MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Setelah cukup lumayan jauh,dari tempat Satrio membunuh para perampok,Satrio pun berhenti dekat Pohon yang besar juga rindang daun nya,lalu Satrio meletak kan Ayah dan Putri nya duduk bersandar di bawa Pohon itu.


Sembari menunggu Ayah dan putri nya itu bangun dari pingsan nya,Satrio juga ikut tiduran,sambil nyandar di Pohon besar itu.


Selang beberapa Menit,wanita yang Satrio tolong kembali terbangun dari pingsan nya,wanita itu mengamati sekeliling nya,"dimana ini,tanya nya dalam Hati,di mana jasad para perampok itu?"


"Satrio yang melihat wanita itu sudah bangun langsung,menyapa,hai nona cantik jangan pingsan lagi ya."


Oya kalau aku boleh tau,siapa nama mu dan bagaimana awal nya kok bisa di hadang para perampok itu?


"Wanita yang di tolong Satrio,nama ku Sekar dan Ayah ku nama nya Kusno," Satrio,Sekar ya,nama yang bagus,terus gimana awal mula Sekar dan Ayah Sekar bisa di tangkap perampok itu?


**


Sekar,lalu memulai cerita nya,awal nya aku dan Ayah,hendak ke Pasar(pajak tradisional),untuk menjual sayuran namun karena jalan menuju ke Pasar sangat jauh,jadi Ayah memutus kan memotong jalan agar lebih cepat sampai.


Setelah kami memotong jalan,kami berpapasan dengan para perampok itu,


awal nya mereka biasa aja tapi setelah mereka melihat ku timbul niat jahat mereka.


Lalu mereka menghadang kami tapi Ayah melawan mereka,setelah itu aku dan Ayah melarikan diri dan mereka terus mengejar kami,sampai pada akhir nya aku terjatuh karena sudah terlalu lelah.


Lantas dengan cepat gerombolan perampok itu segera mengepung kami,tapi Ayah yang tidak mau aku kenapa-kenapa,dengan segenap ke mampuan nya,mencoba melawan semua perampok itu.


Sampai pada akhir nya,Ayah jadi samsak tinju dan tendangan mereka, terus setelah itu,Ayah pun jatuh pingsan karena luka yang di derita nya.


Sekar yang tidak tega melihat kondisi Ayah nya,tanpa sadar menetes kan Air Mata nya,membasahi pipi nya yang Putih bersih.


**


"Satrio yang melihat kondisi Sekar sangat sedih,akhir nya timbul rasa iba di Hati nya,lalu Satrio berkata sudah lah Sekar,jangan menangis lagi aku akan mencoba menyembuh kan luka Ayah mu."


Sontak Sekar terkejut dengan apa yang di katakan Satrio,sekaligus senang juga,sembari berkata pada Satrio,benar kakang bisa menyembuhkan luka yang Ayah ku derita?


"Satrio Insya Allah Sekar,kakang akan coba buat sembuh kan luka Ayah mu,lalu tanpa banyak kata,Satrio mulai menyalurkan Tenaga Dalam ke Tubuh Ayah Sekar setelah itu Satrio menggerak kan Tangan nya 2 gerakkan berbeda."


Seketika dari Tangan Satrio keluar Cahaya ke Biruan,dan cahaya itu Satrio gunakan untuk menyembuh kan luka Ayah Sekar.

__ADS_1


Setelah seluruh Tubuh Ayah Sekar kena cahaya ke Biruan,yang keluar dari Tangan Satrio,sepontan luka lebam yang di akibat kan Pukulan dan Tendangan para perampok,hilang tanpa bekas.


Wajah Ayah Sekar yang tadi terlihat pucat sekali kini sudah terlihat cerah lalu Satrio menghentikan pengobatan nya.


"Huuf.. huuf"


Akhir nya selesai sudah hanya tinggal menunggu dia sadar aja,untung luka yang di derita nya tidak terlalu parah kemudian Satrio kembali duduk bersandar di bawah Pohon rindang itu.


**


Sekar yang melihat Satrio ke lelahan lantas bertanya dengan lembut,kakang bagaimana ke adaan Ayah ku,Ayah baik-baik saja kan kakang?


"Satrio,uda Sekar tidak perlu hawatir, sebentar lagi juga Ayah sekar,akan bangun dari pingsan nya kok."


Sekar,baik lah kakang Sekar percaya kok ma kakang,ya walau pun masih terlihat cemas,Sekar menunggu dengan sabar sampai Ayah nya sadar dari pingsan nya.


Selang beberapa Menit kemudian Ayah Sekar membuka Mata nya,apa yang terjadi,kemana para perampok itu dan kok tidak ada luka di Tubuh ku,apa mungkin aku sudah di Alam Baka saat ini?


Lalu Sekar yang melihat Ayah nya telah sadar,langsung memeluk Ayah nya,"Ayah akhir nya Ayah sadar juga."


Sekar,Ayah saat ini kita sudah aman,lalu semua perampok yang mengganggu kita sudah tewas semua,di bunuh pemuda yang lagi bersandar di pohon itu.


Sontak,Ayah sekar,apa,semua perampok nya sudah di bunuh?"Sekar bukan hanya itu Ayah,bahkan luka-luka Ayah juga sudah di sembuh kan pemuda itu."


Sepontan Ayah Sekar langsung melihat seluruh Tubuh nya yang terluka,"astaga luka-luka ku hilang tanpa bekas,sungguh luar biasa,putri ku seperti nya pemuda itu bukan orang sembarangan,kita jangan sampai menyinggung nya."


Sekar pun mengangguk,iya Ayah,walau pun pemuda itu masih muda tapi ke mampuan nya sulit di nalar.


**


Satrio yang pura-pura tertidur karena ke lelahan habis menyembuh kan Ayah Sekar,hanya bisa pura-pura tidak mendengar saja,sampai pada akhir nya Satrio benar-benar ke tiduran.


Setelah Satu jam berlalu,Satrio pun terbangun dari tidur nya dan dia melihat Sekar dan Ayah nya masih juga tetap di tempat itu menunggu Satrio bangun.


Lalu,Sekar yang melihat Satrio sudah bangun,"eh.. kakang sudah bangun lantas terus menarik Tangan Satrio,mari sini kakang Sekar dan Ayah baru aja selesai manggang Ayam."


Satrio yang masih bingung karena baru bangun tidur,hanya bisa mengikuti ajakkan Sekar aja,dan begitu Satrio dan Sekar duduk dekat Ayah Sekar.

__ADS_1


Ayah Sekar langsung bertanya pada Satrio,"Nak siapa nama mu dan aku beserta putri ku mengucap kan terima kasih banyak,karena engkau telah menolong kami."


Satrio,ah.. sudah Paman tidak perlu sungkan,memang sudah seharus nya kita sesama Makhluk hidup harus saling tolong menolong.


Oh iya,perkenal kan nama ku Satrio.


Ayah Sekar,oo.. kalau boleh tau nak Satrio ini tinggal di kampung mana?


"Satrio,aku tidak tinggal di kampung mana pun di Alam ini,Paman,aku datang dari Alam Manusia."


Ayah Sekar dan Putri nya sangat kaget mendengar apa yang di katakan Satrio,serempak,"Alam Manusia".


**


Satrio,ada apa Paman,kok Paman dan Sekar kaget bagitu?"Ayah Sekar,ah tidak apa-apa nak Satrio,hanya saja Alam ini sangat berbahaya,khusus nya bagi Manusia.


Satrio,oo begitu ya,Paman.


Satrio,Paman seperti nya kita harus berpisah di sini,aku harus segera melanjut kan perjalanan ku tapi Paman dan Sekar tidak usah hawatir ikuti saja jalan ini.


Tidak jauh dari sini ada sebuah perkampungan,bilang saja Paman ingin bertemu dengan Kepala Suku nya.


**


***Oya buat para pembaca maaf


baru bisa up,soal nya akhir2 ini kerjaan penulis di dunia nyata lagi menumpuk


jadi maaf kalau terlambat up nya.


dan pesan saya sebagai penulis


jangan lupa ya beri kritik dan saran


karena itu akan membantu saya memperbaik ki cerita ini jadi lebih baik.


**TERIMA KASIH 😊😊*****

__ADS_1


__ADS_2