
Happy reading My Ailyyn
Acara pijat memijat dan saling bertukar cerita sudah selesai ya di chapter sebelumnya β€οΈ
πΏSore hari
Dexon baru saja selesai mandi, tubuhnya yang kekar dan otot perutnya yang terlihat terkena percikan air yang masih bercucuran kecil di tubuhnya
Laki-laki itu menekan tombol hijau yang langsung terhubung ke ibu pelayan
β Iya tuan anda perlu sesuatu? Jawab ibu pelayan
β Suruh Ailyyn ke kamar saya, pinta Dexon
β Baik tuan, Suara panggilan itu terputus
Ibu pelayan memanggil Ailyyn yang sedang berada dalam kamarnya, Ailyyn langsung berjalan menuju lantai atas
Tok πͺ tok Ailyyn mengetuk pintu kamar suaminya
" Masuk saja!! Kata Dexon
Ailyyn membuka handle pintu dan masuk ke dalam kamar
β Tuan memanggil saya? tanya Ailyyn
β Iya, siapkan baju saya untuk pergi pinta Dexon
β baik tuan, Ailyyn berjalan ke ruang ganti menyiapkan baju untuk suaminya
Huh apa dia tidak merasa malu bertelanjang setengah badan Batin Ailyyn
β Ini tuan, Ailyyn menggantungkan baju itu di dekat lemari kaca
" Tolong bantu saya memakai kaos dan kemeja pinta Dexon
" Baiklah tuan, Ailyyn membantu suaminya dengan telaten
Dexon terpesona melihat kecantikan Ailyyn yang nyata di depan matanya, rambut panjang dengan kepangan yang indah, membuat nya sedikit terhipnotis
Pantas saja kamu di juluki kembang desa, ternyata benar, kamu begitu cantik dan indah Batin Dexon
Dia tidak sadar kalau orang di depannya sudah mati kutu di tatap seperti itu
β Tuan kenapa dengan anda? tanya Ailyyn
β Cup Dexon mengecup bibir Ailyyn sangat lembut dan ini ciuman kedua dari suaminya setelah kejadian waktu itu di rumah hutan
__ADS_1
β T-tuan kenapa tiba-tiba anda men---- belum menyelesaikan bicara nya, Dexon sudah kembali melutmat lembut bibir pink yang sudah dia tatap dari tadi
Bibirnya sangat lembut, sepertinya dia belum pernah berciuman bersama pacarnya itu, rugi sekali dia,!! Batin Dexon di sela-sela ciuman itu
Dexon membawa Ailyyn ke atas tempat tidur menindih dengan badan yang kekar nya, Ailyyn sedikit engap dan merasa takut kalau dia akan segera jebool
Ciuman itu semakin memanas, Dexon menyentuh lembut gunung kembar yang masih sangat segar, benar-benar asli dan tidak ada siapapun yang sudah menyentuh nya hanya dirinya saja!!
β Bibirmu ini sangat manis, saya ingin memakannya, Kata Dexon dengan suara beratnya
Laki-laki itu tidak ingin tergesa-gesa menikmati setiap tubuh wanita di bawah tubuhnya itu, dia menyudahi nya karena Ailyyn terlihat sangat tertekan merasakan benda tumpul tapi berbahaya itu membesar terkena bakpau miliknya
Dexon membenarkan rambut dan bajunya yang sedikit berantakan lalu membantu Ailyyn untuk berdiri
" Bagaimana? tanya Dexon
" Maksud tuan? tanya Ailyyn
β Bagimana ciuman saya barusan, apa kamu suka ciuman saya mungkin tidak sehebat pacar kamu dulu kata Dexon
" Ma-maaf Tuan saya merasa aneh karena saya tidak terbiasa melakukan hal seperti ini, saya baru melakukan nya bersama tuan
Baguslah berarti bibirnya belum di sentuh siapapun, aku benar-benar mendapatkan wanita yang virgin Batin Dexon
Dulu waktu Rachel belum memutuskan pergi dari rumah ini dia sangat sering berciuman sama wanita itu, terkadang Rachel sendiri yang memintanya, Tapi Dexon sudah sangat tau, wanita berpengalaman dan wanita yang belum berpengalaman sama sekali seperti istrinya
" Ciuman kamu sangat buruk bahkan hanya diam tidak ada perlawanan, apa kamu tidak merasakan apapun? Tanya Dexon
" Maaf tuan lain kali saya akan berusaha lebih baik mohon maafkan saya karena saya belum terbiasa jawab Ailyyn
β Baiklah, Lain kali? Berarti untuk lain kali saya akan melakukan ini lagi, dan kamu harus terbiasa, saya akan mengajarkan kamu lebih banyak lagi, jadi bersiaplah!! Kata Dexon
Tubuh Ailyyn sangat kaku mendengar ucapan suaminya barusan, akankah dia melakukan hal lebih, Aaaaa dia benar-benar takut, tapi harus siap kalau nantinya Dexon akan meminta lebih, sangat wajar bukan kalau suaminya itu meminta haknya pada sang istri? Uhuuy
Mereka keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah
" Kamu sudah mandi? Tanya Dexon
β Sudah tuan jawab Ailyyn
" Ganti baju kamu sekarang, kita akan pergi ke luar, tidak usah di make up seperti itu saja kata Dexon, Dia sangat menyukai rambut Ailyyn jika sedang di kepang seperti itu sangat cantik
β Tapi tuan apa tidak malu kalau saya seperti ini? tanya Ailyyn
β Yang malu kamu bukan saya!! jawab Dexon, sebenarnya Ailyyn oke oke saja karena ini memang style nya di sehari-hari dan sangat nyaman
Ailyyn masuk ke dalam kamarnya mengambil baju yang tergantung, dan segera memakai nya lalu keluar karena tidak ingin membuat tuan nya itu menunggu
__ADS_1
β Sudah tuan!! Ailyyn menghampiri Dexon yang sedang duduk
Dexon memperhatikan dari atas sampai bawah dan itu menganggu Ailyyn
β Selera kamu cukup bagus, tapi kenapa sandal kamu itu terus? tanya Dexon
" Maaf tuan saya hanya punya ini saja
β Cih dari atas sudah bagus, tapi sandal itu mengganggu pemandangan ku, sana masuk ke ruangan sepatu disana ada banyak sepatu kamu bisa memilih nya kata Dexon
β Maaf tuan, Waktu itu saya pernah memakai nya sekali ternyata kebesaran sedikit di kaki saya ini kata Ailyyn
" Iiiisshh sudahlah ayo pergi, kata Dexon
Pada akhirnya setelah terjadi perdebatan sandal mereka segera pergi
Di dalam mobil Ailyyn memainkan ponsel nya dan Dexon focus menyetir
Di tengah perjalanan mereka berhenti di sebuah mall besar dan terkenal di kotanya, Dexon memarkirkan mobilnya lalu mereka segera keluar mobil
" Tuan untuk apa kita kesini, tanya Ailyyn
β Saya akan bertemu wanita disini, jawab Dexon
β Deg perasaan Ailyyn yang tidak menyukai jawaban suaminya itu membuat dia badmood seketika
Dasar tua Bangka tidak tau diri, tidak tau malu, sudah bagus akhir-akhir ini tidak bermain wanita kenapa mulai lagi!! Ailyyn membatin kesal
β Sebelumnya kamu harus memakai sepatu yang bagus karena wanita yang aku temui hari ini cukup spesial kata Dexon
Terserah, tau gini aku tidak mau ikut mending diam saja di rumah, kenapa harus beli sepatu baru segala, sepatuku juga tidak begitu jelek, dia memberikan aku barang baru hanya untuk di pamerkan pada wanita Ailyyn membatin kesal pada laki-laki yang ada di sampingnya
β Kenapa badan kamu pendek seperti ini? Dexon menepuk pundak Ailyyn dan merangkul nya
β Tuan saja yang ketinggian jawab Ailyyn
β Cih jelas aku makan banyak yang bergizi tidak seperti kamu sukanya mie rebus ledek Dexon
β Tapi kan tuan makan mie rebus juga jawab Ailyyn
β Cih itu tidak masalah karena saya sudah tinggi kata Dexon
Mengelak saja terus!! Batin Ailyyn
Mereka berjalan bersama ke dalam mall yang terlihat besar dan mewah itu, menaiki lift menuju tempat yang akan mereka tuju hari ini
Bersambung β¦
__ADS_1