergetar se akan terjadi gempa,dan tanah yang di jadikan pijakkan para pendekar tingkat legenda ini,langsung membentuk lubang yang dalam.
"Mungkin kalau pendekar lain,di posisi Satrio saat ini,pasti sudah lari karena ke takuttan namun tidak dengan Satrio,Satrio justru malah memandang rendah 10 pendekar level tingkat legenda yang datang".
Bagi Satrio apa yang barussan saja di perlihat 10 pendekar tingkat legenda,yang menjadi lawan Satrio pertama kali,hanya lah sebuah trik murahhan dan tidak ada guna nya di perlihat kan sama Satrio,namun walau pun begitu,Satrio tetap waspada dengan serangan yang mungkin datang tiba-tiba.
Ke sepuluh pendekar tingkat legenda,bergerak bersama menyerang Satrio,dengan jurus-jurus yang mematikan namun Satrio tidak takut sama sekali,Satrio malah,terlihat tenang sembari terus menghindari setiap serangan yang datang.
Walau pun keliatan,kalau Satrio mulai ke walahan,tapi sesungguh nya,itu hanya tipu muslihat yang Satrio buat,agar musuh-musuh nya menganggap Satrio itu lemah.
Ke Sepuluh pendekar tingkat legenda terus menyerang Satrio,tanpa henti,namun belum juga bisa menjatuh kan Satrio,lubang api tercipta di mana-mana,akibat pukulan tenaga dalam ke sepuluh pendekar tingkat legenda,suasana di medan perang saat ini sungguh mengerikan.
Jasat para pendekar yang sebelum nya tewas, banyak yang terbakar,akibat pukulan tenaga dalam pendekar level tingkat legenda yang bertarung melawan Satrio,pertarungan pun terus berlangsung,tak terasa uda lebih 8 jam,Satrio bertarung tanpa henti.
Dan saat ini jumlah pendekar level tingkat legenda yang bertarung melawan Satrio,uda ada 60 pendekar,tersisa 40 pendekar lagi yang belum turun ke medan pertempuran.
Pertarungan Satrio dan para pendekar tingkat legenda,berlangsung sengit,bumi terus saja bergetar dan lubang api ada di mana-mana,pohon,batu dan tumbuhan yang ada di medan perang,hancur tak berbentuk.
Karena banyak nya sudah jumlah pendekar level tingkat legenda yang ikut bertarung,Satrio mulai ke walahan,dan terdesak.
**
Apa yang harus aku lakukan saat ini,lawan ku yang sekarang ke saktian nya uda tidak bisa di remeh kan,aku harus melakukan sesuatu agar aku bisa mengalah kan mereka semua.
Yah,aku ada ide,tidak ada jalan lain aku akan menggunakan jurus itu.
"jurus Tinju Tiada Tanding".
Lalu Satrio pun mulai menyatukan tapak tangan nya,dan angin yang terbentuk dari tenaga dalam nya,membungkus tubuh Satrio,sehingga membuat rambut Satrio terbang ke atas.
Kini penampilan Satrio berubah jadi mengerikan,tubuh nya di penuhi luapan tenaga dalam yang meluap-luap,mata nya yang awal nya berwarna biru kini telah berubah jadi merah darah.
__ADS_1
Kemudian Satrio berteriak,dengan suara yang lantang
"Hiyaaaaat"
Jurus Tinju Tiada Tanding,jurus ke tiga,
"Kehancuran Total"
Lalu Satrio memukul kan Tinju nya ke tanah,aneh apa yang terjadi,tanah nya sama sekali tidak berlubang terkena pukulan sakti Satrio,dan pendekar level tingkat legenda tertawa terbahak-bahak.
Lalu kemudian tanpa banyak kata,para pendekar level tingkat legenda langsung menyerang Satrio dengan ilmu tenaga dalam nya masing-masing,kali ini yang turun menyerang Satrio,uda 99 pendekar,hanya tersisa satu yang belum menyerang.
**
Di tempat lain,kakek tua yang melihat pertarungan Satrio dan pendekar level tingkat legenda,melalui cermin sakti nya,menjadi panik, pasal nya yang menyerang kini 99 pendekar tingkat legenda,bisa di pasti kan Satrio,tewas tak berbentuk.
Tapi apa yang di pikirkan kakek tua tidak terjadi,di saat detik-detik,tenaga dalam pendekar level tingkat legenda,hampir mengenai tubuh Satrio,tanah di sekitar Satrio tiba-tiba bergetar hebat dan.
"Swuss.. swuss.."
"Blam.. blam.. blam..,"
Jutaan pukulan tangan,tiba-tiba muncul dari dalam tanah tempat Satrio berdiri dan langsung menerjang pendekar-pendekar tingkat legenda yang menyerang.
Akibat nya para pendekar level tingkat legenda yang menyerang tewas seketika,dan hanya tinggal 1 yang tersisa,pendekar tingkat legenda.
Oya terima kasih buat pembaca setia
jangan lupa ya beri kritik dan saran nya
Like,Rate,dan Vote juga ya
__ADS_1
sampai jumpa lagi
Da... da...😊😊