
Happy reading **My Ailyyn
❤️** Malam sudah larut, semua orang sudah menuju mimpinya, begitupun dengan kedua orang yang salah satu di antara mereka sudah merasa tertarik pada pasangan nya, Bener ga nih cuma salah satu saja?
Di pertengahan malam mata seorang perempuan itu terbuka, jiwanya sudah seperti terbiasa bangun menjelang subuh, langkah kaki itu berjalan menuju kamar mandi mengambil air wudhu, rasa lemas di tubuhnya ikut mengalir dan hilang bersam air wudhu yang dia basuh untuk mensucikan dirinya
Karena di ruangan sana ada seorang laki-laki yang sedang tertidur pulas di atas sofa panjang, Ailyyn pergi keruang ganti yang untuk menunaikan sholat tahajud yang sudah menjadi rutinitas nya di malam hari menjelang subuh
” Rabbanna aatina fid-dun-nyaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar Ailyyn berdoa setelah selesai menunaikan sholat tahajud
Badannya sudah kembali sehat dan segar, Dia berjalan menuju tempat tidur nya, melihat laki-laki itu tidak menggunakan bantal bahkan selimut, hanya tangannya saja yang dia lipat di atas dadanya
” Lihatlah ototnya dia terlihat dengan posisi tangan seperti itu, gumam Ailyyn
” Astaghfirullah apa yang aku pikirkan, Ailyyn tolong jangan seperti ini! gumam Ailyyn merasa malu pada dirinya sendiri, untung saja laki-laki itu tidak mendengar nya, kalau dia mendengar bisa habis sudah di ledek nya Samapi mati kutu, mengingat tingkat dewa kepedean laki-laki itu, tapi kenyataannya begitu sih wkwk
Ailyyn membangukan suaminya karena tidak tega melihat seorang tuan tidur seperti itu di atas sofa
” Tuan bangunlah, Ailyyn berusaha membangunkan nya
” Tuan ayo bangunlah, pindahlah ke tempat tidur suara Ailyyn di buat selembut mungkin takut kalau buaya itu akan menerkam nya jika dia marah
” Hmmmm kenapa? Dexon membuka matanya perlahan
" Maaf tuan menganggu, jawab Ailyyn
” Ada apa? kamu butuh sesuatu? tanya Dexon
” Tidak tuan, Tolong pindahlah ke tempat tidur nanti badan anda bisa sakit kata Ailyyn
” Hmmmm tanpa menjawab apapun Dexon langsung pindah ke atas tempat tidur Ailyyn, dia benar-benar sangat lelah dan ngantuk berat
Ailyyn tersenyum, Tuan tidak bisa menolak karena dia sedang ngantuk !! Batin Ailyyn, Dia segera menyusul untuk tidur di samping suaminya, menyelimuti tubuh suaminya dengan hati-hati
__ADS_1
” Selamat tidur pangeran buaya ku, semoga mimpi indah !! Ucap Ailyyn pada laki-laki di sampingnya
Apa tadi? Dia menyebut ku pangeran buaya haha, konyol sekali dia, kalau sedang tidak sakit, akan aku terkam, malam ini aku maafkan, awas saja kalau aku mendengar nya lagi !! Tapi panggilan itu sangat cocok untuk ku yang suka bermain wanita!! Batin Dexon, bibirnya tersenyum mendengar panggilan aneh dari wanita di sampingnya
Teruslah berusaha!! Aku ingin melihat ketulusan mu yang nyata!! Dexon membatin kembali
Untuk kedua kalinya mereka tidur bersama di atas kasur, semoga mereka semakin di dekat kan hatinya untuk saling memiliki satu sama lain
☀️ Jam sepuluh pagi, Ailyyn membuka matanya melihat sekeliling sudah terang oleh sinar matahari
Diliriknya jam dinding sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi
” Aduh kenapa bisa sesiang ini aku bangun, Tuan apa dia tidak bekerja? , ah aku sampai lupa ini hari libur
Yang di khawatirkan masih tertidur pulas di samping Ailyyn dengan posisi memeluk guling yang berhasil dia rebut dari Ailyyn
Ailyyn berjalan ke kamar mandi segera membersihkan tubuhnya yang sedikit bau asem karena muntah-muntah yang terjadi tadi malam
🚿🚿 Suara air yang keluar dari shower memecah keheningan, membangunkan pangeran buaya yang sedang tertidur pulas kala itu
” Ah aku sudah pikun, aku melupakan nya kalau sekarang aku sedang berada di kamar gadis itu, tidak! ini masih kamarku yang di pakai gadis itu, jelas Dexon disana
” Dia mandi sendiri tidak mengajak ku Cih, siapa juga yang ingin mandi dengannya!! Berkata sendiri tapi menolak kembali dengan ucapan nya sendiri, pagi-pagi begini tingkah nya sudah tidak jelas efek di panggil pangeran buaya
Bukannya keluar dari kamar itu, dia malah pindah ke sofa panjang dan menenggelamkan dirinya disana
" Aaaaa aku ingin seperti ini terus, jangan ada yang berani menganggu ku!! racau Dexon di pagi hari
Suara air itu sudah tidak terdengar, mungkin manusia di dalam sana sudah menyelesaikan ritual mandinya di pagi hari
Ailyyn keluar kamar mandi menggunakan handuk kimono menutup seluruh badannya, kamarnya sudah kosong dan dia merasa lega dan bebas bernafas
” Haaaah dia sudah pergi ternyata, baguslah aku bisa bernafas lega di kamar ini dia benar-benar bawel semalam, terus saja mengomel padaku kata Ailyyn
__ADS_1
Menyalakan hairdryer nya untuk mengeringkan rambut bersenandung ria menjadikan hairdryer sebagai mic bergantian sesekali mengarahkan nya lagi ke rambut basahnya, lalu mematikan nya saat dia menjadikan hairdryer itu sebagai mic untuk bernyanyi
” Huwowo lelaki buaya darat buseeet aku tertipu lagi, Huwowo mulutnya manis sekali tapi hati bagai serigala 🐺🐺 ” Huwowo eeee lelaki buaya daraat eee buset dah tuh lelaki banyak tingkah amat hidupnya udah sukur di kasih hidup enak masih aja genit insyap ke istighfar maasss
Dexon mendengar itu menahan kesalnya setengah mati
Apa maksud dia, apa dia bernyanyi untuk ku, tapi tidak mungkin, dia tidak menyebut namaku disana Batin Dexon Ailyyn belum menyadari adanya buaya darat di kursi sofa itu sedang bersiap-siap menerkamnya
” insyap ke para laki-laki buaya, ga kasian apa sama wanita baik hati ini, semoga suami ku juga cepat insyap ya Allah Aamiin ucap Ailyyn tiba-tiba
Mendengar itu mata Dexon melotot, tangannya terkepal kuat, entah gemas atau marah, tapi yang perempuan katakan itu benar nyata adanya seperti itu
” Apa yang kamu katakan suami? insyap? tanya Dexon tiba-tiba
” aaaa T-tuan apa yang anda lakukan disini? tanya Ailyyn
” Aku mendengar semua ucapan kamu tadi, apa maksud kamu? tanya Dexon kesal
” S-saya maaf tuan saya tidak bermaksud seperti itu, maafkan saya, ini hanya bercanda
” Suamimu itu cuma saya, apa kamu bernyanyi tadi di tunjukkan untuk saya? tanya Dexon
” Mmmmmm Ailyyn bingung harus menjawab apa
” Tidak mungkin kan kalau kamu mempunyai suami lain? tanya Dexon
” Itu tidak mungkin tuan jawab Ailyyn
” Sudah jelas kalau perkataan kamu tadi itu untuk saya! benarkah? jawab jujur atau kamu akan saya hukum kata Dexon
” Maafkan saya tuan, saya salah jawab Ailyyn
” berani sekali ya kamu, mengataiku dan kamu senang kalau saya pergi dari kamar ini, kenapa kamu tidak bisa bernafas saat dekat saya? Apa saya mencekik lehermu ini tanya Dexon memegang leher Ailyyn
__ADS_1
Ailyyn menelan ludahnya kasar, dia takut akan benar-benar tamat riwayat hidupnya oleh seorang buaya di depannya ini
Bersambung…