My Ailyyn

My Ailyyn
Treng


__ADS_3

” Tuan anda hanya melihat gundukan itu ketika di kamar saja, sedangkan saya melihat gunung kembar itu semenjak membawa Nona Rachel dan membopong nya, tuan tau? saya sudah menahan nya dan berusaha melupakan nya, tapi kenapa anda mengingatkan nya kembali gumam Alex yang kemudian matanya terpejam tidur tanpa mengganti baju dan membersihkan diri karena sudah sangat lelah



Ailyyn sedang membersihkan kamar tidur nya, karena dia merasa bosan setelah mandi pagi


” Ini baju kenapa pendek semua sih, aku pengan pake rok panjang gerutu Ailyyn


suara ketukan pintu membuyarkan lamunan nya, disana ada pelayan yang menyuruhnya ke luar kamar karena permintaan Dexon


” Nona maaf anda di suruh ke meja makan oleh tuan Dexon pinta pelayan


” Baik bi makasih, Ailyyn keluar kamar dan menuju meja makan, disana sudah ada Alex dan Rachel yang sedang duduk menyantap sarapan pagi


” maaf tuan apa anda memanggil saya? tanya Ailyyn


” Duduklah dan sarapan bersama kita, pinta Dexon


" Maaf tuan. " Kenapa? apa kau juga tidak ingin sarapan? potong Dexon


” Nona sebaiknya anda duduk dan temani tuan, kata Alex

__ADS_1


” Tapi saya sedang puasa jawab Ailyyn


treng Dexon dan Alex menjatuhkan sendok mereka ke piring, lagi-lagi mereka merasa bersalah dan di bikin malu oleh seorang Ailyyn, berbeda dengan Rachel yang nampak cuek


” Anda boleh masuk ke kamar lagi nona, jawab Alex


Ailyyn hanya mengangguk lalu segera pergi ke kamarnya, Dexon melanjutkan sarapan nya, Alex sudah terlebih dahulu menghabiskan sarapan nya dengan cepat


Dexon meminta pelayan untuk memanggil Ailyyn karena dia akan berangkat kerja hari ini


Ailyyn sudah keluar kamar menemui Dexon


” saya akan berangkat kerja, buat kalian berdua jangan membuat keributan di rumah ini, kalau di antara kalian membuat ke kekacauan saya pastikan kalian pulang dan tidak bisa membawa kuda kalian kembali, ancam Dexon di angguki oleh Rachel dan Ailyyn


” Kamu cukup urus dirimu jangan mencampuri urusan oranglain jawab Dexon


Rachel dan Ailyyn memberi salam dengan menundukan kepala sopan padan calon suami mereka di depan nya


Dexon memanggil ibu pelayan yang sudah dia anggap seperti keluarga,


" Ada yang bisa saya bantu tuan? tanya ibu pelayan

__ADS_1


” suruh koki masak yang enak dan banyak, saya akan makan di rumah malam ini, saya sampai di rumah jam lima sore kata Dexon


” Satu lagi, jangan lupa awasi mereka berdua, pinta Dexon pada ibu pelayan


Pelayan itu mengangguk sopan, meskipun dia sudah sangat lama bekerja dengan majikan nya, dia selalu bersikap sopan dan patuh pada Dexon, karena bagaimanapun dia harus menjadi contoh yang baik untuk pelayan yang lain di rumah itu


” Eh cewe udik, tolong gunting kuku gue dong! pinta Rachel


” Hah masa gunting kuku gabisa sendiri, anak SD juga bisa kali, jawab Ailyyn


” Gue tau semalam lo masuk kamar gue, ngapain lo? tanya Rachel dan Ailyyn menjelaskan nya


” Lo mau caper ya sama tuan Dexon tanya Rachel


” Ngapain saya caper mbak, saya cuma niat bantuin mbak saja ga lebih


” lo harus tau dan sadar diri kalau disini cuman gue yang pantas sama tuan Dexon kata Rachel


” Mbak disini tuh tidak ada yang pantas karena saya maupun mbak rachel belum di nikahin sama tuan Dexon, saya akan menganggap mbak pantas kalau mbak sudah benar-benar di nikahin sama tuan, kalau belum ya sama saja kaya saya kalau gitu mah jawab ailyyn membuat Rachel semakin kesal


” KAMU! teriak Rachel

__ADS_1


” Apa anda tidak mendengar apa kata tuan nona Rachel, kalau anda membuat keributan, anda tidak akan terpilih untuk menjadi istrinya kata Ibu pelayan


**TBC**


__ADS_2