MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Lembah Siluman


__ADS_3

Setelah ke pergian Satrio ,


Para Patih bertanya kepada Putri Ningsih, "Tuan Putri,sekarang apa yang harus kami lakukan?"


"Heeemmm . . . "


Dengan nafas berat,baik lah Paman,untuk saat ini aku akan kembali ke istana,menanti kakang Satrio.


Dan Paman semua,tunggulah kakang Satrio di sini,kabarin aku jika kakang sudah kembali.


"Serentak para Patih,siap Tuan Putri kami akan melaksana kan perintah Tuan Putri."


Lalu Putri Ningsih hilang dari hadapan para Patih,setelah ke pergian Putri Ningsih. "Salah satu di antara para Patih, menggunakan ilmu nya untuk membuat rumah kecil,guna menunggu ke datangan Satrio."


"Hiyaaa"


"Elemen kayu,sruup. . sruup. . srup. . Tiba-tiba,tanah retak-retak dan muncul akar-akar, Yang terus tumbuh membentuk sebuah rumah kecil yang cukup untuk mereka berlima."


Sementara itu di Hutan bagian Tenggara,Satrio yang sudah sampai langsung menyusuri Hutan guna mencari tanam man obat.


"Dalam hati Satrio berkata sudah 2 jam aku menyusuri Hutan ini, Tapi tak satupun tanam man obat terlihat,sebaik nya aku istirahat dulu sebelum melanjut kan perjalanan."


Tanpa di sadari Satrio ada Sepasang Mata yang mengawasi nya dari ke jauhan, "Herrr . . .se ekor Siluman Singa Api berumur 500 Tahun tengah mengawasi gerak-gerik Satrio".


"Berani nya Manusia itu masuk ke dalam wilayah ku,akan ku bunuh Manusia itu,dengan ke cepatan yang tak terlihat dengan Mata biasa, Singa Api itu lansung melompat hendak menerkam Satrio."


Namun sebelum kuku cakar Singa Api itu mengenai Satrio, "Satrio langsung menghilang dari tempat nya istirahat dan muncul tepat di belakang Singa Api itu."


"Singa Api terkejut dengan ke mampuan Satrio,lalu Singa Api menggunakan semua kemampuan nya dan berubah bentuk menjadi Singa Api raksasa,yang tinggi nya saja setinggi Pohon Kelapa."


"Satrio jadi bingung,kenapa tiba-tiba siluman Singa Api ini langsung menyerang nya,pada hal Satrio tidak pernah mengganggu Siluman Singa Api tersebut."


"Auuummmm... aaauummm.. "


Suara Siluman Singa Api yang kuat, langsung membuat Burung-burung di dalam Hutan berterbangan.


Dan dari mulut Siluman Singa Api itu muncul bola Api Raksasa, yang langsung di tembakkan ke arah Satrio.


"Satrio pun dengan segera membuat Perisai Maya yang Transparan yang tak dapat di lihat Mata biasa yang tebal nya 3 Inci,tapi setara dengan 100 lapis Baja,sekaligus mengeluarkan."


"Jurus Raga Baja"


"Dengan segera seluruh tubuh Satrio, terlapissin Sinar Emas ke Merahan dan Sinar itu membentuk sebuah Rompi Perang,dengan ukiran Burung Phoenix di sebelah kanan pundak nya dan ukiran Naga di pundak sebelah kirinya."

__ADS_1


"Benturan dari Dua ke kuatan itu, menghancur kan Hutan beserta isinya dengan jarak radius 5 km persegi."


"Siluman Singa Api tertawa,akhir nya mati juga kau Manusia,namun apa yang terjadi,tidak sama dengan yang di pikir kan Siluman Singa Api.


Setelah kabut dari Benturan Dua ke kuatan itu menghilang,di tiup angin, tampak Satrio lagi berdiri dengan Gagah nya tanpa bergeser sedikit pun dari tempat nya semula."


Lalu dengan ke cepatan Satrio berpindah tempat, yang di luar nalar akal logika.


"Satrio pun langsung memukul kepala Siluman Singa Api dengan tinju nya yang di lapissin tenaga dalam,akibat nya Siluman Singa Api,langsung jatuh tersungkur."


***


Setelah beberapa menit Siluman Singa Api pun bangun sambil sempoyongan dan mencoba berdiri.


Namun sial,


"Satrio yang mulai kesal dengan Siluman Singa Api,tanpa ampun langsung menyerap tubuh Siluman Singa Api dengan ilmu Serap Raga."


Siluman Singa Api yang belum siap menerima ilmu Serap Raga,tanpa perlawanan sedikit pun,langsung tersedot masuk ke dalam telapak tangan Satrio.


"Lalu Satrio melanjutkan perjalanan nya mencari tanam man obat,setelah lebih 3 jam,Satrio berjalan tanpa henti menyusuri Hutan.


Akhir nya Satrio menemukan sebuah jurang yang di penuhi kabut,dan tanpa rasa ragu,Satrio langsung melompat ke dalam jurang tersebut."


Perkelahian Satrio dan Siluman Hewan Buas pun tak terhindar kan satu demi satu Siluman hewan Buas,mulai ke hilangan nyawa nya.


"Satrio pun terus melompat ke sana,ke mari untuk menghindari serangan-serangan Siluman Srigala yang semakin beringas.


Sembari sambil menghindar, Satrio juga membunuh Siluman Srigala yang lagi lengah."


Tak terasa sudah hampir 1 jam, pertarungan Satrio dengan Siluman Srigala dan banyak sudah berserak kan Siluman Srigala yang mati.


Namun,dalam hati kecil Satrio berkata.


"Hemm . . . Ada yang aneh dengan Siluman Srigala nih,sudah banyak yang mati tapi bukan makin berkurang justru malah semakin banyak jumblah nya."


"Satrio yang merasa ada yang aneh dengan jumblah Siluman Srigala,langsung melompat ke udara dan berhenti di udara,


Lalu memutar-mutar tangan nya,sambil menyerap kabut yang menghalangi pandangan Mata.


Dan saat kabut menghilang Satrio terkejut,"ternyata Siluman Srigala itu memang sudah berkumpul di dalam lembah,dalam jumblah yang banyak."


Hampir 10.000 Pasukan Siluman Srigala berbaris rapi,dengan 5 jenderal perang nya dan 1 raja nya.

__ADS_1


Lalu,


"Satrio pun kembali turun ke bawah dan Lembah pun kembali di penuhi kabut.


Dan dengan Suara lantang, yang di barengin Aura pembunuh nya yang mengintimidasi seluruh Siluman Srigala.


Satrio berkata,aku menantang Raja Penguasa pasukan Siluman Srigala ini untuk adu tanding 1 lawan 1."


Suasana pun jadi hening seketika,


Lalu "Satrio kembali berkata yang Menang dapat segala nya yang kalah jadi budak untuk selama nya."


Suasana yang semula hening kini jadi ramai,"Bisik-bisik para Prajurit Siluman Srigala yang mempertanyakan,berani tidak, Raja nya menerima tantangan membuat Raja Siluman Srigala Murka."


"Sang Raja langsung melompat tinggi dan jatuh tepat di hadapan Satrio dan di depan para Prajurit nya",


Seketika tanah tempat Raja Siluman Srigala mendarat langsung hancur membentuk lubang seperti kuali raksasa.


Dan dengan suara yang di barengi tenaga dalam,"Sang Raja berkata diam semua nya,semua Prajurit langsung terdiam."


Lalu, "Satrio dengan senyum jahat nya,akhir nya ikan besar ke luar juga dari sarang nya."


Sontak. . . .!


Raja Siluman Srigala menjadi Emosi,******* akan ku bunuh kau dan langsung memukul kan tinju nya ke Satrio. "Satrio pun tak kalah cepat lansung memukul kan tinju nya,"


"JDuaaaar. . . . ."


Dua tinju yang beradu membuat Seluruh Prajurit Siluman Srigala dan semua benda yang mengelilingi pertarungan Satrio dan Raja Siluman Srigala terhempas beberapa meter.


Begitu juga dengan Raja Siluman Srigala, mundur 3 langkah dan Satrio 7 langkah, sambil mengeluarkan darah dari sudut bibir nya.


Lalu,"Satrio walau pun sudah terluka tenaga dalam nya,dengan senyum jahat berkata karena kau sudah menggunakan segenap ke mampuan mu,aku pun akan mengeluar kan ke kuatan ku."


Dan Satrio langsung menyatukan ke dua telapak tangan nya sambil,berteriak. . .


"Tinju Tiada Tanding"


"WUSSS... WUUSSS... ,Seketika seluruh tubuh satrio di kelilingin angin yang terbentuk dari tenaga dalam nya dan membuat rambut nya terbang ke atas,


Mata nya yang tadi berwarna Biru,kini berubah menjadi Merah darah,lalu luka tenaga dalam nya langsung sembuh seketika."


Sembari berteriak Satrio mengucap kan,Jurus Pertama, "Tinju Dewa Penghancur,Lantas langsung melompat sambil memukul kan Tinju nya".

__ADS_1


Namun apa yang terjadi? "Raja Siluman Srigala tidak mampu menggerakkan tubuh nya,sambil berkata pelan, ampuni aaaku. . . yang Mulia Raja,terus pasrah menunggu ke Matian nya.


__ADS_2