MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Pusaka Langit Bag 3


__ADS_3

Setelah Satrio berhasil menguasai Dua jurus dari Kitab Sakti yang di dapat,Satrio melanjut kan kembali mempelajari jurus Panah Surgawi,kelihatan nya mudah mempelajari nya tapi kalau di perhatikan lebih teliti di Kitab Sakti,kalau sampai salah melatih jurus Panah Surgawi,bisa berakibat ke matian,akhir nya.


Dengan konsentrasi penuh,Satrio mulai mempelajari tahapan demi tahapan,untuk menguasai jurus Panah Surgawi,sampai pada Tahapan terakhir latihan nya,Satrio berhenti sejenak,karena di tahapan terakhir jurus Panah Surgawi tidak boleh salah sedikit pun, kalau salah ya mengulang lagi dari awal.


Sebelum Satrio melanjutkan latihan nya,Satrio membuat perisai pelindung untuk diri nya,karena Satrio tidak ingin hal yang tak terduga terjadi,setelah perisai pelindung selesai di buat,Satrio pun melanjutkan latihan nya.


Dengan penuh ke hati-hatian,Satrio duduk,bersila memusatkan pikiran menembus alam bawa sadar nya,menghilangkan pikiran tentang duniawi.


Selang beberapa menit kemudian,Satrio pun seolah memasuki demensi lain,di tempat ini banyak terdapat batu-batu berukuran besar,lalu Satrio berjalan menyusuri batu-batu besar tersebut,namun setelah lama berjalan belum juga ada tanda apa pun yang bisa jadi petunjuk di mana sebenar nya,saat ini Satrio berada.


Lalu Satrio pun mengedar kan pandangan Mata batin nya,untuk melihat apa yang sebenar nya ada di tempat itu,tapi hal yang tak di duga terjadi,Mata batin nya sama sekali tidak berpungsi di tempat itu.


Kemudian Satrio berjalan mondar mandir,sambil mencari ide,hemm.. akhir nya,kenapa aku tidak ke pikiran dari tadi,aku kan bisa terbang.


Setelah itu Satrio pun terbang,ke angkasa melihat dari atas,ada apa sebenar nya di tempat itu,namun lagi-lagi hasil nya nihil sama sekali tidak ada petunjuk,hanya batu-batu yang besar yang terlihat berserakkan.


Satrio pun kembali turun ke bawah dan mendarat di atas batu yang paling besar di antara batu yang lain,lalu Satrio duduk bersila


sembari memejam kan Mata dan berdoa memohon petunjuk kepada Allah SWT,sang pencipta seluruh Alam.


Lalu selesai berdoa,Satrio lanjut berzikir dan saat Satrio khusyuk berzikir terdengar suara yang ntah dari mana asalnya, "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."


Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,jawab Satrio.


Setelah itu suara yang ntah dari mana datang nya,berkata,"pukullah bumi wahai Satrio,Tiga kali,dan tangkap lah benda yang keluar nanti dari perut bumi,niscaya itu akan berguna untuk mu kelak."


Lalu Satrio pun membuka mata nya,dan melihat ke segala arah,namun tidak menemukan siapa pun,Astaghfirullahhalazim,siapa sebenar nya, yang berbicara kepada ku tadi?

__ADS_1


Tapi ya sudah lah,aku coba aja ikuti,siapa tau itu benar,kemudian Satrio langsung mengalirkan tenaga dalam nya ke telapak tangan nya dan segera melompat ke bawah lalu memukul bumi Tiga kali.


"Buukk.. bukk.. bukk.."


Bumi pun jadi bergetar seolah terjadi gempa,di tempat saat ini Satrio berada,lalu tiba-tiba.


"Zduuuaaaar...."


Batu besar tempat Satrio tadi berzikir,hancur berkeping-keping dan dari bawah nya keluar Busur dan Anak Panah berwarna ke emassan,dan Dua benda pusaka itu terus berputar-putar,sembari terbang naik ke atas lalu berhenti naik setelah mencapai ke tinggian 20 Meter.


Dari Putaran benda pusaka itu tercipta lah angin ****** beliung raksasa,yang ke mudian langsung menyerang Satrio,dengan batu-batu besar yang terangkat oleh pusaran angin ****** beliung itu.


Saat batu-batu besar yang terangkat oleh angin ****** beliung itu hendak menimpa Satrio,sepontan Satrio langsung bergerak menghindari timpahan batu-batu besar tersebut,namun batu yang mau menimpah Satrio tidak kunjung habis juga.


Satrio yang merasakan ada yang aneh dengan angin ****** beliung itu,kini tidak menghindar lagi dari batu-batu besar yang di lempar kan angin ****** beliung itu,malah dengan semangat nya Satrio menghancurkan setiap batu besar yang datang hendak menimpa nya


Kemudian Satrio melesat ke arah pusaka itu dan ingin mengambil nya,namun sebelum pusaka nya tersentuh tangan Satrio,tiba-tiba petir menyambar,Satrio pun secara repleks langsung menarik tangan nya dan segera menjauh dari pusaka itu.


Namun setelah cukup lama Satrio mengamati sekitar area pusaka itu berada,tak kunjung ke temu juga asal dari mana muncul petir itu.


Haiz.. repot juga kalau begini waktu ku akan terbuang sia-sia,sementara di luar sana masih banyak orang yang menanti ku dan membutuh kan obat penawar dari ku,gumam Satrio.


Seperti nya tidak ada cara lain,aku harus melawan semua serangan yang datang saat aku hendak mengambil pusaka itu.


Kemudian Satrio pun bersiap-siap untuk kesekian kali nya,mengambil pusaka Busur dan Anak Panah yang muncul dari perut bumi itu.


"Hiyaaaat.."

__ADS_1


Satrio segera melesat dari tempat dia berdiri setelah menjauh dari pusaka tersebut,karena ada serangan petir tadi,menuju benda pusaka Busur dan Anak Panah tersebut.


Lalu kemudian Satrio menangkap pusaka itu dengan ke dua tangan nya,tangan kanan memegang busur dan tangan kiri memegang anak panah nya,sembari berdiri di atas angin.


Setelah itu Satrio mengangkat,pusaka Busur dan Anak Panah tersebut ke arah langit dan petir pun menyambar-nyambar.


"Wuss... wuss.... wuss.."


Tiba-tiba angin pun bertiup kencang,seperti badai yang ingin menyapu bersih apapun yang menghalangi nya.


Melihat angin yang cukup kuat,seperti badai,Satrio pun menghalau angin itu dengan pusaka yang di dapat nya,dan seketika angin itupun menghilang.


Lalu benda pusaka itu pun berubah jadi cahaya berwarna ke emassan dan hilang masuk ke dalam Tangan Satrio.


Setelah itu tempat yang banyak batu-batu besar itu berubah jadi ruangan goa tempat awal Satrio menemukan kitab Sakti tersebut.


Sontak Satrio kaget,Astaghfirullahalazim,apakah yang tadi ku liat itu sebuah ilusi tingkat tinggi?huwallahhua'lam.


Kemudian terdengar suara yang ntah dari mana datang nya,mengatakan bahwassan nya Satrio telah mengusai jurus Panah Surgawi,Satrio pun tidak percaya begitu saja dengan suara yang belum tau dari mana asalnya.


Lalu Satrio menjulurkan tangan nya ke arah depan sembari berkata Panah Surgawi muncul lah,tiba-tiba Busur Panah berwarna ke emassan itu muncul di genggaman tangan Satrio dan menghilang lagi setelah Satrio tidak berniat menggunakan nya.


Hufff.. Satrio menghembus kan nafas berat,akhir nya selesai juga,setelah itu Satrio pun menyimpan kitab sakti itu ke dalam cincin pusaka nya,yang bisa menyimpan apa saja yang di kehendaki Satrio.


Sampai di sini dulu ntar di sambung lagi.


Oya terima kasih buat yang masih setia menanti up ke lanjuttan cerita ini.

__ADS_1


jangan lupa beri kritik dan saran terbaik mu


Like,Vote & Rate juga ya.


__ADS_2