My Ailyyn

My Ailyyn
Apa permintaan kamu?


__ADS_3

” Benar! nona Rachel sudah memutuskan nya sendiri jadi kita harus hargai keputusan nya itu Kata Alex yang ikut angkat bicara * Tapi sungguh nona Ailyyn ucapan anda barusan itu sangat keren batin Alex


* Sialan lo gadis cupu berani-beraninya lo so merendahkan gue di depan mereka, liat saja keluar dari sini gue bakal bisa rebut Dexon lagi cih batin Rachel


Dexon sudah menduganya tidak sedikit gadis seperti Rachel yang hanya menginginkan uangnya saja, karena itulah dia sangat pemilih dan selalu berganti wanita hampir setiap harinya


Kini Rachel sudah meninggalkan rumah besar itu dan kuda miliknya


” Kamu tidak ingin di berikan uang juga seperti Rachel? tanya Dexon pada Ailyyn


” saya tidak ingin uang itu, cukup pulang membawa kuda milikku dan itu sudah sangat cukup jawab Ailyyn


” Cih bisa saja asal kamu mengembalikan uangku yang sudah saya berikan pada orantuamu waktu itu, bagaimana nona Ailyyn? tanya Dexon


” Saya mana punya uang sebanyak itu!


” Jadi anda jangan terlalu jual mahal karena secepatnya kita akan menikah, anda tidak mencintai saya? tanya Dexon tapi tidak ada jawaban dari Ailyyn


” Kamu janganlah terlalu kepedean karena setelah kita menikah baik saya maupun kamu tidak berhak melarang apapun kegiatan dan hoby masing-masing apa kamu setuju? tanya Dexon pada Ailyyn


" Saya setuju tuan, jawab Ailyyn seperti sedang memikirkan sesuatu


” Kamu boleh bicara pada saya kalau memang menginginkan sesuatu karena hari ini saya sedang berbaik hati pinta Dexon


*Apa aku harus mengatakan nya, aku taku kalau ini tidak sopan dan sedikit berlebihan! batin Ailyyn

__ADS_1


” Katakan saja nona! sebelum tuan berubah pikiran dan tidak akan ada lagi kesempatan kedua untuk anda saran Alex di samping Dexon


” S-saya mmmm maaf tuan kalau saya lancang dan tidak sopan mengatakan ini jelas Ailyyn dan di angguki oleh Dexon


” Sesudah menikah apa saya boleh minta kuliah? pinta Ailyyn dengan malu dan kepala sedikit menunduk


” Itu permintaan mu? tanya Dexon, kenapa kamu seperti malu dan takut saat berhadapan dengan saya berbeda dengan kamu saat sedang berhadapan dengan Rachel tanya Dexon


” Karena saya sangat menghormati anda tuan! jawab Ailyyn *Demi bisa kuliah aku rela merendahkan diri pada anda tuan! cih rachel benar ternyata aku memang munafik, sama saja seperti dia apa bedanya! batin Ailyyn


” Baiklah karena kamu selalu bersikap baik saya akan memenuhi permintaan mu itu, tapi kamu harus ingat kalau semua ini atas kehendak saya, sekali kamu melakukan kesalahan jangan harap bisa saya maafkan apalagi mencoba untuk menipu saya! tegas Dexon


” Terimakasih tuan saya tidak akan berani menipu anda, jawab Ailyyn


* Yes akhirnya aku bisa kuliah batin Ailyyn


” Tidak tuan, saya senang karena akhirnya saya bisa kuliah dan ini semua karena ijin dari tuan, jawab Ailyyn


” kamu harus membayarnya dengan sangat stimpal siapkan keperluanku setiap hari sebelum nantinya kamu berangkat kuliah, jangan telat pulang dan harus ada di rumah sebelum saya pulang ingat itu! tegas Dexon


” Saya pastikan akan mengingat itu semua tuan apa hanya itu pesan anda pada saya? tanya Ailyyn


" Apa kamu ingin lebih! baiklah akan aku pikirkan nanti! jawab Dexo, mendengar jawaban Dexon membuat ailyyn sedikit takut mungkin karena dia sudah salah bicara


laki-laki di depannya terlihat sangat senang melihat perubahan wajah Ailyyn dari terlihat senang menjadi seperti yang sedang ketakutan

__ADS_1


” Apa yang kamu pikiran? tanya Dexon membuat buyar lamunan Ailyyn


” T-tidak ada tuan apa setelah menikah kita akan satu kamar? tanya Ailyyn polos tanpa malu, mendengar pertanyaan Ailyyn yang tidak ada malu membuat alex memalingkan wajahnya dan tentunya membuat Dexon senang karena bisa mengerjainya saat ini


” Tentu saja kamu akan SATU K.A.M.A.R dengan saya! kamu akan menjadi santapan saya! jawab Dexon menekan kata kamar disana yang tentunya membuat Ailyyn seketika membeku


* Tolong aku sepertinya aku ketakutan dan ingin berlari tapi kaki ini kenapa sangat susah di gerakan , batin Ailyyn


Ekspresi nya membuat Alex dan Dexon sangat bahagia saat itu mereka seperti mendapat hadiah mainan baru yang akan membaut mood mereka meningkatkan setiap harinya, setelah selesai dengan percakapan mereka akhirnya Ailyyn pergi ke kamarnya dan segera mengunci pintu


" apa kamu melihat wajah dia tadi dia so berani di depan yang lain tapi sangat ketakutan saat sedang berhadapan denganku! kata Dexon pada Alex


” Sepertinya nona adalah orang yang pemberani tapi juga orang yang patuh tuan, jawab Alex


" Benarkah itu sangat bagus, sifatnya dia benar-benar tipe ku tapi aku belum melihat wajahnya! kata Dexon


” Bagaimana kalau seandainya dia tidak punya bibir dan hanya gigi nya saja yang terlihat! Pikiran dexon mulai ngawur


" Tuan itu sangat menakutkan jangan bicara seperti itu! jawab Alex


" Hahah apa kau takut? tanya Dexon


” Anda harus segera memastikan nya tuan bagaimana kalau dugaan anda benar, kata Alex


” Cih kenapa kamu berkata seperti itu! bentak Dexon

__ADS_1


* lihatlah sekarang tuan yang terlihat takut! batin Alex tertawa melihat wajah kesal tuan nya namun terlihat sangat lucu


__ADS_2