MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Panen Besar


__ADS_3

Setelah ujian di babak ke dua selesai,portal berbentuk pusaran kembali muncul,dan Satrio pun segera memasuki nya untuk pergi ke tempat ujian terakhir,lalu kemudian portal menghilang dari padang pasir dan kembali muncul lagi di tempat berbeda.


Kali ini portal muncul di bukit bebatuan,Satrio pun segera keluar dari portal lalu duduk di sebuah batu untuk menanti,rintangan apa lagi yang kali ini akan muncul.


Pikiran Satrio terus melayang jauh,menebak-nebak,kira-kira apa yang akan dia hadapin kali ini.


Lalu saat Satrio masih sibuk dengan pikiran nya dan menebak-nebak ke mungkinan terburuk,yang akan dia hadapin di rintangan terakhir,tiba-tiba,


"Wuuuss.. wuuss.."


Angin bertiup kencang,kemudian salju turun,sontak Satrio langsung terkejut dengan fenomena alam yang terjadi,hemm.. apa sebenar nya yang di jadi kan kakek tua,sebagai rintangan terakhir.


Salju yang turun semakin banyak,tempat Satrio berada saat ini,menjadi sangat dingin suhu nya,lalu di ke jauhhan samar-samar terlihat seorang wanita paruh baya sedang melambai-lambai pada Satrio.


Aneh,bagaimana di tempat seperti ini,tiba-tiba ada orang apa ini ilusi kali ya,tapi siapa wanita yang melambai-lambai itu,Satrio memperhatikan dengan teliti,pandangan nya fokus ke arah,wanita paruh baya itu.


Kemudian wanita paruh baya itu,memanggil nak,Satrio lalu menghampiri nya dan setelah berjarak sepuluh langkah,Satrio pun langsung mengenali nya,ibu,kata terakhir yang keluar dari mulut Satrio.


Tanpa terasa air mata pun menetes,membasahi pipi Satrio,ibu.. teriak Satrio pelan,lalu segera mencium tangan dan memeluk ibu nya,untuk melepas rindu yang selama ini tertahan.


Kemudian setelah beberapa menit Satrio,langsung melompat menjauh dari wanita paruh baya yang mirip dengan ibu nya,dan berkata,siapa kau sebenar nya?


"Wanita paruh baya tidak menjawab pertanyaan Satrio,hanya tertawa pelan lalu kuku tangan nya memanjang dan kemudian dari mulut nya keluar gigi taring mirip drakula."


Suasana haru yang tercipta seketika langsung berubah mencekam,Satrio yang tadi nya sempat nangis,kini berubah jadi mengerikan,mata nya yang berwarna biru seketika berubah jadi memutih dan bercahaya.


Luapan energi tenaga dalam nya memenuhi,sekujur tubuh Satrio,dan Satrio menggerak kan tangan nya satu gerak kan aneh dan di arah kan ke wanita paruh baya yang menyerupai ibu nya.


Tiba-tiba saja wanita paruh baya itu,meronta-ronta ke sakittan,dan tubuh nya menggembung lalu meledak dan hancur berkeping-keping.


Tapi walau pun wanita paruh baya itu sudah hilang,amarah Satrio tetap belum redah,Satrio mengamuk sejadi-jadi nya,bukit batu yang menjulang tinggi pun jadi sasaran luapan amarah nya.


Satrio terus menggerak kan tangan nya dengan gerak kan yang berbeda-beda,dan ledak kan akibat tenaga dalam nya terdengar di mana-mana.

__ADS_1


"Zzduuueerr... "


"Zzduuuueeerr.."


"Zzduuueeerr.."


Batu-batu yang berserak kan di tempat itu hancur berkeping-keping,dan bukit batu yang menjulang tinggi pun rata jadi seperti lapangan bola,kini tempat Satrio berada se olah sedang di landa gempa,bumi tak henti-henti nya bergetar.


Suara ledak kan akibat tenaga dalam terus terdengar di mana-mana,saat ini Satrio benar-benar sangat marah.


**


Sementara itu di lain tempat,kakek tua yang lagi tidurran di buat kaget,pasal nya cermin sakti nya tak henti-henti nya bergetar,huu..ada apa ini,kakek tua menggerutu.


Mengganggu tidur ku saja,kemudian kakek tua melihat cermin sakti nya,oh,ya dewa,apa yang di lakukan pemuda itu,dan kenapa tempat yang ku jadi kan ujian jadi hancur berantakkan,terus ke mana pergi nya pemuda itu?


Dan suara ledakkan apa tu yang terdengar di mana-mana,kakek tua memperhatikan dengan teliti,lalu setelah beberapa saat,ooo.. mulut dan mata kakek tua se akan tidak percaya dengan apa yang di lihat nya,Satrio yang di luar ke sadaran nya telah mengamuk sejadi-jadi nya.


Kemudian cermin sakti nya menunjukkan dari awal Satrio masuk ke tempat itu,sampai akhir nya dia bertemu wanita paruh baya yang nenyerupai ibu nya.


"Huufff..."


Kakek tua menghela nafas,pantas saja dia marah,seandai nya aku pun yang menjalani ujian pasti akan marah,kalau ibu yang paling di hormati jadi seram begitu.


"Setelah semua tempat Satrio berada sudah hancur berantak kan,baru Satrio tersadar dan sangat kaget melihat tempat yang dia datangi sudah hancur,rata seperti lapangan bola".


Masih dalam ke adaan bingung dengan apa yang terjadi,Satrio melihat di bawah puing-puing batu yang terpotong-potong,hem.. apa itu,kok ada cahaya kuning di bawah batu itu.


Karena saking penasaran nya Satrio mengangkat batu-batu yang menimpa cahaya kuning itu dan setelah semua batu yang menimpa selesai di pindah kan.


Lalu Satrio melihat dengan seksama cahaya kuning itu,dan menyentil-nyentil nya,Masya Allah,ini kan bong... bong...kah han emas,se akan tak percaya,lalu Satrio menggali bongkahan emas yang tertanam di dalam tanah tersebut.


Lalu di letak kan nya di tempat yang rata,oh ya Tuhan,aku kaya sekarang,bongkahan emas ini,sangat besar,kalau ku perkirakan mungkin berat nya lebih satu ton.

__ADS_1


Satrio tertawa terbahak-bahak,lalu segera menyimpan bongkahan emas yang besar itu ke dalam cincin sakti nya.


Haiz.. nggak sia-sia aku ikut ujian ini hehehe,Satrio terus saja tertawa karena senang nya.


Lalu kemudian duduk,menanti apa masih ada lagi yang akan menguji nya,di ujian babak ke tiga ini,namun setelah satu jam berlalu,belum ada juga tanda-tanda kalau ujian masih berlanjut.


Dan di tengah ke bingungan nya,apa kah ujian masih berlanjut,Satrio melihat portal berbentuk pusaran,muncul di samping kanan nya,lalu Satrio pun bangkit dari duduk nya dan berjalan masuk ke dalam portal itu,kemudian portal itu pun menghilang.


Lalu portal itu muncul kembali,ke tempat semula Satrio datang,di benteng pertahanan.


**


Saat Satrio keluar dari dalam portal,lah,ini kan tempat yang pertama kali aku datang ,ke benteng ini,hemm..


"Kemudian setelah beberapa menit,kakek tua pun muncul di depan Satrio sembari sambil tertawa.


Lalu berkata,selamat,selamat,anak muda kau telah lulus dari ujian yang aku buat,dan sebagai hadiah nya ambil lah berapa pun yang kau mau".


**


Seketika tempat Satrio berdiri berubah jadi gudang harta,sontak Satrio terkejut dengan apa yang terjadi,kini di hadapan Satrio,terdapat banyak harta berharga,seperti emas yang menggunung,perak,tembaga bahkan berlian dan banyak lagi.


Kemudian setelah Satrio terus mengamati,ada harta berharga apa lagi,tidak jauh dari tumpukkan harta berupa emas yang menggunung,terdapat apa yang selama ini Satrio cari.


Akhir nya aku menemukan nya,juga,tanam man obat yang berumur ribuan tahun dan masih banyak lagi tanam man obat yang langkah dan susah di cari,Satrio pun langsung terjatuh berlutut sembari menetes kan air mata bahagia.


Seperti biasa buat pembaca budiman,mohon dukungan nya,


Beri kritik dan Saran


Like,Rate, dan Vote.


Terima Kasih 😊😊

__ADS_1


__ADS_2