MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU

MIMPI ITU MERUBAH TAKDIR KU
Menuju Kerajaan Atas Angin Bag 2


__ADS_3

Huuff.. huuff..


Sembada menghela nafas berat, akhir nya proses pemulihan ke kuatan ku sudah selesai, aku dapat merasa kan tenaga dalam ku, sudah kembali seutuh nya bahkan seperti nya sudah melampaui yang sebelum nya.


Belum lagi Sembada selesai memeriksa seberapa besar tenaga dalam nya sekarang, tiba-tiba di kejutkan oleh suara yang memekak kan gendang telinga.


Krrrrreeeeaaaeeett..


Krrrrreeeeaaaeeett..


Krrrrreeeeaaaeeett..


Sembada yang merasa terganggu, langsung segera bergegas mencari asal dari mana suara itu, dan ketika Sembada menemukan nya, Sembada pun langsung terkejut bukan main.


Sesosok Ular Sanca yang berukuran besar sedang memakan Harimau,yang tak kalah besar dari nya.


Harimau itu di belit nya dengan sangat kuat, sampai tulang-tulang nya hancur,lalu Harimau itu pun mati, karena tak sanggup menahan sakit yang di derita nya, dan dalam hitungan menit,harimau itu habis di telan sama ular sanca itu.


Sembada yang menyaksikan adegan sadis itu, langsung menelan ludah nya, dan buru-buru pergi meninggal kan tempat itu, namun sungguh sial nasib Sembada,belum lagi sempat pergi, ular sanca itu sudah ada di hadapan nya dan sudah bersiap ingin memakan nya.


Sembada yang tak punya pilihan lain, terpaksa harus melawan ular sanca itu,kalau tidak ingin celaka, dengan segenap ke mampuan nya Sembada mulai mengalir kan tenaga dalam ke tangan nya dalam jumlah yang cukup besar.


Hampir 90% tenaga dalam yang ia perguna kan untuk menyerang ular sanca raksasa yang ada di hadapan nya.


"Melihat aksi Sembada,ular sanca itu pun tidak mau kalah, lalu mengeluar kan cahaya putih ke hitaman dari mulut nya dalam ukuran besar dan kemudian ia tembakkan bola cahaya itu ke arah Sembada".


Syuutt.. syuut.. wuus..


Bola cahaya itu meluncur dengan sangat cepat dan di sambut dengan pukulan tenaga dalam Sembada.


"BLuuuuuaaaaammmmm..."


Sembada mundur beberapa langkah ke belakang sambil memuntah kan darah segar,Sembada terluka tenaga dalam nya cukup parah, akibat serangan ular sanca yang menyerang nya, sangat ganas.


Sembada mencoba sekuat tenaga, untuk melawan ular sanca itu, tapi apalah daya, untuk berdiri saja Sembada sudah hampir tidak kuat lagi, bahkan kini mata nya ikut berkunang-kunang.

__ADS_1


"Sementara berbeda dengan kondisi ular sanca, setelah beradu ilmu pamungkas masing-masing, ular sanca terlihat baik-baik saja tanpa ada terluka dan kini ular sanca bersiap untuk menyerang Sembada, yang sudah jadi mangsa nya".


***


Melihat ular sanca bersiap menyerang, Sembada hanya bisa pasrah menerima ke matian, mungkin ini sudah jadi surat tan takdir ku,maaf kan aku Tuan Satrio, aku tidak bisa memenuhi janji ku untuk mengabdi kepada mu.


Namun apa yang terjadi sebelum ular sanca itu menyentuh kulit Sembada, mendadak tubuh ular sanca itu hancur seperti butiran debu, dan tiba-tiba Satrio dan Paman Patih sudah ada di samping Sembada,lalu berkata" apa kau baik-baik saja Sembada".


Sontak Sembada terkejut bukan main,dengan apa yang di lihat nya secara langsung dengan mata kepala nya,sendiri dan belum lagi sempat menjawab,pertanyaan Satrio,sembada langsung terjatuh pingsan,karena luka yang di alami nya.


***


Dan saat Sembada terbangun, Sembada merasa ke bingungan,karena tempat dia berada sekarang di dalam goa yang terang dan Paman Patih lagi tidur di depan api unggun.


Namun belum lagi Sembada bisa menjawab ke bingungan nya, Satrio dan Putri Kinarsih, datang menghampirri nya,


"Gimana kondisi mu Sembada apa sudah baikkan, tanya Satrio sembari sambil tersenyum?".


Maaf Tuan Pendekar, saya sudah merasa lebih baik kok saat ini, bahkan menurut saya luka tenaga dalam saya sudah pulih.


Syukurlah kalau gitu, untung saja aku datang di waktu yang tepat, sambil terus duduk di samping Satrio di ikutti Putri Kinarsih.


Lalu Paman Patih juga bangun dari tidur nya, bersyukur lah Sembada, berkat Satrio yang memberikan obat penawar tepat waktu, kau akhir nya bisa selamat, pada hal kau sudah tak sadar kan diri selama 1 minggu.


"Mendengar apa yang di cerita kan Paman Patih,Sembada ingin segera berlutut di depan Satrio untuk mengucap kan terima kasih,namun Satrio mencegah nya dan berkata tidak ada yang lebih pantas di sembah selain Allah SWT,


Tuhan sang pencipta jagat raya".


Sembada masih bingung dengan apa yang di sampai kan Satrio, namun Sembada tidak mau bertanya terlalu banyak pada Satrio dan malah memilih diam sembari menundukan kepala nya.


**


Kemudian Satrio berkata kepada semua yang ada, mari kita tidur, besok kita akan segera berangkat Ke hutan ajaib yang ada di sekitar Sendang Kahuripan.


"Siap... jawab, Paman Patih, Sembada, dan Putri Kinarsih serempak".

__ADS_1


Di saat semua sudah tertidur Satrio masuk ke dalam cincin ajaib nya untuk melihat Harimau Putih, dan Harimau putih yang melihat ke datangan Satrio langsung segera berlutut,dan mengucap kan hormat kepada Satrio.


Salam Tuan pendekar.


**


Huuff.. huuuff.. huuff..


Satrio menghela nafas, lalu bertanya kepada Harimau Putih, apa kah kau suka tinggal di dunia kecil ku ini?


"Suka Tuan ku, belum pernah aku lihat tempat yang seindah ini, bahkan tempat ini di penuhi dengan energi yang tiada habis, sehingga sangat menguntung kan bagi orang yg berkultivasi".


Lalu Satrio mengeluar kan sebuah pil yang bersinar terang ke emassan dan memberikan kepada harimau putih, setelah itu baru Satrio berkata cepat kau makan pil itu, itu akan membantu mu menerobos tingkat ilmu mu.


"Baik,Tuan ku jawab harimau putih dengan cepat, lalu langsung menelan pil yang di berikan oleh Satrio".


Alangkah terkejut nya harimau putih, dengan apa yang terjadi, hanya dalam waktu singkat harimau putih sudah menerobos ilmu ke saktian nya


Bahkan saat ini tenaga dalam harimau putih, meningkat puluhan x lipat,harimau putih mengucap kan banyak terima kasih, kepada Satrio karena sudah membantu nya.


"Melihat tingkah harimau putih, Satrio hanya tersenyum lalu berkata,dengan nada pelan tapi jelas terdengar, siapapun yang akan ikut dengan ku, harus mempunyai ke kuatan yang pilih tanding".


Maaf beribu maaf Tuan ku, kenapa harus seperti itu.,tanya harimau putih penasaran.


karena, "di mana pun aku berada akan ada musuh yang ke saktian nya di luar akal logika, dan pasti nya pendekar yang pilih tanding.


Sudah-sudah harimau putih aku harus segera pergi, lain kali kita sambung lagi pembicaraan kita, baik-baik lah di sini, tingkat kan terus ke kuatan mu.


"Siap di laksana kan Tuan ku"


Kemudian lalu Satrio menghilang dari dunia kecil nya dan kembali ke goa, bersama Paman,Putri Kinarsih dan Sembada.


**


Buat para pembaca maaf lama tidak update, di karena kan di dunia nyata banyak yang harus saya kerja kan.

__ADS_1


tapi saya akan berusaha lebih keras lagi, buat menyuguh kan cerita yang menarik dan berakhir indah.


__ADS_2