
Hari ini mood seorang Dexon Rajendra sedang sangat baik, karena memang bisa dia akui, Ailyyn gadis manis dan lembut mampu membuatnya seperti ini namun masih sangat di sayangkan perasaan itu hanya perasaan senang saja bukan perasaan sayang, Semoga secepatnya bisa mencintai Ailyyn ya!!
Langkah kaki terdengar saat tuan rumah berjalan menuruni anak tangga, dari kejauhan dia bisa melihat mana sarapan yang Ailyyn buat dan mana yang chef di rumah itu buat
Ailyyn selalu menutupi sarapan buatan nya dengan tudung saji kecil
” Selamat pagi tuan sapa ibu pelayan
" Pagi bu! , apa Ailyyn sudah berangkat? tanya Dexon
" Sudah tuan!! baru sepuluh menit yang lalu jawab ibu pelayan
Dexon membuka tudung saji kecil itu, lagi-lagi dia melihat selembar kertas dengan tulisan tangan Ailyyn disana
Senyum bibir nya terangkat " Dia memang sangat pandai dan pintar mengambil hati saya tapi entah kapan saya akan menyukai nya, gumam Dexon lalu memasukan kertas kecil itu ke dalam saku jas miliknya
” Ini sangat cantik dan menarik, Dexon mulai mencoba suapan demi suapan sarapan yang sudah di sajikan oleh istrinya itu, rasanya dia ingin nambah satu porsi lagi tapi sayang orang yang membuat itu tidak di rumah, mungkin dia bisa menyuruh chef di rumah itu? Ah tidak mau aku ingin istriku sendiri yang membuatnya begitu kira-kira yang sedang Dexon ucapkan
Langkah kaki jenjang tinggi dengan tubuh atletis gagah dan berwibawa meninggalkan rumah menuju tempat kerja dimana keseharian nya akan di habiskan disana
********
Campus …
Ailyyn sedang serius menulis satu persatu materi penting di buku tulis miliknya, seseorang menganggu dan membuyarkan keseriusan nya saat itu
” ssstt ssstt panggil seseorang
Ailyyn menoleh ke arah belakang melihat dua perempuan disana
” Sombong banget elah !! kata wanita itu pada Ailyyn
📝Aku sedang focus mencatat materi penting nanti saja ngobrol nya kedua wanita itu membaca tulisan tangan dari Ailyyn
" Baiklah!!! kata mereka terhenti menganggu Ailyyn
kuliah pagi ini sudah beres
” Ternyata hari kedua tidak selama hari kemarin ucap Ailyyn
dia mengambil tas totebag dan mendekap buku tulisannya di dada
Ailyyn : 📨 *Aku tidak akan terlambat lagi karena kuliah ku hanya sampai jam satu siang 😉
Ailyyn* mengirim pesan pada sekretaris itu dengan perasaan senang, sekarang dia akan pulang menuju rumah
__ADS_1
Alex : 📨 Saya sudah tau nona, cepat pulang karena sekarang tuan sedang berada di rumah!!
jawaban pesan dari Alex si sekretaris menyebalkan itu
" sialan Eh Astagfirullahaladzim kenapa aku berkata kasar, sepertinya akhir-akhir ini aku gampang kesal dan marah, semua ini karena sekretaris itu, aku harus banyak sabar dan istigfar Ucap Ailyyn
Kakinya melangkah berniat ingin menuju parkiran
” et et et tunggu!! ada dua wanita di belakang sana menarik tas milik Ailyyn
Ailyyn menatap nya tidak suka karena mereka tidak sopan!!
" Kenapa? tanya Ailyyn
” Galak amat, kita satu ruangan kenapa susah sekali mengajak lo kenalan, Ayo berteman gue Sarah kata perempuan itu
" Dan gue Nabila, mereka saling mengulurkan tangan berkenalan dan berniat ingin berteman
" Aku Ailyyn jawab Ailyyn yang kini raut wajah nya sudah kembali sopan seperti biasanya
” Oh iya lo dari mana? tanya Sarah
” Aku dari kampung !! jawab Ailyyn
" Maksud gue tuh lo tinggal dimana? kata sarah
" Ah sudahlah, lo mau kemana hari ini? mau langsung pulang? sepertinya lo ga punya temen? tanya Nabila
" Aku mau langsung pulang aja jawab Ailyyn
Nabila dan Sarah memonyongkan bibirnya, mendengar jawaban dari teman barunya itu, nampak dia berkenalan dengan anak rumahan tidak asik, masa pulang kuliah langsung pulang harusnya kan main dulu atau nongkrong dulu kan?
Ailyyn sangat tidak focus menjawab pertanyaan-pertanyaan dari teman barunya karena ulah sekretaris menyebalkan itu
Jantung nya saat ini sedang berdebar menahan kesal, bagaimana bisa Dexon suaminya sudah berada di rumah di jam segini? kenapa cepat sekali dia pulang? harusnya kan dia pulang malam saja
Sekretaris dan Tuan nya itu benar-benar ingin membuatku mati perlahan !!! Batin Ailyyn
" Aku pulang duluan ya daaah Ailyyn pamit melambaikan tangan nya pada teman barunya itu, kakinya berlari kecil terlihat sangat terburu-buru
Seperti sedang di kejar singa, lebih tepatnya singa itu sedang menunggu nya di rumah!!
Wajah nya benar-benar panik, dia takut kalau tuan nya akan marah, tapi kenapa seolah-olah semua ini salah dia? kenapa dia harus panik? dia kan tidak salah dan tidak melakukan apapun
" Iya, aku tidak salah, aku baru pulang kuliah!! Tuan saja yang pulang nya terlalu cepat dari biasanya
__ADS_1
Mobil mewah itu sudah memasuki pekarangan rumah, berhenti tempat di ambang pintu, supir itu berniat ingin keluar dan membuka pintu untuk Nona nya
Terlambat!! Nona itu sudah keluar sendiri dan berlari cepat menuju pintu masuk
" Huuh huh huh Ailyyn mengatur nafas nya tidak karuan
" Nona ada apa? kenapa sangat terburu-buru tanya ibu pelayan
" Bu apa tuan ada di rumah? tanya Ailyyn
"Tuan masih di kantor nona, tidak mungkin tuan akan pulang jam segini
Deg Taring Ailyyn muncul menahan kesal
Sekretaris kulkas itu membohongi ku hahaha, awas saja kau, lihat nanti apa yang akan aku lakukan Ailyyn membatin kesal
Ailyyn berjalan santai menuju kamar nya
Ailyyn : 📨 Anda manusia pembohong!! Saya membenci anda sampai kapanpun!!
Ailyyn mengirim pesan pada Alex
Alex : 📨 Berati Nona manusia yang muda percaya dan mudah di bohongi, lain kali lebih pintarlah!! jawaban pesan dari Alex
Ailyyn : 📨 Allah membenci manusia pembohong seperti anda!!
Alex : 📨Saya tidak berbohong, hanya menguji kecerdasan nona saja!!
Ailyyn tidak membalas lagi karena sangat kesal pada orang yang sedang mengirim nya pesan saat ini
" Mulai sekarang aku akan membenci mu, ingat hanya membenci mu!! Aku tidak akan membalas pesan apapun yang kamu kirim sekarang, lihat saja, Ailyyn menyunggingkan senyum nya setengah bibir
Rambut panjang nya dia ikat dengan kencang, mencabuti rumput di pot bunga, memindahkan tanaman yang sudah mulai tumbuh ke dalam wadah pot baru
Tangan nya sangat cekatan, mengambil tanah dengan sekuat tenaga menggunakan cangkul
” Anggap saja aku sedang menyiksa sekretaris itu, perasan kesalnya sudah berkurang setelah melampiaskan amarah itu pada tanah dan cangkul di depan nya
Memberi pupuk yang sudah tersedia, menyiksa tanaman itu di tempat teduh sebelum dia pindahkan esok hari agar terkena matahari, berharap tanaman itu tumbuh indah dan subur
” Semoga kamu tidak marah karena aku menanam mu di atas tanah yang aku ambil dengan penuh amarah, percayalah aku bukan marah padamu!! ucapa Ailyyn pada pohon bunga yang masih kecil itu
Wajahnya sudah berseri kembali, menanam bunga memang hobby nya sejak lama
Setelah selesai dia kembali ke kamar berniat akan membersihkan tubuhnya yang sudah bau keringat, bajunya sedikit kotor dengan noda tanah
__ADS_1
Bersambung …